Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Digitalisasi melalui “Main Semi” untuk Mewujudkan Desa Vokasional di Kalisoka, Tuksono, Sentolo, Kulon Progo
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9603Abstract
Permasalahan di desa mitra Kalisoka diantaranya yaitu belum berkembang dengan maksimal potensi yang ada berupa serat alami, tingkat pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan IPTEK masih rendah, pengelolaan administrasi dan pemasaran belum terkelola dengan baik, masih minimnya inovasi pada kerajinan serat alam. Solusi permasalahan tersebut dengan mendirikan Rumah Inovasi Serat Alami “Main Semi” sebagai wadah penyelenggaraan penyuluhan dan pelatihan dalam bidang keterampilan usaha kerajinan. Tahapan kegiatan ini mencakup 1) melakukan identifikasi potensi, masalah dan kebutuhan masyarakat, 2) merencanakan bentuk intervensi yang akan diberikan kepada masyarakat, 3) perintisan mitra, 4) pelaksanaan program, 5) monitoring dan evaluasi, 6) lokakarya hasil “Festival Kerajinan Serat Alam”, 7) dan pelaporan hasil kegiatan akhir. Hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu berubahnya mindset masyarakat yang serba konvensional menuju digital. Masyarakat sudah mulai mengimplementasikan materi yang diperoleh untuk pengelolaan usaha kerajinan yang mereka bangun. Terutama pada pengelolaan administrasi keuangan dan pemasaran sudah memanfaatkan platform digital yang mudah dijangkau.Downloads
Published
2022-12-01
How to Cite
Febriani, N. ., Rahmawati, F. D. ., & Tapo, M. M. . (2022). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Digitalisasi melalui “Main Semi” untuk Mewujudkan Desa Vokasional di Kalisoka, Tuksono, Sentolo, Kulon Progo. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 7850–7860. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9603
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2022 Nita Febriani, Febriana Dwi Rahmawati, Maria Marfiani Tapo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





.png)









