PENERAPAN TERAPI BERMAIN PUZZLE PADA ANAK USIA PRA-SEKOLAH DENGAN MASALAH ANSIETAS
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56515Keywords:
anak, ansietas, asuhan keperawatan, puzzle, terapi bermainAbstract
Anak merupakan individu yang berada pada tahap tumbuh kembang yang memiliki kebutuhan fisik, psikis, serta sosial yang tidak sama dengan orang dewasa. Anak saat dirawat di rumah sakit (hospitalisasi) mereka sering muncul perasaan takut dan cemas karena berada ditempat yang asing, menghadapi tindakan perawatan, serta perpisahan dengan teman sebaya sehingga memerlukan pendekatan keperawatan yang sesuai. Salah satu intervensi keperawatan non farmakologis yang dapat diberikan dan efektif untuk menurunkan ansietas pada anak adalah terapi bermain puzzle. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan yang menyeluruh serta menganalisis pengaruh dan penerapan evidence base practice terapi bermain puzzle terhadap penurunan ansietas pada anak prassekolah akibat hospitalisasi di Ruang Melati BLUD RSU Kota Banjar. penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan penerapan terapi bermain. Subjek penelitian terdiri dari dua pasien anak usia 4 tahun (An. R dan An. R) dengan diagnosis keperawatan ansietas. Intervensi terapi bermain puzzle diberikan selama 30 menit pada setiap pertemuan, dilakukan dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari. Evaluasi menunjukkan adanya respons positif setelah diberikan terapi bermain puzzle. Pada pasien pertama, tingkat ansietas menurun dari skala 4 menjadi skala 2, sedangkan pada pasien kedua tingkat ansietas juga menurun dari skala 4 menjadi skala 2. Selain penurunan tingkat ansietas, anak tampak lebih tenang, nyaman, dan kooperatif selama proses perawatan. Simpulan: dari karya ilmiah ini menunjukkan bahwa terapi bermain puzzle memberikan pengaruh terhadap ansietas pada anak yang menjalani hospitalisasi. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan mandiri dan diterapkan secara berkelanjutan dalam pelayanan keperawatan anak di rumah sakit.References
Adriana, D. (2011). Tumbuh kembang dan terapi bermain pada anak. Jakarta: Salemba Medika.
Anisha, N., & Lestari, R. F. (2022). Penerapan terapi bermain puzzle untuk mengatasi tingkat Ansietas pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) saat hospitalisasi. Coping. Community of Publishing in Nursing, 10(6), 624.
Ardiana, D. (2020). Tumbuh kembang dan terapi bermain pada anak (Edisi 2). Salemba Medika.
Arul Gafa, A. (2023). ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DIARE: ANSIETAS DENGAN INTERVENSI TERAPI BERMAIN PUZZLE DI RSUD UNGARAN SEMARANG (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS KUSUMA HUSADA SURAKARTA).
Dermawan, D. (2012). Proses keperawatan: Penerapan konsep dan kerangka kerja. Jakarta: Salemba Medika.
Dewi, D. R., Lestari, A., & Vellyana, D. (2020). The effect of therapy containing puzzle on decreasing anxiety of hospitalized children aged 3–6 years. Advances in Health Sciences Research, 413–415. https://doi.org/10.2991/ahsr.k.200723.105
Farida, N. (2018). Asuhan keperawatan anak dengan masalah psikososial. Yogyakarta: Deepublish.
Helena, D. F., & Alvianda, V. W. (2020). Pengaruh terapi bermain puzzle terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah pada saat hospitalisasi di ruang anak RS Bhayangkara Sartika Asih. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel, 13(2), 78–81. https://doi.org/10.36051/jiki.v13i2.87
Irda Sari. (2020). Analisis Dampak Pandemi Covid- 19 Terhadap Ansietas Masyarakat : Literature Review. Bina Generasi : Jurnal Kesehatan, 12(1), 69–76.
Jaya, K. (2019). Keperawatan Jiwa. Binarupa Aksara Publisher.
Kaluas, Inggrith, Amatus Yudi I, & Rina Margareth K. (2015). Perbedaan Terapi Bermain Puzzle dan Bercerita Terhadap Ansietas Anak Usia Prasekoah (3-6 tahun) Selama Hospitalisasi di Ruang Anak RS Tk. III R.W. Mongisidi Manado. e-Journal Keperawatan (e-Kp). Diakses melalui https://ejournal.unsrat.ac.id pada 15 Januari 2026
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang anak di tingkat pelayanan kesehatan dasar. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kusumawati. (2020). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: Salemba Medika
Madyastuti, L. (2017). Bahan Ajar Keperawatan Dasar Anak.
