PENINGKATAN LITERASI REMAJA MELALUI KEPOIN (KECAKAPAN PENGELOLAAN DATA KESEHATAN UNTUK DETEKSI DINI)
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56123Keywords:
Literasi kesehatan remaja, Deteksi dini, Data kesehatan, Media poster, Program KEPOINAbstract
Masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan perilaku dan status kesehatan jangka panjang. Rendahnya literasi kesehatan serta keterbatasan pemanfaatan data kesehatan di lingkungan sekolah menyebabkan berbagai masalah kesehatan remaja sering tidak terdeteksi sejak dini. Program KEPOIN (Kecakapan Pengelolaan Data Kesehatan Untuk Deteksi Dini) dikembangkan sebagai upaya peningkatan literasi kesehatan remaja melalui pemahaman dan keterampilan pengelolaan data kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 13 Februari 2026 di SMK Muhammadiyah 1 Balikpapan dengan melibatkan 29 siswa. Metode kegiatan meliputi penyuluhan menggunakan media poster, ceramah interaktif, diskusi, praktik pengumpulan data kesehatan, serta evaluasi menggunakan desain pretest–posttest. Data kesehatan siswa diperoleh melalui pengukuran tinggi badan dan berat badan, kemudian diolah menggunakan Microsoft Excel untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) serta mengidentifikasi masalah kesehatan secara dini. Sebagian besar siswa berada pada kategori IMT normal (65,5%), namun masih ditemukan kategori kurus (24,1%) dan overweight (10,4%). Evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 58,1 pada pretest menjadi 82,6 pada posttest dengan peningkatan sebesar ±24,5 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa program KEPOIN melalui edukasi berbasis poster efektif meningkatkan literasi kesehatan dan pemahaman remaja dalam pengelolaan data kesehatan sebagai langkah deteksi dini masalah kesehatan. Program ini berpotensi menjadi model promosi kesehatan berbasis sekolah yang mendukung pendekatan promotif dan preventif pada kesehatan remaja.References
Arini, M., Suryanto, F., & Puspita, G. (2023). Analisis Kebutuhan Sistem Informasi Kesehatan Sekolah Untuk Meningkatkan Pemantauan Dan Pengelolaan Kesehatan Anak: (Studi Kualitatif Pada Sekolah-Sekolah Muhammadiyah).
Arisman. (2019). Gizi dalam daur kehidupan. EGC.
Dinkes Prov.Kaltim. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2023. Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur.
Insana, S. (2025). HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Peran Sekolah sebagai Deteksi Dini Gangguan Jiwa Anak dan Remaja.
Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id
Lestari, P. A., Widyastuti, Y., & Pramono, D. (2023). Efektivitas media poster terhadap peningkatan pengetahuan perilaku hidup sehat pada remaja sekolah. Jurkessia: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(2), 115–122. https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jurkessia/article/view/10863
Nugroho, A., Setyawan, H., & Kurniawati, D. (2023). Pengaruh media poster sebagai promosi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja. Jurnal Ilmiah Teknologi Dan Edukasi Kesehatan, 8(1), 30–37.
Putri, R., & Handayani, S. (2022). Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di sekolah menengah. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(3), 210–218. https://journal.universitaspahlawan.ac.id
Rahmawati, R., & Sari, M. (2024). Edukasi kesehatan berbasis media poster dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja sekolah. Urnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(1), 42–45.
UNICEF. (2025). Profil kesehatan remaja Indonesia tahun 2024: Meningkatkan kesehatan remaja di Indonesia: Wawasan berbasis bukti, tindakan strategis, dan pencapaian utama dalam mengatasi Penyakit Tidak Menular (PTM) dan risiko terkait.
WHO. (2023). Adolescent health. World Health Organization. World Health Organization.
WHO. (2024). Transformasi kesehatan remaja: Laporan komprehensif WHO tentang kemajuan dan kesenjangan global.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurhafidah Nurhafidah, Pradea Wulandari, Annisa Ulfah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


