Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis STEAM Sebagai Solusi dari Tantangan Kemajuan IPTEK dalam Dunia Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9347Abstract
Semakin pesatnya perkembangan teknologi disebabkan adanya revolusi industri, yang pada saat ini berada pada revolusi industri 4.0 yang mengakibatkan perubahan-perubahan dalam sendi kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan yang dimana siswa harus dibekali dengan berbagai keterampilan abad 21 serta dapat mengetahui berbagai solusi dari tantangan kemajuan IPTEK. Dengan demikian salah satu gerakan pengembangan yang dimunculkan adalah pembelajaran STEAM (Science, Technologi, Engineering, Art, and Mathematic). Model pembelajaran STEAM ini menjadi inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan. Bertujuan membekali para siswa dengan berbagai keterampilan dalam menghadapi berbagai perubahan dunia termasuk tantangan kemajuan IPTEK dalam dunia pendidikan.Downloads
Published
2022-11-26
How to Cite
Abadi, H. P. (2022). Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis STEAM Sebagai Solusi dari Tantangan Kemajuan IPTEK dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 6556–6560. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9347
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2022 Hadi Prana Abadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





.png)









