EFEKTIVITAS EDUKASI VIA TIKTOK DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG BEYOND USE DATE (BUD) OBAT PADA MASYARAKAT DESA PRINGTULIS NALUMSARI JEPARA

Authors

  • Berlyana Novitasari Linti Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Zaenal Fanani Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Istianatus Sunnah Universitas Muhammadiyah Kudus

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56238

Keywords:

Kata kunci: Beyond Use Date, TikTok, edukasi kesehatan, pengetahuan masyarakat, quasi-eksperimental

Abstract

Beyond Use Date (BUD) merupakan batas waktu penggunaan obat setelah kemasan primer dibuka atau setelah dilakukan peracikan, yang berbeda dengan Expired Date (ED). BUD dan ED menentukan batas waktu penggunaan obat selama produk tersebut masih berada dalam kondisi stabil. Suatu produk obat yang stabil ditandai dengan tetap terjaganya karakteristik kimia, mikrobiologi, terapeutik, dan toksiloginya tidak mengalami perubahan dari standar yang telah ditetapkan oleh produsen selama penyimpanan dan penggunaan. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai BUD berpotensi menyebabkan penggunaan obat yang tidak rasional dan menurunkan efektivitas terapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi melalui media TikTok dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang BUD obat di Desa Pringtulis Nalumsari Jepara. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini meliputi warga RW 01 Desa Pringtulis yang diperoleh sampel berjumlah 79 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Guttman yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha 0,787). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 64,59 (pretest) menjadi 92,49 (posttest) dengan nilai p < 0,001. Mayoritas responden mengalami peningkatan kategori pengetahuan dari cukup menjadi baik setelah intervensi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi melalui media TikTok efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Beyond Use Date (BUD) obat.

References

Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., & Munthe, S. A. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan.

Abas, S. N. R., Akrom, A., Wijaya, I. M. H., Hipmi, A. F., & Feangi, Y. F. (2025). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Alat Promosi Kesehatan Untuk Mengubah Perilaku Dalam Penyimpanan Obat. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(1), 80–86. https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i1.509

Baiquni, F., Sulistyowati, E. T., Amanupunnyo, N. A., Inayati, R., Riyadi, S., Agritubella, S. M., Reskiaddin, L. O., Amalia, F., & Fankari, F. (2025). Revolusi Digital Dalam Promosi Kesehatan. Media Pustaka Indo.

Cokro, F., Arrang, S. T., Solang, J. A. N., & Sekarsari, P. (2021). The Beyond-Use Date Perception of Drugs in North Jakarta, Indonesia. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 10(3), 172–179. https://doi.org/10.15416/ijcp.2021.10.3.172

Darma. (2021). Statistika Penelitian Menggunakan Spss (Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Regresi Linier Sederhana, Regresi Linier Berganda, Uji t, Uji F, R2). Guepedia.

Flawenda Wika, Hadriyati Armini, S. D. (2024). PENGARUH INFORMASI MEDIA TIKTOK TERHADAP PENGGUNAAN SUPPOSITORIA REKTAL PADA MASYARAKAT KARYA MAKMUR, NIBUNG, MUSI RAWAS UTARA. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 11085–11092.

Friska, M., Harahap, T. A. N., & Purba, S. H. (2025). Utilization of the TikTok Health Application to Increase Public Awareness and Education: Literature Review. PROMOTOR : Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyaraka, 8(3), 317–321. https://doi.org/10.32832/pro.v8i3.1177

Hardani, Andriani, H., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Istiqomah, R. R., Fardani, R. A., & F., Sukmana, D. J., & Auliya, N. H. (2020). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. In Pustaka Ilmu (Issue March) (Vol. 44, Issue 8). https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201

Kemenkes. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (pp. 70–75). https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelaksanaan Program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). In Kemenkes RI. https://farmalkes.kemkes.go.id/2020/10/buku-pedoman-gema-cermat/

Kurniatin, L. F., & Zakiyya, A. (2022). Pendidikan Kesehatan dengan Media Video dan Booklet Pendampingan 1000 Hari Pertama Kehidupan terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang, 10(1), 28–37.

Marlina, H., Ismainar, H., Studi, P., & Masyarakat, K. (2021). Program Edukasi Kesehatan; Upaya Preventif Terhadap Penularan Covid-19 Di Sma Negeri 2 Siak Hulu Provinsi Riau. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusa Mandiri, 3(1), 23–28.

Nurbaety, B., Rahmawati, C., Lenysia, B., Anjani, P., & Ikraman, S. I. (2022). Pengaruh Pelayanan Informasi Obat Terhadap Tingkat Pengetahuan Beyond Use Date Obat. Jurnal Ilmu Kefarmasian, 3(2), 312–317.

Nindi Kristiani, Esti Yuandari, M. (2021). Hubungan pengetahuan dengan pengelolaan obat yang tepat di kelurahan sabaru kota palangka raya kalimantan tengah. 2(1), 58–64.

Puspita, N., & Syahida, F. (2020). Perbandingan Motion Graphic dan Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Rumah Tangga dalam Menyimpan Obat. Jurnal Kesehatan, 11(1), 61–67. https://doi.org/10.26630/jk.v11i1.1856

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. In Alfabeta Bandung. Alfabeta. https://doi.org/10.1017/cbo9780511707445

USP. (2023). USP Compounding Standards and Beyond ki-Use Dates (BUDs). Usp, 1–3. www.usp.org/compounding

Downloads

Published

2026-03-27

Issue

Section

Articles