Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka Dalam Memberikan Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Kekerasan Seksual di Kabupaten Sikka

Authors

  • Maximinus Adrianus Sarto Dumbaris Universitas Nusa Nipa
  • Yasinta Novisari Mitak Universitas Nusa Nipa

DOI:

https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.11313

Abstract

Anak merupakan anugera anugerah Tuhan yang wajib dijaga dan dillindungi sesuai dengan mertabatnya sebagai manusia. Sebagai manusia anak memiliki hak yang sama dengan orang dewasa nanum penanganan kekerasan terhadap anak sering kali diabaikan. Banyak anak mengalami kekerasan seksual yang belum berani melaporkan karena tidak memiliki pengetahuan terkait hak-hak anak. Pemerintah Daerah sebagai representative dari negara berkewajiban memberikan perlindungan kepada anak sesuai dengan hak yang diatur oleh peraturan perundang-undangan. Metode penelitian ini adalah penelitian emipiris dengan pendekatan perundang-undangan, fakta dan Jurisprudensi Sosiological  dengan sifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian penanganan anak sebagai korban kekerasan seksual di kabupaten Sikka dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sikka Nomor 12 Tahun 2012 dan Peraturan Bupati Sikka Nomor 35 Tahun 2016 dengan menggandeng beberapa eleman terkait lainnya. Minimnya anggaran  serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap hak anak sebagai korban mengakibatkan penanganan terhadap anak sebagai korban kekerasan tidak dapat dilakukan secara optimal. Penyelesaian Kekerasan seksual terhadap anak dilakukan secara kekeluargaan mengakibatkan terjadinya kekerasan seksual pada anak.

Downloads

Published

2023-01-10

How to Cite

Dumbaris, M. A. S. ., & Mitak, Y. N. . (2023). Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka Dalam Memberikan Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Kekerasan Seksual di Kabupaten Sikka . Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 5(1), 2408–2413. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.11313