FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LOTION ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIMPUR (DILLENIA SUFFRUTICOSA (GRIFF.) MARTELLI) MENGGUNAKAN METODE DPPH
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56346Keywords:
Antioksidan, Daun Simpur (Dillenia suffruticosa), DPPH, Lotion.Abstract
Daun simpur (Dillenia suffruticosa) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol daun simpur ke dalam sediaan lotion serta mengevaluasi mutu fisik dan aktivitas antioksidannya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Bahan Alam Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Duta Bangsa Surakarta. Ekstraksi daun simpur dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh kemudian diformulasikan menjadi sediaan lotion dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 3% (F1), 5% (F2), dan 7% (F3). Evaluasi mutu fisik sediaan lotion meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, dan daya sebar. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) dengan parameter nilai IC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun simpur memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC₅₀ sebesar 41,789 ppm. Seluruh formula lotion memenuhi persyaratan mutu fisik sediaan topikal. Pada uji aktivitas antioksidan sediaan lotion, diperoleh bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan, semakin tinggi pula aktivitas antioksidan yang dihasilkan, dengan nilai IC₅₀ lotion berkisar antara 1652,172 hingga 2048,820 ppm. Analisis statistik menunjukkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak berpengaruh signifikan terhadap beberapa parameter mutu fisik sediaan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun simpur berhasil diformulasikan menjadi sediaan lotion yang stabil secara fisik dan memiliki aktivitas antioksidan yang baik, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sediaan topikal antioksidan.References
Achmad Ali Fikri, Syamsul Arifin, M. F. F. (2022). Pengaruh konsentrasi PVA Terhadap Aktivitas Antioksidan dan Sifat Fisik Masker Gel Peel Off Ekstrak Etanolik Daun Putri Malu (Mimosa pudica L). 2(8), 22–64.
Akbari, J., et al. (2023). Physical evaluation standards for topical lotion preparations. Journal of Pharmaceutical and Biomedical Analysis, 15(2), 45-52.
Alkogajeva, A., et al. (2025). Phytochemical screening methods for plant secondary metabolites. Journal of Natural Products, 12(1), 18-27.
Amin, M. (2021). Klasifikasi dan karakterisasi tanaman Dillenia suffruticosa. Jurnal Biologi Tropis, 8(2), 101-108.
Apak, R., Özyürek, M., Güçlü, K., & Çapanoğlu, E. (2021). Antioxidant activity/capacity measurement methods for food and biological samples: A review. Antioxidants, 10(3), 1-45. https://doi.org/10.3390/antiox10030350
Aprilliani, A., Supriyanta, J., & Badriah, L. (2022). Formulasi dan uji efektivitas antioksidan handbody lotion ekstrak etanol 70% buah mentimun (Cucumis sativus L.) dengan metode DPPH. Jurnal Farmagazine, 9(1), 20. https://doi.org/10.47653/farm.v9i1.596
Aryanti, R., Perdana, F., & Mahendra Rizkio S., R. A. (2021). Telaah metode pengujian aktivitas antioksidan pada daun teh hijau (Camellia sinensis (L.) Kuntze). Jurnal Surya Medika (JSM), 7(1), 15-24. https://doi.org/10.33084/jsm.vxix.xxx
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Farmakope Herbal Indonesia Edisi II. Departemen Kesehatan RI.
Fadhila, N. N., Nofriyaldi, A., & Agustine, S. (2022). Antipyretic activity test rambutan seed infusion (Nephelium lappaceum L.) on male white mice (Mus musculus). Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 13(2). Tasikmalaya.
Fania, R. P., Masriani., Ningsih, D. S., & Erliani, H. (2023). Hand sanitizer ekstrak etanol daun simpur (Dillenia suffruticosa) sebagai antiseptik bakteri Escherechia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Sains dan Kesehatan (J. Sains Kes.), 5(3).
Flieger, J., Flieger, W., Baj, J., & Maciejewski, R. (2021). Antioxidants: Classification, natural sources, activity/capacity measurements, and usefulness for the synthesis of nanoparticles. Materials, 14(15). https://doi.org/10.3390/ma14154135
Ginting, S., Sianipar, M. P., Charissa, J., & Mardiana, N. (2025). Penetapan kadar flavonoid ekstrak daun matoa (Pometia pinnata) menggunakan metode spektrofotometri UV-VIS. Jurnal Deli Medical and Health Science, 2(1).
