GAMBARAN PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP IMUNISASI HUMAN PAPILLOMA VIRUS (HPV) DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56166Keywords:
Imunisasi HPV, Kanker Serviks, Persepsi Orang Tua, Sekolah DasarAbstract
Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi pada perempuan yang disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Upaya pencegahan primer dapat dilakukan melalui imunisasi HPV sejak usia sekolah dasar. Cakupan imunisasi HPV di Provinsi Riau masih belum merata, dimana Kabupaten Pelalawan menempati urutan ke-2 terendah dari 12 kabupaten/kota dengan cakupan sebesar 45,27%. Rendahnya cakupan imunisasi dapat dipengaruhi oleh persepsi orang tua sebagai pengambil keputusan dalam pemberian imunisasi kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi orang tua terhadap imunisasi HPV di Sekolah Dasar wilayah kerja Puskesmas Pangkalan Kerinci II. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian ialah seluruh orang tua atau wali siswi kelas V di SDN 004 Bukit Agung dan SDN 005 Makmur. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 115 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner persepsi orang tua yang dibagikan melalui siswi untuk diisi oleh orang tua. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi dan persentase variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi positif terhadap imunisasi HPV sebanyak 83 responden (72,17%), sedangkan responden dengan persepsi negatif sebanyak 32 responden (27,83%). Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas orang tua telah memiliki pemahaman yang baik mengenai manfaat imunisasi HPV sebagai upaya pencegahan kanker serviks sejak dini. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki persepsi positif terhadap imunisasi HPV. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan promosi kesehatan secara berkelanjutan guna meningkatkan penerimaan dan cakupan imunisasi HPV di masyarakat.References
Ayumaruti, D., & Anshari, D. (2023). Tinjauan Sistematis terhadap Pengetahuan, Persepsi, Motivasi Masyarakat Tentang Vaksinasi HPV bagi Remaja Putri dan Wanita Usia Subur : Literature Review. MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia), 6(4), 568–579. https://doi.org/10.31934/mppki.v2i3
Fitri, D. M., & Elviany, E. (2018). Hubungan Pengetahuan, persepsi, dan sikap dengan minat untuk melakukan vaksinasi HPV pada wanita usia subur di Desa Gudang Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur tahun 2018. Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Kebidanan, 7(2). https://smrh.e-journal.id/Jkk/article/view/41/20
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2020). Health Behavior: Theory, Research, and Practice (5th ed.). Jossey-Bass.
GLOBOCAN. (2020). All Cancer 2020. https://gco.iarc.fr/today/data/factsheets/cancers/39-all-cancers-fact-sheet
Junaidi, I., & Melissa, F. (2020). Panduan Lengkap Kanker Serviks. Yogyakarta: Andi Offset.
Kemenkes RI. (2022). Petunjuk Teknis Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2022. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes RI. Diakses dari https://kms.kemkes.go.id/contents/1716799954991-JuknisBIAS2022.pdf. https://kms.kemkes.go.id/contents/1716799954991-JuknisBIAS2022.pdf
Kemenkes RI. (2023). Vaksin HPV bikin mandul?? Itu hoaks. https://www.kemkes.go.id/id/rilis-kesehatan/vaksin-hpv-bikin-mandul-itu-hoaks
Kemenkes RI. (2025). Dashboard Capaian Imunisasi HPV Provinsi Riau. Diakses dari: https://sehatindonesiaku.kemkes.go.id/analisa-itin-dashboard-kinerja-cakupan.
Kurniasih, F., Nugroho, P., & Handayani, S. (2023). Hubungan pendidikan orang tua dengan persepsi imunisasi HPV. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(1), 45–53.
Manoppo. (2017). Faktor-faktor yang Memengaruhi Keputusan Orang Tua dalam Pemberian Imunisasi pada Anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 85–92.
Manoppo, I. J. (2017). Analisis pengetahuan orang tua dan persepsi risiko terhadap kesediaan orang tua mengijinkan anak mendapat vaksinasi HPV. Jurnal Skolastik Keperawatan, 3(2), 142–151.
Manoppo, Putri, A., & Sari, R. (2022). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan orang tua tentang vaksinasi HPV. Jurnal Kesehatan Anak, 10(1), 12–19.
