EVALUASI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN JAMU GODHOK HERBAL DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI KEDAI JAMPI ZARISMA
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.56008Keywords:
Diabetes melitus, Jamu godhok herbal, Kadar gula darah, Terapi komplementer, Pengobatan tradisionalAbstract
Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Rendahnya kepatuhan penggunaan obat antidiabetik jangka panjang serta kekhawatiran terhadap efek samping obat kimia mendorong sebagian masyarakat beralih ke pengobatan tradisional, salah satunya jamu godhok herbal. Meskipun penggunaannya luas dan berbasis kearifan lokal, bukti ilmiah kuantitatif mengenai efektivitas jamu godhok dalam menurunkan kadar gula darah di tingkat lokal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah konsumsi jamu godhok herbal serta menilai potensinya sebagai terapi komplementer. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan desain pre–post observation. Sampel berjumlah 30 pasien diabetes melitus yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan dua kali, yaitu sebelum konsumsi jamu (hari ke-0) dan setelah konsumsi rutin selama 7 hari menggunakan glucometer. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah setelah konsumsi jamu godhok herbal selama 7 hari, dan uji statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kadar gula darah sebelum dan sesudah perlakuan (p < 0,05). Kesimpulannya, jamu godhok herbal berpotensi sebagai terapi komplementer berbasis kearifan lokal yang aman dan bermanfaat dalam membantu pengendalian kadar glukosa darah serta memberikan dasar ilmiah bagi pemanfaatan jamu tradisional secara lebih terukur dalam pelayanan kesehatan.References
Alia, R. N., & Sholih, M. G. (2024). Efektivitas Tanaman Herbal Terhadap Pengobatan Diabetes. Jurnal Sehat Mandiri, 19(1), 155–168.
Angriani, N., & Ramadhan, A. (2024). Kombinasi Ekstak Daun Sambiloto ( Angroraphis paniculata ) dan Batang Brotowali ( Tinospora crispa ) terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Putih ( Rattus norvegicus ) Sambiloto Leaf Extract Combination ( Angrographis paniculata ) and Brotowali Stem ( Tinospora Crispa ) on Decrease White Rats Blood Glucose Levels ( Rattus norvegicus ). XII(1), 32–37.
Elkhalifa, A. M. E., Nazar, M., Ali, S. I., Khursheed, I., Taifa, S., Mir, M. A., Shah, I. H., Malik, M., Ramzan, Z., Ahad, S., Bashir, N., Elamin, E., Bazie, E. A., Ahmed, E. M., Alruwaili, M. M., Baltoyour, A. W., Alarfaj, A. S., Ali, I., Bataj, A., & Arabe, A. M. A. (2024). Novel Therapeutic Agents for Management of Diabetes Mellitus : A Hope for Drug Designing againfile:///C:/Users/PC/Desktop/Ecole/articles/revue/Diabetes mellitus updata 2019.pdfst Diabetes Mellitus.
Fanani, Z., Etikasari, R., & Nugraheni, T. P. (2018). The 8 th University Research Colloquium 2018 Universitas Muhammadiyah Purwokerto ANALISIS MAKROSKOPIK DAN MIKROSKOPIK HERBA SANGKETAN ( Achyranthes aspera ) MACROSCOPIC AND MICROSCOPIC ANALYSIS OF SANGKETAN HERBS ( Achyranthes aspera ) The 8 th University Research Colloquium 2018 Universitas Muhammadiyah Purwokerto. 256–262.
Fitri, A., Jafar, N., Indriasari, R., Syam, A., & Salam, A. (2021). Hubungan Tingkat Stress dengan Kadar Gula Darah pada Polisi Yang Mengalami Gizi Lebih di Polresta Sidenreng Rappang. The Journal of Indonesian Community Nutrition, 10(1), 25–33.
Riskesdas 2018. (2018). The Incidence of Type II Diabetes Mellitus in the Elderly in Indonesia (Analysis of the 2018 Riskesdas). Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 17(1), 9.
Muhlisin, I. S. (2023). Menurunkan kadar gula dalam darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 menggunakan infusa daun salam. Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan, 15(1), 17–23.
Suryani, N., Mei, S., & Harahap, A. (2020). Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia Indonesian Health Scientific Journal HUBUNGAN USIA DAN LAMA MENDERITA DM DENGAN KEJADIAN DISFUNGSI EREKSI PADA PASIEN PRIA DM DI INTERNA LAKI-LAKI RSUD KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2020 Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia Indonesian Health Scientific Journal. 6(1), 93–100.
Fitriani, F., & Sanghati, S. (2021a). Intervensi Gaya Hidup Terhadap Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Pasien Pra Diabetes. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 704–714. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.682
Polgan, J. M., Dianti, P., Putri, A. N., Keperawatan, P., Kesehatan, F. I., Efarina, U., & Korelasi, D. (2025). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi Tahun 2025. 14(November), 2741–2748.
Wahyuni, R., Ma’ruf, A., & Mulyono, E. (2019). Journal homepage : http://jurnal.stikeswhs.ac.id/index.php/medika HUBUNGAN POLA MAKAN TERHADAP KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS. 4(2).
Luh, N., Dian, P., & Sari, Y. (2024). PENGARUH SENAM DIABETES TERHADAP KADAR GULA DARAH 2 PP PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI UPTD PUSKESMAS SUKAWATI II. 6(1), 79–86.
Yusnanda, F., Rochadi, R. K., & Maas, L. T. (2018). Pengaruh Riwayat Keturunan terhadap Kejadian Diabetes Mellitus pada Pra Lansia di BLUD RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2017 The Effect of Heritage History on Dijet Events of Diabet Mellitus in Pre-Scars in BLUD RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh 2017. 4(1), 18–28.
Ariga, S. (2022). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Hidup Sehat , Berkualitas di Lingkungan Rumah The Relationship Between Education Level and Knowledge Level with Healthy , Quality Life Behavior in the Home Environment. 2(3), 723–730.
Hestiana, D. W. (2017). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DALAM PENGELOLAAN DIET PADA PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KOTA SEMARANG. 2(2), 138–145.
Puji Lestari, Feri Catur Yuliani, D. P. S. (2026). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Sikap dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Paru. 4(1).
Fadel, M. N., & Emma Jayanti Besan. (2020). UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) PADA MENCIT YANG DIINDUKSI ALOKSAN. 5.
Hanum Firdausya, R. A. F. (2020). Farmaka Farmaka. 18, 162–170.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 M. Indra Wahyu Setiawan, Zaenal Fanani, Emma Jayanti Besan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


