Dampak Psikologis Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pasca Pandemi Covid-19
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.10500Abstract
Dampak psikologis usaha kecil dalam menghadapi Covid-19 tidak bisa dianggap remeh. Pada tahun 2018, Kementerian Koperasi dan UKM menjelaskan bahwa banyak usaha kecil yang merasa inflasi membuat biaya produksi dan permintaan sulit untuk diseimbangkan. Situasi hanya menjadi lebih mengerikan dalam menghadapi pandemi. Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat COVID-19, UMKM mengalami penurunan produksi dengan penurunan terendah sekitar 40 persen. Hasil studi menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan pendapatan yang signifikan bagi banyak orang, sehingga terjadi perubahan dinamika psikologis mereka. Keempat responden mengalami penurunan keuntungan saat COVID-19 terjadi. Dua dari empat responden mengalami penutupan total. Hal ini awalnya menimbulkan berbagai emosi negatif seperti stres, ketakutan, dan kekhawatiran pada setiap responden. Namun seiring dengan pelonggaran regulasi dari pemerintah pusat dengan diberlakukannya New Normal, upaya keempat responden perlahan mulai menunjukkan pemulihan. Metode Penelitian ini dengan cara pendampingan psikologis yang bertujuan untuk membantu para pengusaha UMKM Jakarta Timur mengatasi stres dengan menggunakan teknik Solution Focused Brief Group Therapy. Teknik ini dirancang untuk membantu orang mengembangkan keterampilan berpikir yang efektif dalam menghadapi situasi stres. The Focus Group Therapy on Solutions percaya bahwa individu memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah secara efektif, namun kemampuan ini seringkali ditutupi oleh asumsi negatif.Downloads
Published
2022-12-20
How to Cite
Karyati, E. . (2022). Dampak Psikologis Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pasca Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 12460–12464. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.10500
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2022 Erni Karyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





.png)









