ANALISIS FAKTOR LINGKUNGAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS INGIN JAYA

Authors

  • Yenni Asrita Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia
  • Tahara Dilla Santi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia
  • Nopa Arlianti Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56161

Keywords:

Diare, balita, sarana air bersih, pengetahuan ibu, personal hygiene

Abstract

Diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada  balita di negara berkembang, termasuk Indonesia. Faktor lingkungan seperti ketersediaan sarana air bersih, pengetahuan ibu, dan personal hygiene berperan penting dalam pencegahan diare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sarana air bersih, pengetahuan ibu, dan personal hygiene dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah balita yang diare dengan jumlah sampel 44 balita. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan dari 9-13 Agustus 2025 menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan bantuan program SPSS V.27. Hasil analisis univariat berhubungan dengan kejadian diare pada balita menunjukkan kelompok kasus yang menggunakan sarana air bersih yang tidak memenuhi syarat (37,7%), pengetahuan kurang baik (54,5%), personal hygiene kurang baik (43,2%). Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara sarana air bersih (P Value = 0,000) dengan nilai OR=63 (95% CI:9,5-421, pengetahuan ibu (P Value = 0,000) nilai OR=12 (95%CI:2,8-50,3), personal hygiene (P Value = 0,000) nilai OR=34 (95%CI:5,8-198). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa sarana air bersih yang memenuhi syarat, pengetahuan ibu yang baik, dan personal hygiene yang baik dapat menurunkan  risiko kejadian diare pada balita.

References

Deswita, M. K. (2023). Penyakit Akut Pada Sistem Pencernaan (Diare) Pada Anak. Jawa Barat: Penerbit Adab.

Dinkes Aceh Besar, (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024, Aceh Besar: Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar

Firenza, M.D.M. & Syafridah, A. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS) dengan Kejadian Diare pada Balita di Desa Pusong Lhokseumawe.Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 1(3),11–20

Fitrah, N. E., Neherta, M., & Sari, I. M. (2023). Pencegahan Diare Pada Balita. Penerbit Adab.

Ginting, T., & Hastia, S. (2019). Hubungan sanitasi lingkungan dan personal hygiene ibu dengan kejadian diare pada balita di Kelurahan Sidorejo Puskemas Sering Kota Medan. Jurnal Prima Medika Sains, 1(1), 12-17.

Kemenkes RI, (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023, Indonesia: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Maryati, E., Lingga, T., & Ayunir, A. (2020). Hubungan faktor lingkungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sanggiran Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue. Keperawatan Senior, 3, 18–25.

Maywati, S., Gustaman, R. A., & Riyanti, R. (2023). Sanitasi lingkungan sebagai determinan kejadian penyakit diare pada balita di Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 7(2), 219-229.

Melvani, R. P., Zulkifli, H., & Faizal, M. (2019). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Balita Di Kelurahan Karyajaya Kota Palembang. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 4(1), 57.

Noviyanti, N., & Fatmawati, S. (2024). Studi Korelasi Personal Hygiene Ibu dengan Kejadian Diare pada Balita di Kota Surakarta. ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing), 5(2), 132-139.

Rahmaniu, Y., Dangnga, M. S., & Madjid, H. A. (2022). Mother’s Knowledge Relationship With Diarrhea For Children In The Working Area Of Puskesmas Lapadde Parepare City. Journal of Health, 5(2).

Safitri, N. A. D., Mardiah, A., Sherliyanah, S., & Benvenuto, A. F. (2025). Hubungan Pengetahuan Ibu, Pendapatan, dan Sarana Air Bersih Terhadap Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Kerja PUSKESMAS Dompu Kota Kabupaten Dompu. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 13(1), 355-363.

Sari, R. P., Hidayat, R., Widiastuti, I. A. K., & Ruminem, R. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dan Penanganan Diare di Rumah pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Segiri Kota Samarinda. Journal of Nursing Innovation, 3(2), 46-54.

Silalahi, M. I., Yunus, M. L., Syamsul, M., Hardianti, S., Wydyiastuti, Y. A., Paramitha, D. S., ... & Gumilar, A. (2021). Kesehatan Lingkungan Suatu Pengantar. Cirebon: Penerbit Insania.

Tuang, A. (2021). Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada anak. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 534–542.

Triastuti, N.,J., Rahman, E., Q., Devano, M.,A., Fahmi, S., B., & Herawati, E., (2025). Diare Pada Anak. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Utama, S. Y. A., Inayati, A., & Sugiarto, S. (2019). Hubungan Kondisi Jamban Keluarga Dan Sarana Air Bersih Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Arosbaya Bangkalan. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 10(2), 820-832.

Utami, K. M., Burhan, I. R., & Desmawati, D. (2021). Hubungan kondisi sarana air bersih dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo tahun 2020. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 2(1), 48-53.

Vitriawati, N., & Arradini, D. (2019). Hubungan Pengetahuan Perilaku Personal Hygiene Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Balita. Avicenna: Journal of Health Research, 2(2), 25-33.

Yantu, S. S., Warouw, F., & Umboh, J. M. L. (2021). Hubungan Antara Sarana Air Bersih Dan Jamban Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Desa Waleure. Jurnal KESMAS, 10(6), 24–30.

Downloads

Published

2026-03-28

Issue

Section

Articles