Penatalaksanaan Pengolesan Minyak Zaitun Untuk Mengatasi Pruritus Pada Pasien Hemodialisa Case Study

Authors

  • Afifah Dian Sari Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Ekky Puspita Sonia Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Burhanudin Ashar Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Yossina Vatanjani Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Arina Maliya Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Puji Kristini RSUD Pandan Arang Boyolali

DOI:

https://doi.org/10.31004/jn.v9i2.41393

Abstract

Gagal ginjal kronis (Chronic Kidney Disease/CKD) merupakan kondisi progresif yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien, terutama dengan munculnya pruritus uremik pada pasien yang menjalani hemodialisis. Pruritus yang tidak tertangani dapat menyebabkan gangguan tidur, ketidaknyamanan, serta peningkatan risiko infeksi kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas minyak zaitun dalam mengatasi pruritus pada pasien hemodialisis. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, melibatkan enam responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat pruritus diukur menggunakan instrumen 5-D Itch Scale sebelum dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolesan minyak zaitun selama tiga hari berturut-turut secara signifikan menurunkan tingkat pruritus dari kondisi berat menjadi sedang dan ringan. Minyak zaitun diketahui meningkatkan kelembapan kulit, mengurangi rasa gatal, serta memperbaiki kualitas tidur pasien. Dengan demikian, minyak zaitun dapat menjadi intervensi non-farmakologis yang aman dan efektif dalam mengatasi pruritus pada pasien hemodialisis. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi dasar bagi tenaga medis dalam memberikan perawatan suportif bagi pasien CKD yang mengalami pruritus.

Downloads

Published

2025-02-25

How to Cite

Sari, A. D., Sonia, E. P., Ashar, B., Vatanjani, Y., Maliya, A., & Kristini, P. (2025). Penatalaksanaan Pengolesan Minyak Zaitun Untuk Mengatasi Pruritus Pada Pasien Hemodialisa Case Study. Jurnal Ners, 9(2), 1976–1981. https://doi.org/10.31004/jn.v9i2.41393

Issue

Section

Articles