Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Menjalankan Diet Pada Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas Pajang
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.50969Abstract
Diabetes Melitus adalah penyakit metabolisme kronis yang ditandai oleh tingginya kadar gula darah dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, serta protein akibat masalah fungsi insulin. Asupan makanan memiliki hubungan sangat erat dengan diabetes melitus. diabetes ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah dengan hasil ≥ 200 mg/dl. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Pajang. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif korelatif dan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 responden penderita diabetes melitus di Puskesmas Pajang, peneliti menggukan tekhnik sampling Simple Random Sampling dalam pengambilan data dengan menggunkan kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus di puskesmas pajanh dengan p-value=0,001. Dengan diadakan penelitian ini dapat menjadi panduan perawat, pasien dan rumah sakit serta dapat meningkatkan mutu pelayanan pada pasien. Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Kepatuhan Diet, Diabetes MelitusDownloads
Published
2026-01-11
How to Cite
Yanuarinta, A. I., & Muhlisin, A. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Menjalankan Diet Pada Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas Pajang. Jurnal Ners, 10(1), 1634–1642. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.50969
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






