Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 RSU Royal Prima Medan
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v9i2.43316Abstract
Diabetes tipe 2 suatu kondisi metabolisme kronis yang meningkatkan kadar gula darah. Penyakit ini termasuk yang paling umum di seluruh dunia. Dua variabel penting yang mengubah kadar gula darah adalah pola makan dan Aktivitas fisik. Pola makan sehat mencakup makanan tinggi lipid, karbohidrat kompleks, dan protein. Menghindari praktik makan yang buruk, termasuk mengonsumsi banyak daging dan makanan manis, merupakan aspek lain dari pola makan baik. Aktivitas fisik mengacu kepada segala jenis latihan tubuh melibatkan otot dan energi. Aktivitas ini meliputi berbagai bentuk kegiatan fisik, mulai dari olahraga kompetitif hingga aktivitas sehari-hari seperti pekerjaan rumah tangga dan perjalanan. Penelitian dilakukan pada bulan desember hingga januari. Metodologi kuantitatif dan metodologi cross-sectional digunakan pada peneliti. Dengan memakai purposive sampling, dipilih 30 responden dari 100 pasien diabetes tipe 2 yang menjadi sampel penelitian. Penurunan kadar gula darah berkorelasi kuat dengan pola makan dan aktivitas fisik, menurut temuan penelitian. Persentase orang dengan gula darah normal lebih tinggi pada mereka yang aktif secara fisik (66,7%) dibandingkan mereka yang melaporkan pola makan yang baik dan bergizi (83,3%). p-value sekitar 0,000<0,005, diperoleh dari analisis statistik Pearson Chi-Square, membuktikan hubungan signifikan secara statistik menunjukkan bahwa Ha tidak diterima, sedangkan H0 diterima.Downloads
Published
2025-03-11
How to Cite
Zamili, E., Guk Guk, M. H. B. R., Aulia, M., Murni, F., Sihura, B. P. E., & Ginting, C. N. (2025). Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 RSU Royal Prima Medan. Jurnal Ners, 9(2), 2203–2209. https://doi.org/10.31004/jn.v9i2.43316
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).