Mulhayati, N., Mulhayati, M., & Yesayas, O. (2022). The pengaruh terapi bermain puzzle terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah akibat hospitalisasi di ruang Zamrud Santosa Hospital Bandung Central. Alauddin Scientific Journal of Nursing, 3(2), 93–100. https://doi.org/10.24252/asjn.v3i2.31669
Mutiah, D. (2015). Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Prenada Media
NANDA International. (2017). NANDA International nursing diagnoses: Definitions and classification 2018–2020. New York: Thieme Medical Publishers.
Nurlaila, Utami, W. (2018). Buku Ajar Keperawatan Anak.
Oktaviana, D., Immawati, I., & Nurhayati, S. (2025). IMPLEMENTASI TERAPI BERMAIN EDUKASI (PUZZLE) PADA ANAK USIA PRASEKOLAH YANG MENGALAMI ANSIETAS AKIBAT HOSPITALISASI. Jurnal Cendikia Muda, 5(2), 216-224.
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2021). Fundamentals of nursing (11th ed.). St. Louis: Elsevier.
Pratiwi, ES & Deswita. (2013). Perbedaan Pengaruh Terapi Bemain Mewarnai Gambar dan Puzzle Terhadap Ansietas Anak Usia Prasekolah di IRNA 83 Anak RSUP Dr. M Djamil Padang. Ners Jurnal Keperawatan No 22-27. Diakses melalui ners.fkep.unand.ac.id pada 15 Januari 2026
Riska Wahyu Agustina, R. (2023). PENERAPAN TERAPI BERMAIN PUZZLE ANAK USIA PRA SEKOLAH UNTUK MENGURANGI ANSIETAS AKIBAT HOSPITALISASI DI RUANG PICU RSUP dr. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN (Doctoral dissertation, Universitas Kusuma Husada Surakarta).
Riyadi, Sujono & Sukarmin. (2009). Asuhan Keperawatan Pada Anak, Edisi 1. Yogyakarta: Graha Ilmu
Rohmah, N. (2018). Terapi Bermain (N. Rohmah, Ed.; 1st ed., Vol. 1).
Salsabilla, P. S., Rasyida, Z. M., & Utami, N. (2025). PENERAPAN TERAPI BERMAIN PUZZLE UNTUK MENURUNKAN TINGKAT ANSIETAS PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH SAAT HOSPITALISASI DI RSUD dr. SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN. Indonesian Journal of Public Health, 3(2), 432-442.
Saputro, H., & Fazrin, I. (2017). Anak Sakit Wajib Bermain Di Rumah Sakit: Penerapan Terapi Bermain Anak Sakit. Forum Ilmiah Kesehatan (Forikes).
Sari, E. D. L., Nurrohmah, A., & Ratrinaningsih, S. (2023). Penerapan terapi bermain puzzle pada anak prasekolah yang mengalami kecemasan akibat hospitalisasi. An-Najat Journal, 2(3), Article 1646. https://doi.org/10.59841/an-najat.v2i3.1646
SDKI. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia. Jakarta: DPP PPNI.
SIKI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Jakarta: DPP PPNI.
SLKI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Jakarta: DPP PPNI.
Soetjiningsih. (2013). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
Sri, N., Damanik, M., Kep, M., Sitorus, N. E., Kep, M., Diii, P., & Fakultas, K. (2019). Buku Materi Pembelajaran Keperawatan Anak.
Sutarmi, S. (2024). Effectiveness Of Puzzle Game As Distraction Method To Reduce Anxiety Of Hopitalized Children Aged 3-6 Years Old (Case Study At Gondo Suwarno Hospital Semarang). Jurnal Studi Keperawatan, 5(2), 22-27.
Tim Pokja Pedoman SPO Keperawatan DPP PPNI. (2021). Pedoman standar prosedur operasional keperawatan. Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.
Weningtyastuti, K. (2020). Pengaruh Alat Permainan Edukatif Terhadap Ansietas Praoperasi Pada Anak Usia Prasekolah Di Rs Pku Muhammadiyah Gamping.
Wong. L., Donna, Marilyn Hockenberry, David Wilson, et all. (2009). Buku Ajar Keperaatan Pediatrik Volume 2. Jakarta. EGC
World Health Organization. (2020). Children: Improving survival and well-being. World Health Organization.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kaka Azi Fadhilah Pebrian, Anggi Ramdhani, Putri Nur Sabrina, Wilfa Silmi Nurhajijah, Adit Rijki Maulana, Nenti Sugiartini, Hani Handayani, Asep Setiawan, Sri Mulyanti, Tatang Kusmana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


