HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI MOTORIK HALUS DAN KASAR TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK

Authors

  • Monica Widiyanti S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Kesehatan dan Teknologi Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta
  • Nedra Wati Zaly S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Kesehatan dan Teknologi Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56041

Keywords:

anak usia 3 tahun, motorik halus, motorik kasar, pengetahuan ibu, stimulasi

Abstract

Perkembangan motorik pada anak usia dini merupakan salah satu komponen penting yang sangat dipengaruhi oleh pemberian stimulasi dari orang tua, terutama ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu mengenai stimulasi dengan perkembangan motorik kasar dan motorik halus anak usia 3 tahun di Posyandu Rawa Badak Selatan, Jakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 81 pasangan ibu dan anak usia 3 tahun yang diambil dengan teknik simpel random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pengetahuan ibu serta lembar observasi perkembangan motorik anak, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher Exact. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai stimulasi motorik kasar (98,8%) dan motorik halus (88,9%). Sebagian besar anak usia 3 tahun juga menunjukkan perkembangan motorik kasar dan motorik halus yang sesuai dengan usia, masing-masing sebesar 97,5%. Analisis bivariat memperlihatkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang stimulasi dengan perkembangan motorik kasar anak usia 3 tahun (p = 0,025) serta perkembangan motorik halus anak usia 3 tahun (p = 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi terhadap perkembangan motorik kasar dan motorik halus pada anak usia 3 tahun. Oleh karena itu, upaya peningkatan pengetahuan ibu melalui kegiatan edukasi kesehatan di Posyandu perlu terus ditingkatkan guna mendukung perkembangan motorik anak secara optimal sejak usia dini.

References

Apriani, D.G.Y., et all. (2023). Gambaran Keterampilan Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Toddler (usia 1-3 tahun) di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Tabanan III. Jurnal Kesehatan Medika Udayana, 9(1). https://doi.org/https://doi.org/10.47859/jmu.v9i01.298

Asyipa, G., & Hidayat, D. (2024). Pengembangan aspek motorik halus anak usia dini melalui alat permainan edukatif pada PAUD Ar Rayyan Kota Bogor. 18(1), 22–29. https://doi.org/https://doi.org/10.32832/jpls.v18i1.14841

Bick, J., Nelson, C. A. (2016). Early experience and brain development. Wiley Interdisciplinary Reviews: Cognitive Science. 8(1). https://doi.org/10.1002/wcs.1387

Bornstein, M. H., & Lamb, M. E. (Eds. . (2024). Developmental science: An advanced textbook (8th ed.). Psychology Press.

Hapsari, O.P., Wahyudi, T., Marni, M. (2025). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Dini dengan Perkembangan Motorik Anak Usia 6-24 Bulan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(1). https://doi.org/https://doi.org/10.37287/jppp.v7i1.3757

IDAI, I. D. A. I. (2025). Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak. IDAI. https://idai.co.id/idai-deteksi-dini-gangguan-tumbuh-kembang-anak-panduan-lengkap/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak di tingkat pelayanan kesehatan dasar. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://kupdf.net/download/final-buku-sdidtk-2016pdf_5cd8c8b8e2b6f5e520f75e43_pdf?utm

Khoirunnisa, M. F., Vinayastri, A. (2021). Pengembangan Instrumen Kemampuan Motorik Halus. Jurnal Golden Age, 5(2). https://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/jga/article/view/3780

Minasadiyah, P., Widiastuti, R.K., Tyas, M.R., Maghfirah, V. T. (2023). Kegiatan stimulasi multiple intelligence pada anak usia dini. Jurnal Buah Hati, 10(1). https://doi.org/https://doi.org/10.46244/buahhati.v10i1.2045

Nisa, U., & Yusuf, M. (2025). Improving Fine Motor Skills through Finger Painting Activities in Early Childhood at Kindergarten. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 78–86. https://doi.org/https://doi.org/10.24260/albanna.v5i2.4950

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Purwulan, H., Darmo, S.Y., Hikmah, L. (2023). Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Pengembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini di TK Karangrejo Magetan. Jurnal Ilmiah Eduscotech, 4(1). https://journal.udn.ac.id/index.php/eduscotech/article/view/321

Ramadia, A., Sundari, W., Permanasari, I., and Pardede, J. A. (2021). Pengetahuan orangtua tentang stimulasi perkembangan anak berhubungan dengan tahap tumbuh kembang anak usia 1–3 tahun. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(1). https://doi.org/https://doi.org/10.26714/jkj.9.1.2021.1-10

United Nations Children’s Fund (UNICEF). (2023). Early childhood development. UNICEF. https://www.unicef.org/media/145336/file/Early_Childhood_Development_-_UNICEF_Vision_for_Every_Child.pdf

WHO. (2023). Global report on children with developmental disabilities. https://www.unicef.org/media/145016/file/Global-report-on-children-with-developmental-disabilities-2023.pdf

Downloads

Published

2026-02-23