HUBUNGAN OBESITAS DENGAN FUNGSI PARU PADA MAHASISWA UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN MEDAN TAHUN 2025

Authors

  • David M.T Simangunsong Departemen Fisiologi FK Universitas HKBP Nommensen Indonesia , Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen, Medan, Indonesia
  • Yudha Fauzi Baihaqi Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56030

Keywords:

Obesitas, Indeks Massa Tubuh, Lingkar Pinggang, Fungsi Paru, Spirometri

Abstract

Obesitas merupakan masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat dan berhubungan dengan berbagai gangguan sistem tubuh, termasuk sistem respirasi. Penumpukan jaringan adiposa, terutama di area abdominal, dapat mengganggu mekanika pernapasan melalui peningkatan tekanan intraabdomen, penurunan compliance dinding dada, serta keterbatasan pergerakan diafragma, sehingga berpotensi menurunkan kapasitas dan volume paru. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan pola ventilasi yang berdampak pada kualitas hidup penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan obesitas dengan fungsi paru berdasarkan pemeriksaan spirometri pada mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 84 mahasiswa obesitas yang dipilih secara purposive sampling. Status obesitas dinilai menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) sebagai indikator obesitas general dan lingkar pinggang sebagai indikator obesitas sentral. Fungsi paru diukur melalui parameter Forced Expiratory Volume in One Second (FEV₁), Forced Vital Capacity (FVC), dan rasio FEV₁/FVC menggunakan alat spirometri yang telah dikalibrasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi positif signifikan antara IMT dan lingkar pinggang (r = 0,487; p < 0,001). Lingkar pinggang memiliki hubungan negatif signifikan dengan rasio FEV₁/FVC (r = -0,216; p = 0,049), sedangkan IMT tidak menunjukkan hubungan bermakna dengan seluruh parameter fungsi paru. Mayoritas responden (83,3%) menunjukkan pola gangguan restriktif pada pemeriksaan spirometri. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa obesitas sentral lebih berperan terhadap penurunan fungsi paru dibandingkan obesitas general.

References

Adimara, A., Prahasanti, K., & Airlangga, M. P. (2021). Pengaruh peningkatan jaringan adiposa pada pasien obesitas terhadap tingkat keparahan COVID-19. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 10(2), 222.

Chu, Y. C., Yang, C. C., Chen, S. J., Cheng, P. L., Wu, M. C., & Wu, H. H. (2024). The gender gap in the relationship between metabolic syndrome and restrictive ventilatory defects.

Effiyana, A., Kaidah, S., & Marisa, D. (2024). Korelasi indeks obesitas sentral dengan nilai FVC pada mahasiswa PSKPS FK ULM. Homeostasis, 7(1), 35–40.

Ernawati, E., Adjie, E. K. K., Firmansyah, Y., Yogie, G. S., Setyanegara, W. G., & Kurniawan, J. (2023). Pengaruh kadar profil lipid, asam urat, indeks massa tubuh, tekanan darah, dan kadar gula darah terhadap penurunan kapasitas vital paru pada pekerja usia produktif. Malahayati Nursing Journal, 5(8), 2679–2692.

Graham, B. L., Steenbruggen, I., Barjaktarevic, I. Z., Cooper, B. G., Hall, G. L., Hallstrand, T. S., et al. (2019). Standardization of spirometry 2019 update: An official ATS and ERS technical statement. American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine, 200(8), E70–E88.

Handayani, K. P., Cristie, B., Ayu, B., & Wati, M. E. (2020). Lingkar pinggang sebagai penentu arus puncak ekspirasi.

Kinansi, R. R., Shaluhiyah, Z., Kartasurya, M. I., Sutiningsih, D., Adi, M. S., & Widjajanti, W. (2023). Pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang obesitas pada wanita usia produktif. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(3), 318–333.

Molina-Luque, R., Molina-Recio, G., & Jim, D. (2023). The impact of metabolic syndrome risk factors on lung function impairment: A cross-sectional study.

Park, H. J., Leem, A. Y., Lee, S. H., Song, J. H., Park, M. S., Kim, Y. S., Kim, S. K., Chang, J., & Chung, K. S. (2021). Association between abdominal obesity and pulmonary function in apparently healthy adults: A systematic review.

Samola, A., Polii, H., & Marunduh, S. (2019). Perbandingan saturasi oksigen pada mahasiswa obes sentral dan non obes sentral. E-Biomedik, 8(1), 19–27.

Sembel, I. M. J., Polii, H., & Engka, J. N. A. (2024). Hubungan indeks massa tubuh dengan forced vital capacity pada usia remaja. 8(1), 583–588.

Wang, C., Wang, Y., Zeng, W., & Shang, S. (2024). The influence of obesity on lung ventilation function among middle-aged and elderly people.

Wang, J., Yu, H. B., Lei, S. Y., Ruan, H. R., Guo, X. C., & Li, J. S. (2025). Understanding the causal effects and heterogeneity between metabolic syndrome and lung function: A nationwide prospective cohort study in China.

Weinstein, P. P., Choi, Y., Balte, P. P., et al. (2025). Associations of metabolic syndrome with lung function decline and clinical respiratory outcomes: The NHLBI pooled cohort study.

World Health Organization. (2025). Obesity and overweight.

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles