HUBUNGAN PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP POLA PIKIR KRITIS MAHASISWA PROFESI NERS
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56115Keywords:
artificial intelligence, mahasiswa profesi ners, pola pikir kritisAbstract
Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) telah mengubah paradigma pendidikan tinggi, termasuk profesi keperawatan. Meskipun AI menawarkan efisiensi dalam penyelesaian tugas akademik, ketergantungan yang berlebihan dikhawatirkan dapat menurunkan ketajaman pola pikir kritis yang merupakan kompetensi inti seorang perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap pola pikir kritis pada mahasiswa profesi Ners di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi cross-sectional. Penelitian dilakukan dari tanggal 31 Desember 2025- 24 Januari 2026 di Institit Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa profesi Ners sebanyak 188 orang dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner penggunaan AI (20 item) dan pola pikir kritis (20 item) oleh Sela Anggraini yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Penggunaan AI sebagian besar berada pada kategori Cukup Baik (51,6%) dan pola pikir kritis berada pada kategori Baik (53,2%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value 0,001 (p < 0,05). Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap pola pikir kritis mahasiswa profesi Ners. Mahasiswa yang menggunakan AI secara bijak cenderung memiliki pola pikir kritis yang lebih terasah melalui proses evaluasi dan validasi informasi. Institusi diharapkan dapat mengintegrasikan literasi AI dalam kurikulum untuk mendukung kompetensi kritis mahasiswa.References
Abdullah, A., & Yahya, S. (2025). Kajian pemanfaatan deep learning dalam pembelajaran pada lembaga pelatihan. Transformasi Journal of Management, Administration, Education, and Religious Affairs, 1(2), 25–41.
Agustinasari, A., & Fiqry, R. (2025). Transformasi proses belajar dengan AI: Implikasi pada keterampilan berpikir kritis mahasiswa. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 6(1), 1–8. https://doi.org/10.53299/diksi.v6i1.1312
Anggraini, S. (2025). Pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Agama Islam IAIN Curup. [Skripsi, IAIN Curup].
Antoni, S., Karim, M., Oktarina, K., Halim, H., & Patria, N. (2024). Sosialisasi pemanfaatan artificial intelligence kepada dosen dan mahasiswa dalam menghadapi era society 5.0. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(8), 3229–3236. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i8.1449
Asfihan, A. (2021). Teknik pengumpulan data. Web Portal Ilmu Pengetahuan. https://www.slideshare.net/slideshow/teknik-pengumpulan-datapdf/258439914
Athallah, Z. (n.d.). Penerapan artificial intelligence dalam personalisasi pembelajaran daring: Suatu kajian informatika dan ilmu komputer. JIMI: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 1(32), 32–40.
Auliya, R., & Zahra, S. (2022). Implementasi artificial intelligence dalam transformasi pendidikan keperawatan di era digital. Jurnal Inovasi Kesehatan, 4(2), 88–95.
Budianto, A., & Adriani, D. P. (2025). Pengaruh empat literasi dalam proses pembelajaran terhadap kemampuan bernalar kritis mahasiswa. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(2), 1086–1091. https://jpion.org/index.php/jpi
Cahyanto, B., et al. (2024). Dampak kecerdasan buatan terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(1), 23–34.
Candra Susanto, P., Arini, D. U., Yuntina, L., Soehaditama, J. P., & Nuraeni, N. (2024). Konsep penelitian kuantitatif: Populasi, sampel, dan analisis data (sebuah tinjauan pustaka). Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.38035/jim.v3i1.504
Dahlan, S. (2021). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat. Jakarta: Epidemiologi Indonesia.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. (2024). Buku panduan penggunaan generative artificial intelligence (GenAI) pada pembelajaran di perguruan tinggi. Jakarta: Kemdikbudristek.
Farida, N. (2022). Dampak pola berpikir kritis mahasiswa pada kemampuan literasi matematika di era new normal. Jurnal Terapan Sains & Teknologi, 4(4), 264–273.
Farwati, M., Salsabila, I. T., Navira, K. R., & Sutabri, T. (2023). Analisa pengaruh teknologi artificial intelligence (AI) dalam kehidupan sehari-hari. Jurnal Sistem Informatika dan Manajemen, 11(1), 41–42.
