Penerapan Algoritma Genetika pada Pencarian Solusi Eight Puzzle
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i5.7636Abstract
Algoritma Genetika (GA) dapat dikatakan sebagai metode untuk mengoptimalkan alat pencarian untuk masalah sulit berdasarkan prinsip seleksi genetika. Selain optimasi juga melayani tujuan pembelajaran mesin dan untuk. Penelitian dan pengembangan. Kecerdasan Buatan banyak digunakan dalam permainan atau games. Salah satu kegunaan dari aplikasi kecerdasan buatan adalah untuk mencari solusi dari suatu permasalahan dalam permainan Penerapan aplikasi kecerdasan salah satunya melalui pencarian solusi dalam eight puzzle. Pada penelitian kali ini dibahas salah satu algoritma yang sering digunakan di kecerdasan buatan yaitu algoritma genetika. Penggunaan algoritma genetika ini, penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan algoritma tersebut untuk mencari solusi dalam eight puzzle. Teknik penggunaan algoritma genetika dapat diimplementasikan pada kasus eight puzzle.Downloads
Published
2022-10-18
How to Cite
Setyobudhi, C. T. . (2022). Penerapan Algoritma Genetika pada Pencarian Solusi Eight Puzzle. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(5), 5967–5974. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i5.7636
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2022 Charisma Tubagus Setyobudhi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





.png)









