Aspek Sosial Budaya Terhadap Partisipasi Pria Dalam Penggunaan Kondom Pada Program Keluarga Berencana: Sebuah Tinjauan Sistematik Literatur
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v9i2.40032Abstract
Penggunaan kondom sebagai metode kontrasepsi pria masih menghadapi berbagai kendala yang dipengaruhi oleh norma sosial dan budaya di banyak negara. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis literatur yang membahas aspek sosial budaya yang memengaruhi keputusan pria dalam menggunakan kondom dalam program keluarga berencana. Artikel diperoleh melalui basis data PubMed, Scopus, dan ProQuest dengan mengikuti panduan PRISMA untuk seleksi artikel. Sebanyak 14 artikel yang mencakup wilayah Asia, Afrika, dan komunitas pengungsi dianalisis dalam penelitian ini. Hasil tinjauan menunjukkan adanya pengaruh norma sosial dan agama terhadap penggunaan kondom, preferensi budaya terhadap metode kontrasepsi, pengaruh migrasi terhadap perubahan sikap terhadap kondom, serta dominasi pria dalam pengambilan keputusan keluarga berencana. Kendala ini diperburuk oleh kurangnya akses terhadap edukasi dan informasi kesehatan. Sebagai solusi, strategi seperti edukasi berbasis komunitas, kampanye yang melibatkan pria secara aktif, dan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan sangat direkomendasikan. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan kebijakan dan program yang lebih efektif dalam mendorong partisipasi pria dalam penggunaan kontrasepsi, mendukung upaya pencapaian tujuan kesehatan global. Kata Kunci: Kondom, Norma Sosial, Budaya, Kontrasepsi Pria, Keluarga BerencanaDownloads
Published
2025-02-07
How to Cite
Latif, Y. I., Damayanti, R., Sujana, S. P., & Najah, M. (2025). Aspek Sosial Budaya Terhadap Partisipasi Pria Dalam Penggunaan Kondom Pada Program Keluarga Berencana: Sebuah Tinjauan Sistematik Literatur. Jurnal Ners, 9(2), 1371–1381. https://doi.org/10.31004/jn.v9i2.40032
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).