PENGARUH BUDAYA PATRIARKI DALAM KELUARGA TERHADAP REMAJA WANITA GENERASI-Z

Authors

  • Raudatul Haromaini Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Inayah Rohmaniyah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

DOI:

https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i4.54105

Keywords:

Patriarki, Keluarga, Remaja Perempuan, Generasi-Z, Era Digital

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh sistem patriarki dalam keluarga terhadap perkembangan remaja perempuan Generasi-Z di Indonesia. Meskipun telah terjadi perubahan sosial dan kultural, sistem nilai patriarki masih memiliki pengaruh kuat dalam struktur keluarga Indonesia, menciptakan konflik tersendiri bagi remaja perempuan Generasi-Z yang tumbuh di era digital dengan akses luas terhadap informasi dan nilai-nilai kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analitik deskriptif melalui wawancara terfokus terhadap remaja Generasi-Z dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: pertama, patriarki dalam keluarga termanifestasi dalam bentuk dominasi laki-laki sebagai pengambil keputusan, pembagian kerja domestik yang tidak seimbang, dan internalisasi nilai gender hierarkis; kedua, patriarki merupakan konstruksi sosial yang diwariskan melalui sosialisasi dalam keluarga dan institusi pendidikan; ketiga, patriarki menciptakan ketegangan antara nilai tradisional keluarga dan pandangan kesetaraan yang diserap remaja dari media digital, mendorong remaja Generasi-Z untuk melakukan negosiasi identitas dan resistensi terhadap struktur kuasa tradisional. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami pengalaman unik remaja perempuan Generasi-Z yang berperan sebagai agen perubahan dalam menantang hegemoni patriarki, sekaligus menghadapi konflik nilai dengan orang tua dalam keluarga patriarkal.

References

Alcaide, M., Garcia, O. F., Chen, F., & Garcia, F. (2025). Raising Generation Z children in China: Parenting styles and psychosocial adjustment. Psychosocial Intervention, 34(2), 103–115. https://doi.org/10.5093/pi2025a9

Apriliandra, S., & Krisnani, H. (2021). Perilaku diskriminatif pada perempuan akibat kuatnya budaya patriarki di Indonesia ditinjau dari perspektif konflik. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.24198/jkrk.v3i1.31968

Awaru, O. T. (2021). Sosiologi keluarga. Media Sains Indonesia.

Beauvoir, S. de. (2011). The second sex (C. Capisto-Borde & S. Malovany-Chevallier, Trans.). Vintage Books.

Benjamin, J. (1983). Review of In a different voice: Psychological theory and women’s development by Carol Gilligan. Signs: Journal of Women in Culture and Society, 9(2), 297–298. https://doi.org/10.1086/494050

Bungin, B. (2022). Perempuan, media, dan seksualitas: Konstruksi sosial citra perempuan dalam masyarakat multikultural. Prenada.

Connell, R. W. (2005). Masculinities (2nd ed.). University of California Press.

Crenshaw, K. (1991). Mapping the margins: Intersectionality, identity politics, and violence against women of color. Stanford Law Review, 43(6), 1241–1299. https://doi.org/10.2307/1229039

Fakih, M. (1996). Menggeser konsepsi gender dan transformasi sosial. Pustaka Pelajar.

Gilligan, C. (1982). In a different voice: Psychological theory and women’s development. Harvard University Press.

Hidayati, N. (2018). Beban ganda perempuan dalam budaya patriarki. Jurnal Perempuan, 23(1), 45–56.

Hooks, b. (2000). Feminist theory: From margin to center (2nd ed.). Pluto Press.

Palulungan, L., Kordi K., M. G. H., & Ramli, M. T. (Eds.). (2020). Perempuan, masyarakat patriarki, dan kesetaraan gender. Yayasan BAKTI.

Pratiwi, A. M., & Lestari, S. (2020). Peran keluarga dalam pembentukan kesetaraan gender pada remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 18(2), 97–108.

Pujiono, A. (2021). Media sosial sebagai media pembelajaran bagi Generasi Z. Didache: Journal of Christian Education, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.46445/djce.v2i1.396

Rohmaniyah, I. (2019). Gender dan konstruksi perempuan dalam agama.

Rohmaniyah, I. (2021). Fatima Mernissi: Menembus batas, mendobrak tradisi dan doktrin agama patriarki. KPG.

Rokhmansyah, A. (2016). Pengantar gender dan feminisme. Garudhawaca. https://books.google.co.id/books?id=tDUtDQAAQBAJ

Sa’dāwī, N. (2011). Perempuan dalam budaya patriarki. Pustaka Pelajar.

Sa’dāwī, N. (2024). The hidden face of Eve: Women in the Arab world. Bloomsbury.

Sakina, A. I., & Hasanah, D. (2017). Menyoroti budaya patriarki di Indonesia. Share: Social Work Journal, 7(1), 71–82. https://doi.org/10.24198/share.v7i1.13820

Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Education.

Zhalsabilla, A., Salinding, N., & Adnan, A. I. (n.d.). Hubungan antara budaya patriarki dengan sikap kesetaraan gender pada mahasiswi Universitas Negeri Makassar.

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Haromaini, R., & Rohmaniyah, I. (2025). PENGARUH BUDAYA PATRIARKI DALAM KELUARGA TERHADAP REMAJA WANITA GENERASI-Z. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(4), 9044–9053. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i4.54105

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.