Kesenjangan Integrasi Pelaporan dan Pencatatan Kasus Tbc di Fasiltas Kesehatan Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.51136Abstract
Pelaporan kasus Tuberkulosis (TBC) merupakan komponen penting dalam upaya eliminasi TBC, namun implementasinya di fasilitas kesehatan masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan integrasi sistem pelaporan TBC dan kepatuhan pelaporan melalui literature review. Kajian dilakukan terhadap tujuh artikel terbitan 2020–2024 yang membahas pencatatan dan pelaporan TBC di Indonesia, dengan fokus pada kendala, pelatihan, beban kerja ganda, serta rekomendasi perbaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kendala utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, minimnya pelatihan, beban tugas ganda, serta penerapan standar operasional prosedur yang belum merata. Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) juga masih menghadapi masalah teknis berupa error jaringan, data ganda, dan integrasi yang belum optimal. Selain itu, keterbatasan kebijakan dan pendanaan turut memengaruhi kualitas data dan kepatuhan pelaporan. Kesenjangan integrasi pelaporan TBC masih menjadi tantangan besar, sehingga diperlukan strategi perbaikan melalui penguatan kapasitas SDM, pelatihan berkelanjutan, stabilisasi sistem informasi, serta dukungan regulasi dan koordinasi lintas sektor.Downloads
Published
2026-01-26
How to Cite
Fauziyah, A. S., Yuantari, M. C., & Nurjanah, N. (2026). Kesenjangan Integrasi Pelaporan dan Pencatatan Kasus Tbc di Fasiltas Kesehatan Indonesia. Jurnal Ners, 10(1), 1956–1964. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.51136
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