Febri, H. (2025). Membangun kemandirian akademik mahasiswa Kristen di era AI: Strategi pendidikan Kristen untuk mengatasi tantangan kecanduan teknologi. Vox Divina, 29–50. https://jurnal.sttekumene-medan.ac.id/index.php/voxdivina/article/view/65
Firdaus, J. A., Imamatul Ummah, R., Apriliani, R. R., Fithriyyah, A., Mahsusi, & Faizan, A. (2025). Pengaruh teknologi AI terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Jurnal Kependidikan, 14(1), 1203–1214.
Fitriani, A., & Rahmayanti, D. (2022). Dinamika gender dan peran caring dalam pendidikan profesi keperawatan di Indonesia. Jurnal Keperawatan dan Pemikiran Ilmiah, 8(2), 145–158.
Fradana, A. N., & Suwarta, N. (2025). Artificial intelligence driven literacy practices in early language education. Academia Open, 10(1), 1–16. https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.11438
Hafizd, M., Zakri, M. K., & Astuti, R. F. (2025). Pemahaman mahasiswa terhadap penggunaan kecerdasan buatan dan implikasinya terhadap etika akademik di era digital. Journal of Education, Culture, and Communication, 5(3), 508–517.
Hamdani, H., & Sa’diyah, H. (2025). Konsep dasar penyusunan hipotesis dan kajian teori dalam penelitian. Journal of Linguistics and Social Studies, 2(2), 64–73. https://doi.org/10.52620/jls.v2i2.93
Harun, P., Efiana, M., & Mozes, L. (2024). Logika dan berpikir kritis: Hubungan dan dampak dalam pengambilan keputusan. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 2(2), 2–12.
Haryanto, S. (2023). Pemahaman psikologi dalam pendidikan: Teori dan aplikasi. CV Seribu Bintang.
Huda, M., Ash Shiddiqi, H., & Safithri, A. (2025). Pendampingan penulisan karya ilmiah bagi mahasiswa sebagai upaya menumbuhkan kesadaran literasi di era artificial intelligence. Alkhidmah: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat, 3(1), 50–63.
Hutami, W. F. (2024). Populasi dan sampel dalam penelitian. Jurnal Public Relations Mercu Buana, 21(23).
Imam, & Machali, M. P. (2021). Metode penelitian kuantitatif. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Irwanto, I. (2025). Research on ChatGPT in education in Asia: A bibliometric analysis (2022–2025). Discover Artificial Intelligence, 5(1). https://doi.org/10.1007/s44163-025-00505-4
Islam, A. R., Fadhil, M., Ishaq, M., & Hidayatullah, R. (2025). Strategi pengumpulan dan pengelolaan data dalam penelitian pendidikan: Kajian teoretis dan praktis. Jurnal Pendidikan Islam, 5(3), 573–581.
Januari Ayu Fridayani, J. A., Riastuti, A., & Jehamu, M. A. (2022). Analisis faktor yang memengaruhi kemampuan berpikir kritis pada mahasiswa. Journal of Business Management Education, 7(3), 1–8.
Kamila, A., & Ufa, N. T. (2021). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa SMP dalam menyelesaikan soal HOTS sistem persamaan linear dua variabel. Math Locus: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika, 2(2), 67–73. https://doi.org/10.31002/mathlocus.v2i2.1491
Kestin, G., Miller, K., Klales, A., Milbourne, T., & Ponti, G. (2025). AI tutoring outperforms in-class active learning: An RCT introducing a novel research-based design in an authentic educational setting. Scientific Reports, 15(1), 1–10. https://doi.org/10.1038/s41598-025-97652-6
Kosmyna, N., et al. (2025). Your brain on ChatGPT: Accumulation of cognitive debt when using an AI assistant for essay writing task. MIT Media Lab. http://arxiv.org/abs/2506.08872
Latifah, A., Eppang, M., & Buraerah, S. (n.d.). Kerangka konseptual penelitian pendidikan. Universitas Negeri Makassar.
Lestari, D., dkk. (2021). Analisis kemampuan berpikir kritis mahasiswa profesi ners dalam pengambilan keputusan klinis. Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas, 5(1), 12–20.
Lestari, S. (2022). Pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa kesehatan melalui metode pembelajaran berbasis kasus. Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia, 11(1), 34–42.
