Review Artikel: Analisis Molecular Docking Senyawa yang Menghambat Pertumbuhan SARS-CoV-2
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.11626Abstract
SARS-CoV-2 merupakan virus yang menyebabkan sindrom pernapasan akut berat yang dikenal sebagai COVID-19. Tingginya kemampuan mutasi pada virus mengakibatkan SARS-Cov-2 menghasilkan beberapa varian, varian yang menjadi perhatian karena kemampuan dalam penyebaran saati ini adalah varian delta dan omicron. Review artikel ini bertujuan untuk mengetahui beberapa turunan sebagai calon obat antivirus SARS-CoV-2 dengan menggunakan metode molecular docking. Artikel ini dibuat dengan metode studi literatur dari berbagai jurnal. Jurnal yang digunakan dalam artikel ini berjumlah total 15 jurnal. Jurnal-jurnal yang dipakai sebagai referensi review ini adalah jurnal yang diterbitkan tidak lebih dari 10 tahun yang lalu. Obat yang saat ini digunakan sebagai pedoman pengobatan termasuk azitromisin, remdesivir, oseltamivir, dan nelfinavir. Namun, agen-agen ini telah dilaporkan kekurangan, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan agen yang efektif dan efisien menekan COVID-19. Studi fitokimia terhadap zat alami sedang dilakukan untuk mencari bahan aktif yang mungkin memiliki efek antivirus terhadap SARS-CoV-2. Adapun Docking senyawa ke situs aktif protein lonjakan SARS-CoV-2, yang mengikat ke ACE2, menghasilkan empat senyawa paling potensial sebagai kandidat obat COVID-19. Senyawa dioscin dari golongan bahan tumbuhan sekunder, lalu quercetin, yang berasal dari berbagai spesies tanaman, berpotensi sebagai penghambat protein 3CLpro, PLpro, dan NSP3 SARS-CoV-2 novel inhibitor.Downloads
Published
2023-01-16
How to Cite
Masyrofah, D. ., Malik, L. H. ., Andriaini, N. ., Zahra, N. A. ., & Wulanbirru, P. . (2023). Review Artikel: Analisis Molecular Docking Senyawa yang Menghambat Pertumbuhan SARS-CoV-2. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 5(1), 3857–3864. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.11626
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2023 Diba Masyrofah, Lhidya Halizah Malik, Nadia Andriaini, Nisa Alifia Zahra, Putri Wulanbirru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).