HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN MELAKUKAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS TALISE
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56494Keywords:
Antenatal care (ANC), Compliance, Knowladge, Pregnancy signsAbstract
Kepatuhan ibu hamil dalam melakukan antenatal care (ANC) berperan penting dalam mendeteksi dini komplikasi kehamilan. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan adalah tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan. Rendahnya pengetahuan dapat menyebabkan keterlambatan kunjungan ANC dan meningkatkan risiko morbiditas ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan ANC. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional dilaksanakan di Puskesmas Talise pada Desember 2025. Populasi berjumlah 2.229 ibu hamil, dengan sampel 90 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta observasi buku KIA untuk menilai kepatuhan ANC. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (60,0%) dan patuh melakukan ANC (84,4%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan ANC (p = 0,009). Pengetahuan ibu hamil berhubungan signifikan dengan kepatuhan melakukan ANC. Peningkatan edukasi kesehatan perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan kunjungan ANC.References
Abdo, R., Demelash, M., Seid, A. M., & Mussema, A. (2023). First trimester antenatal care contact in Africa : a systematic review and meta ‑ analysis of prevalence and contributing factors. 1–23. Https://doi.org/10.1186/s12884-023-06034-1
Amalia, A. R. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan antenatal care ibu hamil trimester dua dan tiga di puskesmas jatimulya.
Anggraini, D., Taviyanda, D., & Wahyuningsih, A. (2022). Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan: Literature Review. Urnal Penelitian Keperawatan, Volume 8,. Https://doi.org/10.32660/jpk.v8i1.591
ASEAN Secretariat. (2022). ASEAN Investment Report 2021-2022: Investing in Industry 4.0.
Dinkes Sulawesi Tengah. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah 2023. Sulawesi Tengah: Dinkes
Eka Rahmawati, & Silaban, T. D. S. (2021). Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan keteraturan melaksanakan antenatal care (anc). Jurnal kesehatan terapan, volume 8,.
Farahdiba, i., susanti, permatasari, a. E., johan, r. B., prasetyo, y., & siregar, e. D. P. (2025). Edukasi pengenalan dan penanganan tanda-tanda bahaya kehamilan dan alur rujukan persalinan pada ibu hamil dan keluarga di wilayah pesisir. Communnity Development Journal, Vol.6, 2526–2531. 10.31004/cdj.v6i2.44347
Fela Putri Hariastuti, & Saraswati, D. E. (2023). Pemanfaatan Buku KIA terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan. Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA, 40–46. Https://jurnal.istekicsadabjn.ac.id/index.php/jmakia/article/download/375/296
Fransiska, A. (2021). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Keteraturan Pemeriksaan Antenatal Care. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak, Volume 15, 120–128.
Kemenkes. (2022). Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2022.
Kementrian kesehatan republik Indonesia. (2023). No titlpedoman Pelayanan Antenatal Terpadu Edisi Ketiga (III).
Kurniasih, E. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan antenatal care (ANC) di Puskesmas Geneng Kabupaten Ngawi. Warta Bhakti Husada Mulia: Jurnal Kesehatan, 7(1).
Manullang, D., & Damalita., et al. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care, Labuhan Batu Selatan, Indonesia. Jurnal Bidan Mandira Cendikia, 2(4), 6–10. Http://journal-mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/736
Notoatmodjo. (2021a). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan.
Notoatmodjo, S. (2021b). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Rineka Cip).
Pricilia, M., Taolin, G., Goa, M. Y., Maria, N., & Bina, Y. (2022). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kujungan Ibu Hamil dalam melakukan Antenatal Care di Puskesmas Kota Kupang 1 Program Studi Sarjana Ners Universitas Citra Bangsa PENDAHULUAN Kesehatan ibu hamil merupakan salah satu aspek penting untuk diperhatikan sepanjan. 5.
Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S. & Dewi, R.S., 2022. Pengertian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), pp.7911–7915
Rahayu, N. (2024). Hubungan pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan antenatal care di Rumah Sakit Arsani Sungailiat. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak, 45–52.
Velangi, S.N., Putra, M.R. & Eltrikanawati, T., 2025. Hubungan Antara Edukasi ANC dengan Kepatuhan Ibu Hamil dalam Kunjungan Rutin di Puskesmas Sei Lekop, Kota Batam Tahun 2025. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(2), pp.14–21
Wijaya, J. F., Tanamal, C., Arif, J., Syahputri, F., Kedokteran, F., & Care, A. (2022). Tingkat pendidikan ibu hamil dan keteraturan pemeriksaan ANC 1. 4(2), 37–41. Https://doi.org/10.34012/jpms.v4i2.2960
World Health Organization. (2022). Keeping well during pregnancy and after childbirth. World Health Organization (WHO). Https://www.who.int/tools/your-life-your-health/life-phase/pregnancy--birth-and-after-childbirth/keeping-well-during-pregnancy-and-after-childbirth
Yunus, M. (2022). Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan untuk Mencegah Komplikasi Kehamilan. Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD), 4(1), 17–22.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fahrun Nisa, Djuwartini Djuwartini, Elin Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


