HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA SISWA KELAS X SMAN 5 PALU
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55979Keywords:
Pengetahuan, Perilaku seks bebas, RemajaAbstract
Perilaku seks bebas pada remaja merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang dapat menimbulkan dampak fisik, psikologis, dan sosial. Kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dapat meningkatkan risiko remaja terlibat dalam perilaku seksual berisiko. Oleh karena itu, pengetahuan menjadi faktor penting dalam membentuk sikap serta upaya pencegahan terhadap perilaku seks bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan perilaku seks bebas pada siswa kelas X SMAN 5 Palu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMAN 5 Palu sebanyak 268 siswa, dengan jumlah sampel 73 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan perilaku seks bebas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi sebanyak 46 siswa (63,0%). Upaya pencegahan perilaku seks bebas paling banyak berada pada kategori cukup. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,025 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan perilaku seks bebas. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan siswa, maka semakin baik upaya pencegahan perilaku seks bebas pada remaja.References
Adnin, A., et al. (2024) ‘Hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap pencegahan seks pranikah pada siswa SMA’, Jurnal Kesehatan, 15(2), pp. 120–128.
Amnita, R., Sari, D. P. dan Putri, A. R. (2022) Psikologi perkembangan remaja. Jakarta: Salemba Medika.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) (2024) Laporan kesehatan reproduksi remaja Kota Palu. Jakarta: BKKBN.
Dinas Kesehatan (DINKES) (2022) Profil kesehatan remaja Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Farhana Umhaera Patty, F. U., Lestari, P. dan Ramadhan, A. (2022) ‘Faktor yang memengaruhi perilaku seksual pranikah pada remaja’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), pp. 45–54.
Hasdiana, H. dan Barkah, A. (2024) ‘Pengaruh tingkat pengetahuan terhadap sikap remaja dalam pencegahan perilaku seksual berisiko’, Jurnal Keperawatan Komunitas, 9(1), pp. 33–41.
Hurya, Y., Sari, M. dan Prasetyo, D. (2021) ‘Hubungan pengetahuan dengan sikap remaja tentang seks pranikah di SMK Widya 1 Batam’, Jurnal Ilmiah Kesehatan Remaja, 4(2), pp. 112–119.
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sulawesi Tengah (2023) Laporan kasus HIV/AIDS berdasarkan kelompok usia. Palu: KPA Sulawesi Tengah.
Mediawati, R., Yosep, I. & Mardhiyah, A. (2022) Life skills and risky sexual behavior among adolescents. Belitung Nursing Journal, 8(1), pp. 25–32. doi:10.33546/bnj.
Nurriski, A. (2021) ‘Hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan seks bebas pada remaja’, Jurnal Keperawatan, 8(2), pp. 90–97.
Putri, E.E., Juliawati, D., Yandri, H. (2021). “Persepsi Siswi Perempuan terhadap Perilaku Seks Bebas.” Indonesian Journal of Counseling and Development, 3(2): 126–134.
Siregar, A.F., Sarah, P. (2020). “Analisis Faktor Perilaku Seksual Remaja di Kota Medan.” AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan, 1(1): 99–108.
Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRRI) (2020) Laporan nasional kesehatan reproduksi remaja. Jakarta: BKKBN.
Wahyuningsih, S. (2020) ‘Perilaku seksual pranikah pada remaja dan faktor yang berhubungan’, Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(1), pp. 55–63.
Widyaningrum, R. & Muhlisin, A. (2024) Hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan perilaku seks bebas pada remaja SMA. Jurnal Ilmu Keperawatan, 12(1), pp. 33–41.
Wunga Adnin, R., Setiawati, E. dan Pramesti, D. (2024) ‘Hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap seksual pranikah remaja’, Jurnal Kesehatan Remaja Indonesia, 6(1), pp. 21–29.
World Health Organization (WHO) (2023) Adolescent sexual and reproductive health. Geneva: WHO.
Yuliana, R., Fitria, N. dan Hanum, S. (2025) ‘Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku seksual pranikah pada remaja SMA’, Jurnal Keperawatan Indonesia, 28(1), pp. 14–22.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Citra Mutia, Sabir Sabir, Ismunandar Wahyu Kindang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