Luthfiah, N., Salminawati, S., & Dahlan, Z. (2024). Persepsi mahasiswa tentang penggunaan artificial intelligence Quillbot dalam mengatasi plagiarisme dan kesadaran etika akademik mahasiswa. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 259–266. https://doi.org/10.37329/cetta.v7i1.3153
Manurung, A. S., Fahrurrozi, F., Utomo, E., & Gumelar, G. (2023). Implementasi berpikir kritis dalam upaya mengembangkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Jurnal Papeda: Publikasi Pendidikan Dasar, 5(2), 120–132. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v5i2.3965
Mardiana, E., & Saputra, A. (2023). Literasi digital dan prompt engineering: Strategi mahasiswa dalam menghadapi era generative AI. Jurnal Teknologi Informasi Pendidikan, 16(2), 201–215.
Mawaddah, N. N. N., Agustina, D. R., Amalia, N. S., Raharjo, I. T., & Amin, F. C. (2025). Analisis pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) terhadap berpikir kritis mahasiswa fakultas dakwah dan ilmu komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik, 2(4), 1177–1184.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Proses pengambilan keputusan mahasiswa dalam menggunakan artificial intelligence (AI) untuk tugas akademik di perguruan tinggi (No. 02, Februari, hlm. 4–6). Kementerian Kesehatan RI.
Miranda, E. N., Hutagalung, I., & Hutapea, H. T. M. J. (2024). Peran AI dalam pendidikan sosial dan humaniora. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(1), 220–229.
Muhson, A. (2021). Teknik analisis kuantitatif. Universitas Negeri Yogyakarta. http://staffnew.uny.ac.id/upload/132232818/pendidikan/Analisis+Kuantitatif.pdf
Muin, A. (2021). Metode penelitian kuantitatif. CV Social Politic Genius (SIGn) Publisher.
Noviandri, Y., Herwati, K., Suparno, S., Rosidi, M. I., & Latief, N. F. (2025). Pengaruh penggunaan AI (ChatGPT) terhadap minat baca, pola pikir, dan kemampuan akademis mahasiswa (kajian studi literatur). Indonesian Journal of Social Science, 3(2), 78–86. https://doi.org/10.58818/ijss.v3i2.128
Nurhayati, S., et al. (2023). Profil sosiodemografi mahasiswa profesi ners: Sebuah studi deskriptif pada institusi pendidikan di pulau jawa. Jurnal Riset Keperawatan, 7(3), 89–102.
Pasla, B. N. (2025, February 11). Jenis-jenis Artificial Intelligence (AI) dan contohnya. Attila. https://attila.id/komputer-elektronik/jenis-jenis-artificial-intelligence-ai-dan-contohnya/
Pratama, R., et al. (2024). Tantangan dan peluang integrasi artificial intelligence dalam kurikulum pendidikan tinggi keperawatan. Jurnal Inovasi Pendidikan Kesehatan, 10(1), 56–70.
Pratiwi, A., & Santoso, B. (2023). Persepsi mahasiswa terhadap penggunaan generative AI dalam penyusunan tugas akademik. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 11(3), 245–258.
Putra, S., Jailani, M. S., & Nasution, F. H. (2021). Penerapan prinsip dasar etika penelitian ilmiah daun kersen. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27876–27881.
Putri Rahayu, M., Subhiyanto, S., & Adityarini, E. (2024). Analisis kemampuan literasi digital dan berpikir kritis mahasiswa sebagai wujud quality education dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Gema Pendidikan, 30(2), 256–266. https://doi.org/10.36309/goi.v30i2.312
Putri, V. A., Carissa, K., Sotyawardani, A., & Rafael, R. A. (2023). Peran artificial intelligence dalam proses pembelajaran mahasiswa di universitas negeri Surabaya. Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan, 12(1), 66–73.
Raharjo, B. (2023). Teori etika dalam kecerdasan buatan (AI). Yayasan Prima Agus Teknik.
Rahmadani, F., et al. (2023). Profil demografi dan kesiapan teknologi mahasiswa kesehatan di Indonesia. Jurnal Statistik Pendidikan, 6(2), 110–124.
Ramadhani, F., & Putri, N. (2024). Hubungan literasi teknologi dengan kemandirian belajar mahasiswa dewasa awal. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(1), 112–125.
