Analisis Intercut Scene 1, 2, dan 11 Pada Story Board Film Patekong
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9292Abstract
Film fiksi Patekong menggunakan editing teknik Intercut untuk meningkatkan curiosity atau rasa ingin tahu penonton, bertujuan untuk mengetahui letak teknik editing intercut meningkatkan curiosity Penonton. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang akan menafsirkan dan menuturkan data yang bersangkutan dengan situasi pada objek. Pada metode penelitian ini memberikan penjelasan deskriptif terhadap situasi di dalam objek. Penelitian ini akan menampilkan 3 scene dari objek DVD berbentuk story board dengan menggunakan teori teknik intercut sebagai landasan dalam penelitian untuk melihat unsur dramatik dalam teknik intercut untuk meningkatan curiosity atau rasa ingin tahu penonton. teknik intercut yang digunakan melalui potongan-potongan gambar dari story board. Hasil analisis penelitian dapat mengetahui kesinambungan antara editing teknik intercut dengan unsur dramatik, yang mencakup rasa ingin tahu (curiocity) Editing teknik intercut yang digunakan dapat membuat penonton seakan terlibat didalamnya yang diperlihatkan pada shot yang digambarkan melalui visual storyboard.Downloads
Published
2022-11-24
How to Cite
Ezriani , E. ., & Sondra , A. . (2022). Analisis Intercut Scene 1, 2, dan 11 Pada Story Board Film Patekong . Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 6296–6303. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9292
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2022 Ezriani , Aivan Sondra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





.png)









