Optimasi Pemanfaatan Hayati Laut Telur Kepiting Sebagai Strategi Perencanaan Penurunan Stunting di Kabupaten Pemalang
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.50388Abstract
Stunting, di Indonesia pada tahun 2023, sebesar 21,5%. Stunting disebabkan banyak faktor yang saling terkait. Seiring bertambahnya jumlah penduduk Indonesia, kebutuhan nutrisi harus terpenuhi, tetapi juga seiring dengan waktu, sumber bahan pangan semakin berkurang, sehingga perlu mengoptimalisasi pemanfaatan bahan pangan terutama yang berprotein tinggi. Asupan protein meningkat 15% seiring dengan perkembangan anak yang cepat. Penelitian ini bertujuan mengoptimalisasi hasil laut terutama kepiting (telur kepiting yang merupakan limbah sisa ekspor daging kepiting) sangat relevan pemanfaatannya sebagai sumber protein dalam mendukung perencanaan program penurunan stunting. Penelitian ini, experiment quasy, rancangan two group pretest posttest. Populasi penelitian pada balita stunting di Desa Kabunan yang berusia antara 12-60 bulan. 40 responden diambil sebagai total sampling. Anallisis data menggunakaan uji paired t test, dengaan nilai ρ ‘vallue sebesar 0,000 dan uji beda olahan telur kepiting dan PMT lokal menggunakan uji ’mann whitney, dengan nilai ρ ‘value 0,150 untuk peningkatan BB dan 0,012 untuk peningkatan TB dengan means rank 9,25 . Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian olahan telur kepiting dan PMT lokal, terhadap penningkatan, BB dan TB balita stunting. Tidak ada perbedaan efektifitas olahan telur kepiting dan PMT lokal, terhadap peningkatan BB dan pemberian olahan telur kepiting lebih efektif terhadap peningkatan TB balita stunting.Downloads
Published
2026-01-08
How to Cite
Handayani, S., & Rakhimah, F. (2026). Optimasi Pemanfaatan Hayati Laut Telur Kepiting Sebagai Strategi Perencanaan Penurunan Stunting di Kabupaten Pemalang. Jurnal Ners, 10(1), 1553–1558. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.50388
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