Ika Julianti Tambunan, & Siti Muliani. (2025). Formulation and antioxidant activity test of body lotion preparation of ethanol extract of sky mustard leaves (Cyanthillium cinereum (L) H.Rob) as a moisturizer. Jurnal Farmasimed (JFM), 7(2), 187-194. https://doi.org/10.35451/jfm.v7i2.2441
Kusumaningrum, S. D., Muhimmah, I., & Korespondensi, P. (2023). Analisis faktor dan metode untuk menentukan tipe kulit wajah: Tinjauan literatur. Jurnal Ilmiah Farmasi, 10(4).
Mardawani., Relita, D. T., & Hartini, A. (2021). Simpur air (Dillenia suffruticosa) sebagai tanaman hias dan fitromediasi tanaman gersang di Kabupaten Sintang. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 4. Sintang.
Nufus, H. (2021). Pengaruh jenis pelarut terhadap rendemen dan kualitas ekstrak bahan alam. Universitas Hasanuddin.
Nuraini, A., & Naila, N. (2025). Formulasi dan evaluasi sediaan lotion ekstrak bahan alam. Jurnal Farmasi Indonesia, 12(1), 10-18.
Nurdiani, E., Masriani., Rasmawan, R., Muharini, R., & Sartika, R. P. (2024). Sitotoksisitas dan selektivitas fraksi kayu batang simpur air (Dillenia suffruticosa (Griff.) Martelli) terhadap sel kanker payudara. AL-KAUNIYAH: Jurnal Biologi, 17(1), 190-200. http://dx.doi.org/10.15408/kauniyah.v17i1.31299
Puspitaningrum, D., Fitriawati, A., & Ardiyantoro, B. (2025). Optimization of lotion formulation and antioxidant activity test of ethanol extract of belimbing wuluh leaves (Averrhoa bilimbi L.). Jurnal Analis Farmasi, 10(2), 43-62.
Rahmatillah, A., Rohmana, V. M., Mahendra, A. D., Puspita Sari, M. D., & 'Arifah, Z. (2025). The comparison of antioxidant activity of ethanol extract of fruit, seeds and leaves of yellow pumpkin (Cucurbita moschata D.) using the DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) method. Journal of Experimental and Clinical Pharmacy (JECP), 5(1), 1. https://doi.org/10.52365/jecp.v5i1.1317
Reddy, J., Pavan Kumar, K., & Kannadasan, M. (2024). From patch to practice: An overview of transdermal drug delivery systems. Journal of Chemical and Pharmaceutical Sciences (JCHPS), 17(1).
Ririn, et al. (2023). Phytochemical content of Dillenia suffruticosa ethanol extract. Jurnal Sains dan Teknologi, 9(2), 55-62.
Sabandar, C., et al. (2017). Traditional uses and pharmacological properties of Dillenia suffruticosa. Asian Journal of Pharmaceutical Research, 7(3), 150-158.
Sawiji, R. T., Oriana, E., La, J., Komang, I., & Musthika, T. (2022). Formulasi dan uji aktivitas antioksidan body lotion ekstrak kopi robusta (Coffea canephora) dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Jurnal Ilmiah Farmasi, 8(2), 255-265.
Shinde, M., Bais, S., & Devmare, D. (2023). Review on standardization of herbal drug and formulation. International Journal of Pharmacognosy and Life Science, 4(1), 20-24. https://doi.org/10.33545/27072827.2023.v4.i1a.69
Siahaan, L., et al. (2022). Nama lokal dan distribusi tanaman simpur di Indonesia. Jurnal Biodiversitas Indonesia, 9(1), 44-52.
Syarif, R. A., Handayani, V., & Angraeni, A. (2022). Standarisasi ekstrak etanol buah bintaro (Cerbera odollam Gaertn.) sebagai obat tradisional. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 9(2), 7-13.
Wahdaningsih, S., & Rahmasari, V. A. (2020). Formulasi dan evaluasi uji mutu fisik lotion ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.). AFAMEDIS, 1(1), 1-10.
Widiasriani, N., et al. (2024). Hubungan kandungan fenolik dengan aktivitas antioksidan. Jurnal Farmasi Klinik, 16(3), 210-218.
Zhang, Y., Li, X., Chen, H., & Wang, J. (2022). Effect of emulsion structure on antioxidant activity in cosmetic systems. Colloids and Surfaces B: Biointerfaces, 214, 112456. https://doi.org/10.1016/j.colsurfb.2022.112456
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 wahyu panca komara, Anna Fitriawati, Danang Raharjo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


