Bank Sampah, Budaya Memilah dan Mewujudkan Integrasi Ekonomi dan Lingkungan yang Sustainable (Studi tentang Penanganan Sampah Rumah Tangga di RW 07 Komplek Perumahan BDN-Rangkapan Jaya Baru-Pancoran Mas-Kota Depok)

Authors

  • Deradjat Mahadi Sasoko Universitas Jayabaya
  • Imam Mahrudi Universitas Jayabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.10889

Abstract

Bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat Pengepul sampah. Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankkan yang dilakukan oleh petugas sukarelawan. Memilah sampah adalah sebuah kegiatan menempatkan sampah di tempat-tempat pembuangan atau penampungan sampah berdasarkan jenis sampah seperti sampah organik, anorganik, kertas, plastik, botol, kaca, majalah, dan lain sebagainya. Seperti biasa, membangun budaya dan kebiasaan baru tidaklah mudah. Di waktu-waktu awal sulit mengajak warga untuk ikut terlibat dalam pemilahan sampah. Ada yang karena sibuk bekerja kantoran berangkat pagi pulang malam. Ada yang karena kondisi fisiknya, entah sakit atau umurnya yang sudah tua sehingga tidak memungkinkan untuk kegiatan kegiatan pilah sampah. Namun karena upaya mengatasi problematika sampah ini membutuhkan komitmen dan pengorbanan semua pihak, pengurus Bank Sampah maupun pengurus lingkungan (RT/RW) tidak pernah lelah melakukan sosialisasi tentang pentingnya pemilahan sampah.

Downloads

Published

2023-01-03

How to Cite

Sasoko, D. M. ., & Mahrudi, . I. . (2023). Bank Sampah, Budaya Memilah dan Mewujudkan Integrasi Ekonomi dan Lingkungan yang Sustainable (Studi tentang Penanganan Sampah Rumah Tangga di RW 07 Komplek Perumahan BDN-Rangkapan Jaya Baru-Pancoran Mas-Kota Depok). Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 5(1), 154–166. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.10889