Pengembangan Metode Generasi Alternate Form Secara Otomatis untuk Pengukuran Kemampuan Perencanaan dan Manajemen Waktu
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9307Abstract
Perencanaan dan manajemen waktu adalah kemampuan kognitif yang penting bagi individu agar mereka mampu menjalani kegiatan sehari-hari dengan baik. Pengukuran dua kemampuan ini penting karena akan digunakan proses identifikasi individu yang memiliki kesulitan belajar seperti ADHD atau disleksia. Selain itu, hasil pengukuran juga bisa dipakai untuk mendeteksi tenaga kerja unggul yang memiliki kemampuan lebih dalam perencanaan dan manajemen waktu. Pengukuran kedua kemampuan kognitif ini rawan terjadi practice effect yaitu meningkatnya skor pengukuran yang diakibatkan karena peserta uji mampu menghafal jawaban asesmen. Sehingga, studi ini mengusulkan pengembangan algoritma untuk membuat alternate form secara otomatis. Alternate form dipakai untuk mengurangi practice effect dan membantu dalam skenario pengukuran yang resiko kebocoran materi asesmennya tinggi. Untuk kebutuhan generasi alternate form, dapat digunakan algoritma procedural content generation. Tetapi, algoritma procedural content generation yang umum tidak sesuai dengan konteks pengukuran manajemen waktu dan perencanaan. Ketidaksesuaian ini terletak pada tidak konsistennya materi asesmen yang dibuat, terutama dalam menjamin skor maksimal tiap soal. Algoritma yang diusulkan dalam studi ini mampu membuat materi asesmen yang konsisten. Kemudian hasil ukur yang diperoleh dalam pengujian menggunakan alternate form yang digenerasi dinilai cukup stabil.Downloads
Published
2022-11-25
How to Cite
Ramadhan, M. M. . (2022). Pengembangan Metode Generasi Alternate Form Secara Otomatis untuk Pengukuran Kemampuan Perencanaan dan Manajemen Waktu. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 6380–6387. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9307
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2022 Muhammad Maulana Ramadhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





.png)









