Membangun Tradisi Multikulturalisme Di Provinsi Gorontalo Dalam Kajian Perspektif Ketahanan Nasional (Studi Etnis Bali di desa Tri Rukun Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo dan Etnis Chines di Kota Gorontalo)
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i5.7176Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya pemerintah dalam membangun tradisi multikulturalisme di Kabupaten Boalemo dan Kota Gorontalo. Metode penelitian ini, menggunakan penelitian Kualitafif. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketahanan multikuluralisme di Desa Tri Rukun dan Kota Gorontalo sangat harmonis. hal itu turut dipengaharui oleh kesadaran masyarakat Etnis Bali, Etnis Gorontalo dan Suku Minahasa dan Chines yang memiliki sikap integritas yang tinggi serta adanya upaya pemerintah dalam membangun harominasasi melalui penguatan ketahanan wilayah. sehingga dapat disimpukan kebereadaan tiga suku dalam satu desa tidak menjadi sebuah masalah melainkan dapat menjadi ciri khas dan daya Tarik bagi des aitu sendiri.Downloads
Published
2022-09-30
How to Cite
Lukum, . R. . (2022). Membangun Tradisi Multikulturalisme Di Provinsi Gorontalo Dalam Kajian Perspektif Ketahanan Nasional (Studi Etnis Bali di desa Tri Rukun Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo dan Etnis Chines di Kota Gorontalo). Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(5), 3588–3594. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i5.7176
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2022 Roni Lukum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





.png)









