ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR HUMAN, ORGANIZATION, DAN TECHNOLOGY (MODEL HOT-FIT) DENGAN EFEKTIVITAS PEMANFAATAN SIMRS PADA PETUGAS UNIT RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN RSUD KABUPATEN MUNA BARAT

Authors

  • Wa Ode Fatima Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo
  • La Ode Muhamad Sety Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo
  • Jumakil Jumakil Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56188

Keywords:

efektivitas sistem, faktor teknologi, model HOT-Fit, sistem informasi manajemen rumah sakit

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong rumah sakit mengadopsi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk meningkatkan mutu pelayanan dan efektivitas pengambilan keputusan. Namun, pemanfaatan SIMRS di rumah sakit daerah masih menghadapi berbagai kendala, khususnya terkait faktor sumber daya manusia, organisasi, dan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor Human, Organization, dan Technology berdasarkan model Human–Organization–Technology Fit (HOT-Fit) dengan efektivitas pemanfaatan SIMRS di RSUD Kabupaten Muna Barat serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan berpengaruh. Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) dilaksanakan pada Oktober–Desember 2025. Populasi penelitian adalah seluruh pengguna SIMRS di unit rawat inap dan rawat jalan sebanyak 202 responden, dengan teknik total sampling. Variabel penelitian meliputi faktor Human, Organization, Technology, dan Net Benefit sebagai indikator efektivitas. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur berbasis model HOT-Fit. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan regresi logistik biner. Sebagian besar responden menilai komponen Human dan Organization dalam kategori baik, sedangkan komponen Technology mayoritas dinilai kurang baik. Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara faktor Human dan Organization dengan efektivitas SIMRS (p>0,05). Faktor Technology memiliki hubungan signifikan dengan efektivitas SIMRS (p=0,041). Analisis multivariat menunjukkan Technology sebagai faktor paling dominan (OR=2,27; 95% CI: 1,021–5,033).

References

Aldholay, A., Isaac, O., Abdullah, Z., Abdulsalam, R., & Al-Shibami, A. H. (2018). The role of transformational leadership as a mediating variable in DeLone and McLean information system success model: The context of online learning usage in Yemen. International Journal of Information and Learning Technology, 35(5), 285–304.

Berg, M. (2001). Implementing information systems in health care organizations: Myths and challenges. International Journal of Medical Informatics, 64(2–3), 143–156.

Cresswell, K. M., & Sheikh, A. (2013). Organizational issues in the implementation and adoption of health information technology innovations: An interpretative review. International Journal of Medical Informatics, 82(5), e73–e86.

DeLone, W. H., & McLean, E. R. (2003). The DeLone and McLean model of information systems success: A ten-year update. Journal of Management Information Systems, 19(4), 9–30.

Heeks, R. (2006). Health information systems: Failure, success and improvisation. International Journal of Medical Informatics, 75(2), 125–137.

Ifinedo, P. (2011). Examining the influences of external expertise and in-house computer/IT knowledge on ERP system success. Journal of Systems and Software, 84(6), 994–1003.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023).

M. (2018). Hubungan antara mutu pelayanan dengan kepuasan pasien di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado. Jurnal Kedokteran Klinik (JKK), 2(1), 9–18.

Petter, S., DeLone, W., & McLean, E. (2008). Measuring information systems success: Models, dimensions, measures, and interrelationships. European Journal of Information Systems, 17(3), 236–263.

Saputra, M. G., Munaa, N., Anggraini, Y., Ummah, F., Rahmawati, N. V., Kusdiyana, A., & Nuryati, N. (2023). Evaluasi implementasi sistem informasi manajemen rumah sakit dengan metode HOT-Fit di RSU Muhammadiyah Babat. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 4(4), 248–256.

Saufinah, M., Pane, M. S., Fanisya, N., Rizkina, S. R., Nasution, Y. P., & Agustina, D. (2023). Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia. Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(3), 1–14.

Sligo, J., Gauld, R., Roberts, V., & Villa, L. (2017). A literature review for large-scale health information system project planning, implementation and evaluation. International Journal of Medical Informatics, 97, 86–97.

Suhermawan, D. E., & Oktariyanda, T. A. (2025). Efektivitas e-health dalam peningkatan layanan publik di Puskesmas Sawahan Kota Surabaya. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(June), 44–60.

Tawar, A. F. S., & Salma, Y. S. (2022). Model HOT-FIT dalam manajemen sistem informasi. Bincang Sains dan Teknologi, 1(2), 76–82.

Yusof, M. M., Kuljis, J., Papazafeiropoulou, A., & Stergioulas, L. K. (2008). An evaluation framework for health information systems: Human, organization and technology-fit factors (HOT-Fit). International Journal of Medical Informatics, 77(6), 386–398.

Downloads

Published

2026-03-09

Issue

Section

Articles