HUBUNGAN PENGETAHUAN PENDERITA HIPERTENSI TENTANG HIPERTENSI DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPA TAHUN 2019

DEWI ANGGRIANI HARAHAP, NIA APRILLA, OKTARI MULIATI

Abstract


Pengetahuan yang harus dimiliki oleh pasien hipertensi meliputi arti penyakit hipertensi, penyebab hipertensi serta pentingnya melakukan pengobatan yang teratur serta mengetahui bahaya yang ditimbulkan jika tidak minum obat. Kepatuhan dalam mengkonsumsi sangat penting dilakukan untuk mengontrol tekanan darah dan mencegah terjadinya komplikasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan penderita hipertensi tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kampa. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan crosssectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 Juni- 1 Juli Tahun 2019 dengan jumlah sampel 70 orang penderita hipertensi. Sampel dalam penelitian ini yaitu penderita hipertensi yang berobat ke Puskesmas Kampa dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Pengolahan data menggunakan ujichi-square. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan pengetahuan penderita hipertensi tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi dengan nilai p = (0,014) ≤ (0,05). Diharapkan kepada penderita hipertensi untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasannya mengenai hipertensi sehingga bisa meningkatkan kepatuhan minum obat sesuai anjuran dokter agar terhindar dari resiko komplikasi yang akan terjadi.

Keywords


Hipertensi, Pengetahuan, Kepatuhan Minum Obat

Full Text:

PDF

References


Black, Joyce.M, Jane Hokanson Hawks. (2009). KeperawatanMedikalBedah: ManajemenKlinisUntukHasil yang Diharapkan. Edisi 2. Singapore: ELSEVIER.

Budiman, Riyanto A. (2014). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta : Salemba Medika.

Dalyoko, A.P. (2010). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Upaya Pengendalian Hipertensi Pada Lansia Di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Mojosongo Boyolali. Skripsi. Fakultas Kesehatan Ilmu Kesehatan UMS. Surakarta.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta: Depkes RI : 2018. www.depkes.go.id/article/view/. Diaksespada14 Mei 2019. 2018.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Pusat Data dan Imformasi Kementerian Kesehatan RI. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia.(2016). Pharmaceutical Care untuk penyakit Hipertensi, Dirjen Bina Farmasi Komunitas dan Klinik, Departemen Kesehatan RI,

Berhubungan Dengan Tingkat Kepatuhan Klien Hipertensi dalam menjalani Pengobatan Di Puskesmas Gondangrejo Karanganyar. Jurnal KEMDASKA. 2012;3 (1).jakarta

Fauzi Romdlon, Nishaa Khairu. (2018). Apoteker Hebat Terapi Taat Pasien Sehat Panduan Simpel Mengelola Kepatuhan Terapi. Yogyakarta.

Falupi Karunia N, Yulianti. 2013. Hubungan Pengetahuan Tentang Hipertensi dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit “X”. http://ejournal.eprints.ums.ac.id.

Friedman, Marlyn M. (2010). Buku Ajar Keperawatan Keluarga : Riset, Teori dan Praktek Edisi 5. Jakarta : Buku Kedokteran EGC.

Hidayat, A. Aziz Alimur. (2012). RisetKeperawatandanTeknikPenulisanIlmiah. Edisi 2. Jakarta: SalembaMedika.

Kleib H. (2012). Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Penderita Hipertensi Essensial terhadap Penyakit Hipertensi di RS Simmanuel. [Skripsi]: Universitas Kristen Maranatha.

Mathavan, J., dan Pinatih, G. 2017. Gambaran Tingkat Pengetahuan terhadap Hipertensi dan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kintamani I, Bangli-Bali. Intisari Sains Medis 8. http://ejournal.unsrat.ac.id.

Morisky DE, Ang A, Krousel Wood M, Ward H. Predictive Validity of a Medication Adherence Measure for Hypertension Control . Journal of Clinical Hypertension 2009.

Muttaqin, Arif. (2009). PengantarAsuhanKeperawatanKliendenganGangguanSistemKardiovaskular. Jakarta: SalembaMedika.

Neil N. (2009). Psikologi Kesehatan Pengantar untuk Perawatn Profesional Kesehatan Lain. Jakarta : EGC.

Notoadmodjo, S. (2012).MetodologiPenelitianKesehatan. Jakarta, PT RinekaCipta.

Notoadmodjo, S. (2010).Teori dan Aplikasi Promosi Kesehatan. Jakarta, PT Rineka Cipta

Nursalam. (2015). MetodologiPenelitianIlmuKeperawatan: PendekatanPraktis. Jakarta: SalembaMedika.

Pramestutie, H.R,. 2016. The Knowledge Level of Hypertension Patients for Drug Therapy in the Primary Health Care of Malang. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy 5, 26-34. Doi: 10.15416/ijcp.2016.5.1.26.

Pujiyanto. Faktor Sosio Ekonomi Yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional 3 (3), 139-144; 2010.

Rasajati, Q.P., Raharjo, BB., Ningrum, D.N.A, 2015, Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pengobatan Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungundu, Kota Semarang.

Riskesdas.LaporanHasil Utama RisetKesehatanDasar.www.depkes.go.id/resources/. Diaksespada30Maret 2019. 2018.

Saepudin dkk, 2011, Jurnal Farmasi Indonesia : Kepatuhan Penggunaan Obat pada Pasien Hipertensi di Puskesmas, Vol 6, No 4, Juli 2013, Susanto, Y. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Cuka Kabupaten Tanah Laut, 1 (1), 62-67 ; 2015.

Udjianti, Wajan J. (2011). KeperawatanKardiovaskular. Jakarta: SalembaMedika.

Walidah Z. Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pasien Hipertensi Di Puskesmas Sutojayan Kabupaten Blitar. [Skripsi]: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang; 2017.

Wibawa RA. Hubungan Antara Cara Bayar Dengan Kepatuhan Berobat pada Pasien Hipertensi Rawat jalan. Universitas Sebelas Maret. 2010.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.