Razilu, Z. (2025). Inovasi pembelajaran: Integrasi artificial intelligence dalam teknologi pendidikan. Kementerian Pendidikan.
Rendi, M., Neonane, T., & Lawalata, M. (2024). Peran logika dalam berpikir kritis untuk membangun kemampuan memahami dan menginterpretasi informasi. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 2(2), 82–98. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v2i2.313
Risqah Amaliah Kasman. (2024). Artificial intelligence in the classroom: Innovation or disruption in education. International Journal of Education, 4(3), 844–856.
Rizki, N. (2024). Analisis strategi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis: Studi perpustakaan dan sumber referensi. Al-Ijtima’i: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 58–82.
Robbani, H., Sunan, U., & Surabaya, G. (2025). Abdussalam: Jurnal pendidikan dan kebudayaan Islam. Abdussalam: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam, 1(1), 85–92.
Ruyat, R., Jatiwahyuni, L., & Suroso, J. S. (2024). Student perceptions of ChatGPT integration in the digital age. Sebatik, 28(2), 535–540. https://doi.org/10.46984/sebatik.v28i2.2533
S., Aisyah, Eugene, T., Misara, & Nurhayati, E. (2024). Tantangan linguistik dalam pengimplementasian big data berbahasa Indonesia pada robot humanoid: Tinjauan dan rekomendasi. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 9. https://doi.org/10.47134/jpbsi.v1i1.1278
Sofya, A., Novita, N. C., Afgani, M. W., Isnaini, M., & Fatah, M. (2024). Metode survei: Explanatory survey dan cross sectional dalam penelitian kuantitatif. Jurnal Metodologi Penelitian, 4(3), 1695–1708.
Suartama, I. K. (2025). Pemanfaatan AI untuk mengarahkan, mendukung, dan memberdayakan pembelajaran. Universitas Pendidikan Ganesha.
Sudirwo, S., Hadi, A., Judijanto, L., Purwandari, N., Zain, N. N. L. E., Rambe, K. H., Mukhlis, I. R., et al. (2025). Artificial intelligence: Teori, konsep, dan implementasi di berbagai bidang. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Susanto, B., & Wijaya, H. (2023). Penggunaan chatbot AI dalam pengerjaan tugas akademik: Perspektif mahasiswa keperawatan. Jurnal Informatika Kesehatan, 9(2), 77–88.
Syawaudin, I., Rizqia, D., Yumna, S., & Wulandari, A. (2025). Peran AI terhadap perkembangan kognitif peserta didik di sekolah menengah atas (SMA). JUMI: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(1), 195–206.
Vernanda, C., Dewi, V. C., Yakobus, Y., & Jayanti, W. E. (2025). Pengaruh artificial intelligence (AI) terhadap keterampilan berpikir kritis pelajar atau mahasiswa dalam menyelesaikan masalah. Journal of Information Systems Management and Digital Business, 2(4), 346–357. https://doi.org/10.70248/jismdb.v2i4.2543
Wardhana, R., et al. (2025). Analisis penggunaan artificial intelligence dalam menyelesaikan tugas pada mahasiswa program studi ilmu komputer Universitas Negeri Medan. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 9(4), 6317–6321. https://doi.org/10.36040/jati.v9i4.14022
Wijaya, K., & Hapsari, M. (2023). Dampak penggunaan kecerdasan buatan terhadap integritas akademik dan pola pikir kritis di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Digital, 9(1), 45–59.
Yani, M. (2024). Peran literasi membaca dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4, 715–720.
Yassir, M. (2024). Artificial intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam mendorong kemandirian dan kepercayaan diri mahasiswa di lingkungan akademik. Jambura Journal of Educational Management, 5(5), 45–54.
Zakaria, I., Suyono, S., & Priyatni, E. T. (2021). Dimensi berpikir kritis. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 6(10), 1630. https://doi.org/10.17977/jptpp.v6i10.15072
Zhai, C., Wibowo, S., & Li, L. D. (2024). The effects of over-reliance on AI dialogue systems on students’ cognitive abilities: A systematic review. Smart Learning Environments, 11(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Novida Silviana Dewi, Rina Herniyanti, Emul Yani, Yeni Devita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


