Penanaman Akhlakul Karimah Peserta Didik oleh Guru melalui Program Pengajian Keagamaan Rutin di SMK Swasta YWKA Medan
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.8126Abstract
Jadi dalam artikel yang tulis pada kali ini, mengacu kepada akhlakul karimah peserta didik. Yang mana dengan melihat semakin berkembangnya zaman dan juga berkembangnya di dalam bidang ilmu pengetahuan dan juga teknologi. Upaya kepala sekolah dan juga guru dalam penanaman akhlakul karimah kepada peserta didik melalui beberapa metode yaitu, keteladanan, nasehat, motivasi, hukuman, pembiasaan, pemberian hadiah, dan pengawasan. Kepala dan juga guru melakukan pengawasan terhadap perilaku peserta didik baik ketika di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Dalam rangka untuk membentuk akhlakul karimah pada peserta didik kepala sekolah dan guru juga harus menjadi contoh teladan bagi peserta didik yaitu harus memiliki akhlakul karimah yang santun dan religius, sehingga peserta didik selalu mencontoh apa yang dia lihat. Kepala sekolah dan guru juga memberikan nasehat, motivasi, hukuman, pembiasaan, memberi hadiah pada siswa sebagai upaya penanaman akhlakul karimah kepada peserta didik. Akhlaq ialah suatu system yang menilai perbuatan lahir dan bathin manusia, baik secara individu, kelompok atau masyarakat dalam interaksi hidup antara manusia dengan Allah, manusia sesama manusia, manusia dengan hewan, dan juga dengan alam sekitar.Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian pendekatan kualitatif. Sedangkan untuk pengumpulan data, penulis menggunakan metode wawancara, observasi, dokumen dan dokumentasi.Adapun informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah SMK SWASTA YWKA MEDAN. Sedangkan analisis data digunakan tehnik analisis deskriptif kulitatif. Uji keabsahan data dilakukan dengan tehnik ketekunan pengamatan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: progam kokurikuler pembinaan akhlaqul karimah siswa dapat dilakukan melalui proses pembinaan di dalam kelas maupun diluar kelas yakni memberikan tauladan dan pembiasan yang baik disetiap mata pelajaran, pembinaan melalui kegiatan pengorganisasian, ekstrakulikuler, intrakulikuler, kokurikuler, dan juga kegiatan – kegiatan lain.Adapun faktor pendukung dalam membentuk penanaman moral akhlakul karimah peserta didik diantaranya adanya dukungan dari orang tua, komitmen bersama warga sekolah, dan fasilitas yang memadai. Sedangkan faktor pengambatnya diantaranya yaitu latar belakang peserta didik yang berbeda-berbeda, kurangnya kesadaran peserta didik, dan lingkungan dan pergaulan peserta didik.Downloads
Published
2022-11-01
How to Cite
Rahman, B. . (2022). Penanaman Akhlakul Karimah Peserta Didik oleh Guru melalui Program Pengajian Keagamaan Rutin di SMK Swasta YWKA Medan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 133–139. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.8126
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2022 Bayu Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





.png)









