Program Pembelajaran Merawat Bumi sebagai Implementasi Pendidikan Memerdekakan

Authors

  • Carolus Borromeus Mulyatno Universitas Sanata Dharma

DOI:

https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i5.8014

Abstract

Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi para guru tentang pengertian merdeka dalam kaitan dengan program merawat lingkungan hidup. Metode focus group discussion (FGD) dipilih untuk mengumpulkan data. Subjek penelitian adalah para guru Sekolah Dasar Santo Antonius Cakranegara, Mataram, Nusa Tenggara Barat.  Pemikiran Sallie McFague tentang merawat bumi digunakan sebagai kerangka teori untuk mengggali dan menganalisis data.  Penelitian mengahasilkan data bahwa pembelajaran merawat bumi merupakan bentuk perwujudan pribadi merdeka yang mampu bersikap dan berperilaku bersaudara, peduli, bersetiakawan dalam hidup di lingkungan alam ini. Selain itu, melalui pembelajaran merawat bumi, para guru dan siswa terampil menjalani hidup bersama secara harmonis, memiliki pembiasaan menolong orang-orang miskin dan merawat lingkungan secara kontinu. Bersahabat dengan sesama, merawat lingkungan, dan kolaborasi untuk membantu orang-orang miskin merupakan bentuk-bentuk mmerawat bumi yang bisa dilaksanakan dalam hidup sehari-hari sebagai wujud nyata mencintai bumi.  Para guru mampu menghubungkan pemahaman arti pemerdekaan dengan program-program pembelajaran mmerawat bumi secara integral.  Kontribusi penelitian ini berupa penegasan bahwa program merawat bumi merupakan bentuk pendidikan yang memerdekakan secara integral.

Downloads

Published

2022-10-27

How to Cite

Mulyatno, C. B. . (2022). Program Pembelajaran Merawat Bumi sebagai Implementasi Pendidikan Memerdekakan . Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(5), 8255–8263. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i5.8014