HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA DI SMP NEGERI 3 SIMPANG RAYA
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55913Keywords:
Remaja, Siklus Menstruasi, Status GiziAbstract
Remaja putri dikatakan usia yang rentan mengalami gangguan menstruasi seperti siklus menstruasi yang tidak teratur. Siklus menstruasi dianggap sebagai siklus fisiologis yang didapatkan dari koordinasi antara hipotalamus, keenjar hipofisis anterior dan sistem reproduksi wanita. Menstruasi yang berlangsung kurang dari 21 hari dikategorikan siklus menstruasi yang pendek, normal 22-34 hari, dan lebih dari 35 hari dikategorikan siklus menstruasi panjang. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja. Penelitian ini merupakan Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi Penelitian adalah seuruh siswi SMP Negeri 3 Simpang Raya, dengan jumlah sampe 107 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan siklus menstruasi diukur menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi kurang yaitu 53,3% dan mengalami gangguan siklus menstruasi sebesar 71,0%, dengan jenis gangguan terbanyak berupa polimenorea (46,7%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,522 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja, Gangguan siklus menstruasi pada remaja diduga dipengaruhi oleh faktor lain seperti usia, usia menarche, aktivitas fisik, dan stres.References
Amperaningsih, Yuliati, Fathia, & Nurul. (2018). Hubungan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi pada Remaja di Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik 14(2):194–9.
Armayanti, L. Y., Damayanti, P. A. R., & Damayanti, P. A. R. (2021). FaktorFaktor Yang Mempengaruhi Keteraturan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di Sma Negeri 2 Singaraja. Jurnal Media Kesehatan, 14(1), 75–87.
Campbel, Lily, R., Scalise, Arie, L., Dibenedictis, & TBrett. (2021). Menstrual cycle length and modern living : a review. 28(6). https://doi.org/10.1097/MED.0000000000000681
Dewi, A. S., & Rosida, L. (2024). The Relationship Between Nutritional Status and Age of Menarche in Female Adolescent at SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta Hubungan Status Gizi dengan Usia Menarche pada Remaja Putri di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta. 38–49.
Harley, K. G., Watson, A., Robertson, S., Vitzthum, V. J., & Shea, A. (2024). Original Article Menstrual Cycle Characteristics of U . S . Adolescents According to Gynecologic Age and Age at Menarche. Journal of Pediatric and Adolescent Gynecology, 37(4), 419–425. https://doi.org/10.1016/j.jpag.2024.03.005
Haryani, Toyiba, Z., & Hardiyani, S. (2025). Hubungan antara usia menarche dan status gizi dengan siklus menstruasi remaja putri di madrasah aliyah An-najah. 11(1), 84–90.
Hidayah, Nurul, Rahfiludin, Zen, M., Aruben, & Ronny. (2016). Hubungan Status Gizi, Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Siklus Menstruasi Remaja Putri Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Kabupaten Pemalang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(4):537–4.
Kemenkes. (2022). Konsep Dasar dan Sejarah Perkembangan Ilmu Gizi. View_artikel/728/Konsep-Dasar-Dan-Sejarahperkembangan-Ilmu-Gizi.
Kulsum, U., & Astuti, D. (2019). The Menstrual Cycle and Nutritional Status. In Dalam: Advances in Health Sciences Research Antalantis Press; (p. hlm. 199–202.).
Kulsum U, A. D. (2019). The Menstrual Cycle and Nutritional Status. In Dalam: Advances in Health Sciences Research Antalantis Press; (p. hlm. 199–202.).
Lestari, W., Wildayani, D., & Ningsih, W. L. (2024). Hubungan status gizi dengan kualitas tidur. 15(1), 50–56.
Lutfiyati, A., & Susanti, D. (2021). Hubungan status gizi dengan gangguan siklus menstruasi di SMPN 1 Sleman Yogyakarta. 10(1), 18–24. https://doi.org/10.30644/rik.v8i2.514
Maedy, F. S., Astika, T., & Permatasari, E. (2022). Hubungan Status Gizi dan Stres terhadap Siklus Menstruasi Remaja Putri di Indonesia. 3(1), 1–10. https://doi.org/10.24853/mjnf.3.1.1-10
Noviyanti, E, D., & B., H. (2018). Hubungan Antara Status Gizi dan Tingkat Asupan Zat Gizi dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri di Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas. Jurnal Gizi Dan Pangan Soedirman., 2(1):10–20.
Par’i, H., Wiyono, S., & Harjatmo, T. (2017). Penilaian Status Gizi. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI;
Ping, Maria, F., Elfina, N., & Eka, A. (2020). Kesehatan Reproduksi Remaja Putri.
Purnasari, G., & Illiyya, L. (2023). Hubungan antara Status Gizi , Asupan Protein dan Zat Besi Terhadap Siklus Menstruasi Remaja Putri di SMAN 1 Jatiroto. 4(1), 56–64. https://doi.org/10.24853/mjnf.4.1.56-64
Putri, S. M., Yulianti, R., Suryani, D., Kementerian, K., Bengkulu, K., & Gizi, S. (2024). Hubungan pola konsumsi dan status gizi dengan siklus menstruasi. 67–77.
Rahayu, A., Noor, M., Yulidasari, F., Rahman, F., & Putri., A. O. (2017). Kesehatan Reproduksi Remaja & Lansia. Journal of Chemical Information and Modeling., Vol. 53.
Rowa, S. S., Nadimin, Mas’ud, H., & Musdalifah. (2023). Hubungan pola makan dan status gizi dengan siklus menstruasi pada siswi sman 13 luwu.
Santosa, H. (2022). Kebutuhan Gizi Berbagai Usia. In Media Sains Indonesia.
Silalahi, V., Kurniawaty, Y., & Winarni, S. (2024). Jurnal Keperawatan Muhammadiyah. 9(1).
Siregar, Hanum, A. N., Rusli, D. K., & Rizarullah. (2019). Hubungan Status Gizi Siswi Smp Di Pedesaan Dan Perkotaan Terhadap Pola Siklus Menstruasi Relationship Nutritional Status of Smp Students At Rural and Urban Toward Menstrual Cycles Pattern. In Edu Science (pp. 6(2):1–9.).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dhea Sary Nurkhafidzah, Deswinda Deswinda, Gita Adeia, Cindy Febriyeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


