Faktor-Faktor Kegagalan Kerjasama European Union (EU) dan Turki Dalam Menangani Krisis Pengungsi di Benua Eropa
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9574Abstract
Tulisan ini menganalisis tentang faktor-faktor kegagalan kerjasama European Union (EU) dan Turki dalam menangani krisis pengungsi yang terjadi di Benua Eropa. Sejak tahun 2011, Suriah mengalami pecah perang dan pada waktu yang sama Turki telah melakukan open door policy dalam menerima pengungsi dari Suriah. Namun pada tahun 2013, EU menawarkan kerja sama dalam menangani krisis pengungsi ini yang dilanjutkan dengan kesepakatan kedua belah pihak dalam Joint Action Plan. Dalam praktiknya, kerjasama ini mengalami kegagalan karena dipengaruhi oleh faktor-faktor terkait dengan kepentingan negara-negara anggota EU, kepentingan nasional Turki dan keterlibatan Turki dalam perang di Suriah.Downloads
Published
2022-12-01
How to Cite
Ulfah , N. K. . (2022). Faktor-Faktor Kegagalan Kerjasama European Union (EU) dan Turki Dalam Menangani Krisis Pengungsi di Benua Eropa. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 7698–7707. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9574
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2022 Nidah Kholidia Ulfah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





.png)









