HUBUNGAN BEBAN KERJA TENAGA MEDIS TERHADAP KEJADIAN KESALAHAN MEDIS DI RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW

Authors

  • Nabilah Fa'iqotun Nashwa S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga1S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55963

Keywords:

Beban Kerja, Kesalahan Medis, Rumah Sakit, Tenaga Medis

Abstract

Keselamatan pasien merupakan indikator penting dalam kualitas pelayanan kesehatan, dan beban kerja perawat telah diidentifikasi sebagai salah satu faktor yang berpotensi memengaruhinya. Beban kerja yang tinggi dapat menyebabkan stres, kelelahan, dan gangguan fungsi kognitif yang dapat berdampak pada meningkatnya risiko terjadinya kesalahan medis dalam proses pelayanan kesehatan. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja tenaga medis terhadap kejadian kesalahan medis di Rumah Sakit. Metode yang digunakan adalah literature review dengan diagram PRISMA (Preferred Reporting for Systematic Review and Meta-analysis). Database yang digunakan untuk pencarian artikel menggunakan Scopus dan Google Scholar dalam kurun tahun 2020-2025 sesuai dengan kriteria inklusi yang ditentukan. Artikel temuan diseleksi berdasarkan duplikat artikel, access full paper, kesesuaian topik, abstrak. Total temuan artikel sebanyak 234, namun hanya lima artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis menunjukkan bahwa beban kerja yang berlebihan pada tenaga medis berkontribusi terhadap peningkatan risiko kesalahan medis dan kejadian tidak diharapkan, terutama melalui mekanisme stres kerja dan kelelahan yang memengaruhi fungsi kognitif tenaga medis. Dapat disimpulkan bahwa beban kerja tenaga medis memiliki implikasi serius terhadap keselamatan pasien. Oleh karena itu,  diperlukan intervensi kebijakan organisasi untuk mengelola beban kerja secara efektif dan penerapan sistem kerja yang mendukung keselamatan pasien guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

References

Agustina, N., Nurhasanah, N., & Purwaningsih, E. (2025). Pengaruh beban kerja terhadap keselamatan pasien pada perawat di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 9(1), 1874–1883.

Aisyah, R. N., & Handayani, S. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja pada perawat akibat beban kerja yang tinggi: Literature review. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 191–200.

Alyahya, M. S., Hijazi, H. H., Alolayyan, M. N., Ajayneh, F. J., Khader, Y. S., & Al-Sheyab, N. A. (2021). The association between cognitive medical errors and their contributing organizational and individual factors. Risk Management and Healthcare Policy, 14, 415–430.

Amelia, A. R., Halim, I. P., Baharuddin, A., Ahri, R. A., Semmaila, B., & Yusuf, R. A. (2022). Hubungan beban kerja perawat dengan kejadian tidak diharapkan. Jurnal Keperawatan, 14(S2), 499–512.

Budiastra, I. K. R., Dewi, A. A. S. L., & Karma, N. M. S. (2024). Sanksi hukum terhadap tenaga medis dalam melaksanakan tugas apabila terjadi malpraktik di UPT Puskesmas Kintamani II Kabupaten Bangli. Jurnal Analogi Hukum, 6(1), 59–64.

Chinguwo, P. (2025). Implications of occupational stress and burnout on patient safety at public hospitals in Malawi. Health & Social Care in the Community, 2025(1), 4625173.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2017 tentang Penyusunan Formasi Jabatan Fungsional Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Krisdiana, H., Iljas, J., Ayuningtyas, D., & Juliati, E. (2022). Hubungan beban kerja tenaga kesehatan dengan kelelahan kerja di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya Kota Depok selama pandemi. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan, 2(3), 2–10.

Landrigan, C. P., Rahman, S. A., Sullivan, J. P., Vittinghoff, E., Barger, L. K., Sanderson, A. L., & Czeisler, C. A. (2020). Effect on patient safety of a resident physician schedule without 24-hour shifts. New England Journal of Medicine, 382(26), 2514–2523.

Mariana, E. R., & Ramie, A. (2021). Analisis hubungan beban kerja dengan stres kerja perawat: Literature review. JKM: Jurnal Keperawatan Merdeka, 1(2), 158–168.

Nugroho, J. A., Kosasih, & Yuliaty, F. (2025). Implementasi kompetensi SDM dan medication safety di Rumah Sakit Belleza Kedaton Bandar Lampung tahun 2024. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan, 10(1), 86–97.

Ratanto, Hariyati, R. T. S., Mediawati, A. S., & Eryando, T. (2021). Workload as the most important influencing factor of medication errors by nurses. The Open Nursing Journal, 15(1), 204–210.

Tabatabaee, S. S., Ghavami, V., Javan-Noughabi, J., & Kakemam, E. (2022). Occurrence and types of medication error and its associated factors in a reference teaching hospital in northeastern Iran: A retrospective study of medical records. BMC Health Services Research, 22, 1–7.

Tristantia, A. D. (2018). The Evaluation of Patient Safety Incident Reporting System at Hospital. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia. 6(2), 83–94.

World Health Organization. (2023, September 11). Patient safety. Retrieved May 2, 2025, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/patient-safety

Downloads

Published

2026-03-28

Issue

Section

Articles