P2P, T. H. (2023). Cegah kanker leher rahim, kemenkes canangkan perluasan imunisasi HPV secara nasional. https://p2p.kemkes.go.id/cegah-kanker-leher-rahim-kemenkes-canangkan-perluasan-imunisasi-hpv-secara-nasional/
Putra, A. R., & Lestari, D. (2023). Dukungan tenaga kesehatan dalam penerimaan imunisasi anak. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(2), 110–118.
Putri, A. R., Siregar, N., & Lestari, D. (2022). Faktor yang Memengaruhi Keputusan Orang Tua dalam Pemberian Imunisasi Anak. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(1), 45–53.
Rahmawati, N., & Hidayat, T. (2021). Pengaruh pandangan agama terhadap penerimaan imunisasi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 33–41.
Rahmawati, N., & Hidayat, T. (2021). Pengaruh Rekomendasi Tenaga Kesehatan terhadap Keputusan Orang Tua dalam Pemberian Imunisasi Anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 33–41.
Sari, & Handayani, T. (2021). Pengaruh Pendidikan dan Penyuluhan Kesehatan terhadap Persepsi Ibu tentang Imunisasi Anak. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(3), 178–185.
Sari, Nugroho, P., & Wahyuni, S. (2023). Nilai Budaya dan Persepsi Orang Tua terhadap Imunisasi Anak. Jurnal Keperawatan Indonesia, 27(1), 67–75.
Siregar, D. N., & Sunarti, S. (2020). Persepsi ibu tentang imunisasi HPV pada anak untuk pencegahan kanker serviks. Jumantik (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 5(1), 34–45. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/kesmas/article/view/6426
Siregar, & Hutagalung, L. (2023). Pengaruh media sosial terhadap pengetahuan remaja tentang vaksin HPV di Kota Medan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(2), 134–141. https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/3427116.
Suryani, D. (2022). Pengaruh agama terhadap penerimaan imunisasi anak. Jurnal Kesehatan Indonesia, 17(2), 58–65.
Suryani, D., & Putra, A. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi persepsi orang tua terhadap imunisasi anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 45–52.
Susanto, T., Susumaningrum, L. A., Rahmawati, I., Yunanto, R. A., Evayanti, L. P., Ayu, P., & Utami, S. (2020). Human papillomavirus vaccine acceptability among healthcare workers, parents, and adolescent pupils: a pilot study in public health centers of Bali, Indonesia. Journal UNUD, 184–194. https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_penelitian_1_dir/3967e973bfc008383bfc4c1f136929c46b.pdf
Swarjana. (2022). Konsep pengetahuan, sikap, perilaku, persepsi, stres, kecemasan, nyeri, dukungan sosial, kepatuhan, motivasi, kepuasan, pandemi covid-19, akses layanan kesehatan. http://books.google.co.id/books?id=aPFeEAAAQBAJ
UNICEF. (2021). Closing the gap: UNICEF bolsters country efforts to increase HPV vaccination. united nations international children’s emergency fund. Diakses 30 Maret 2024, dari https://www.unicef.org/supply/stories/closinggap-unicef bolsters-country-efforts-increase-hpv.
Wahyuni, S., & Astuti, R. (2020). Peran ibu dalam pengambilan keputusan imunisasi anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123–130.
Wantini, N. A., & Indrayani, N. (2020). Rendahnya kesediaan vaksinasi HPV pada remaja putri. Journal of Indonesia Midwifery, 11(1), 69. Diakses dari https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.327.
WHO. (2022). WHO updates recommendations on HPV vaccination schedule. World Health Organization (WHO). https://www.who.int/news/item/20-12-2022-WHO-updates-recommendations-on-HPV-vaccination-schedule.
WHO. (2023). Kanker Serviks. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cervical-cancer
Yuliana, P., Rahmawati, N., & Sari, R. (2021). Pengaruh Nilai Budaya dan Lingkungan Sosial terhadap Penerimaan Imunisasi Anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(4), 210–218.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Novita Laila Ramadani, Dini Maulinda, Yureya Nita, Gita Adelia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


