PENGARUH ROKOK ELEKTRIK TERHADAP GANGGUAN PARU PADA REMAJA DI PERKOTAAN DI INDONESIA : STUDI LITERATUR

Authors

  • Muhammad Azri Azyan Department of Epidemiology, Biostatistics, Population and Health Promotion, Faculty of Public Health, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Fariani Syahrul Department of Epidemiology, Biostatistics, Population and Health Promotion, Faculty of Public Health, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56763

Keywords:

adolescent, e-cigarette, lung impairment, respiratory system, urban

Abstract

Penggunaan rokok elektrik atau vape menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, khususnya pada kalangan remaja di wilayah perkotaan. Produk ini sering dianggap sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional, sehingga menarik minat remaja untuk menggunakannya. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa aerosol yang dihasilkan rokok elektrik mengandung sejumlah zat kimia yang berpotensi menimbulkan gangguan pada sistem pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan rokok elektrik terhadap gangguan paru pada remaja di wilayah perkotaan melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan naratif sistematis. Pencarian artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar dan Garuda dengan rentang tahun publikasi 2021–2026 menggunakan kombinasi kata kunci terkait rokok elektrik, remaja, dan gangguan paru. Berdasarkan proses seleksi sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh enam artikel penelitian yang dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan rokok elektrik pada remaja berkaitan dengan berbagai keluhan gangguan pernapasan, seperti batuk kering, sesak napas, napas pendek, wheezing, nyeri dada, dan mudah lelah. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa sebagian remaja mulai menggunakan rokok elektrik sejak usia dini dengan durasi penggunaan yang relatif lama sehingga berpotensi meningkatkan risiko gangguan fungsi paru. Faktor seperti rendahnya persepsi risiko kesehatan serta pengaruh lingkungan sosial turut memengaruhi perilaku penggunaan rokok elektrik pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan guna meningkatkan kesadaran remaja terhadap dampak penggunaan rokok elektrik terhadap kesehatan paru.

References

Banks, E., Yazidjoglou, A., Brown, S., Nguyen, M., Martin, M., Beckwith, K., & Joshy, G. (2023). Electronic cigarettes and health outcomes. Annual Review of Public Health, 44, 1–20.

Bulu, O. N. (2024). Rokok elektrik vape pada siswa SMK Sasmita Jaya Pamulang tahun 2024. 2(6), 64–76.

Chairil, Ningrung, T. K., & Riau, U. M. (2024). Mewujudkan hidup sehat: Analisis faktor penggunaan rokok elektrik dan program edukasi kesehatan pada remaja SMA Muhammadiyah 1 Kota Pekanbaru. 9(3), 615–620.

Esteban-Lopez, M., et al. (2022). Health effects of electronic cigarettes on the respiratory system. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(18), 1–15.

Gaiha, S. M., et al. (2022). Youth vaping and respiratory health. American Journal of Preventive Medicine, 63(3), 365–372.

Gotts, J. E., et al. (2021). What are the respiratory effects of e-cigarettes? BMJ, 366, l5275.

Hartmann-Boyce, J., et al. (2022). Electronic cigarettes for smoking cessation and health outcomes. Cochrane Database of Systematic Reviews, 2022(11), CD010216.

Indriyawati, D. T., & Martha, E. (2024). Persepsi pengguna rokok elektrik laki-laki usia 15 tahun ke atas terkait penyakit paru: Artikel penelitian. 16, 89–99.

Layden, J. E., et al. (2021). Pulmonary illness related to e-cigarette use. New England Journal of Medicine, 382(10), 903–916.

Marques, P., et al. (2021). The health impact of e-cigarettes. Pulmonology, 27(4), 325–337.

Novramanda, A., Sari, P., Ningsih, V. R., & Ridwan, M. (2024). Perilaku merokok elektrik pada siswa SMA N 07 Kota Jambi tahun 2024. 6, 7646–7658.

Putra, A., et al. (2022). Determinants of e-cigarette use among adolescents. BMC Public Health, 22, 1–10.

Sala, M., & Gotti, R. (2023). Electronic cigarettes: Trends and health implications. Tobacco Induced Diseases, 21, 1–9.

Sasanti, S. D., Lestari, R. M., Novianti, I., & Maulida, N. (2024). Dampak penggunaan vape terhadap kesehatan paru-paru remaja di Kota Salatiga. Jurnal Kesehatan, 1–7.

Seiler-Ramadas, R., et al. (2021). E-cigarette liquids and aerosol composition. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(11), 1–14.

Siregar, A., et al. (2023). Prevalence of e-cigarette use among adolescents in Indonesia. BMC Public Health, 23, 1–9.

Sun, T., et al. (2021). Urban youth and e-cigarette use patterns. Journal of Adolescent Health, 69(4), 678–684.

Suryadinata, R. V., & Lorensia, A. (2023). Study risk of lung function disorders smokers in adolescents. 4(1), 1–5.

Tehrani, H., et al. (2022). Global prevalence of electronic cigarette use. Substance Abuse Treatment, Prevention, and Policy, 17, 1–11.

Wills, T. A., et al. (2021). E-cigarette use and respiratory symptoms. Preventive Medicine, 148, 106550.

Xie, Z., et al. (2022). Association between e-cigarette use and respiratory symptoms in adolescents. Thorax, 77(7), 663–669.

Downloads

Published

2026-03-23

Issue

Section

Articles