AKTIVITAS TONIKUM EKSTRAK ETANOL DAUN GAHARU (Aquilaria malaccensis L) TERHADAP MENCIT DENGAN METODE NATATORY EXHAUSTION DAN INDUKSI TIDUR
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55869Keywords:
Kata Kunci: Aquilaria malaccensis, Induksi Tidur, Natatory Exhaustion, TonikumAbstract
Kelelahan merupakan kondisi menurunnya kemampuan fisik dan daya tahan tubuh yang sering dialami akibat aktivitas berlebih. Kondisi ini mendorong penggunaan tonikum untuk meningkatkan stamina. Pemanfaatan bahan alam sebagai tonikum semakin diminati karena dianggap lebih aman dibandingkan obat sintetik. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai tonikum adalah daun gaharu (Aquilaria malaccensis L.) yang diketahui mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas tonikum ekstrak etanol daun gaharu terhadap mencit putih jantan serta menentukan dosis efektif menggunakan metode natatory exhaustion dan induksi tidur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Daun gaharu diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Hewan uji dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif (minyak kelapa), kontrol positif (kafein 100 mg/kgBB), serta kelompok perlakuan ekstrak etanol daun gaharu dosis 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB, dan 400 mg/kgBB. Uji aktivitas tonikum dilakukan dengan metode natatory exhaustion dan induksi tidur menggunakan fenobarbital. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji One Way ANOVA dan uji lanjut Tukey. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun gaharu memiliki aktivitas tonikum pada kedua metode pengujian. Pada metode natatory exhaustion, dosis 400 mg/kgBB menunjukkan persentase daya tonikum tertinggi sebesar 54,72 ± 3,28%. Pada metode induksi tidur, dosis 400 mg/kgBB juga memberikan efek terbaik dengan persentase daya tonikum sebesar 49,67 ± 4,71%. Ekstrak etanol daun gaharu memiliki aktivitas tonikum terhadap mencit putih jantan, dengan dosis efektif sebesar 400 mg/kgBB.References
Achmad, M. N., Masengi, A. S. R., Posangi, J., Fatimawali, & Mambo, C. D. (2024). Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) Terhadap Streptococcus mutans dan Escherichia coli. Jurnal Bios Logos, 14(3), 1–13. https://doi.org/10.35799/jbl.v14i3.54394
Aryasuta, A. R. A., Luthfiyani, N., & Pratama, K. J. (2025). Uji efek tonikum ekstrak etanol kombinasi temu putih (Curcuma zedoaria) dan temu hitam (Curcuma aeruginosa) terhadap mencit putih jantan (Mus musculus). Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(3), 535–545. DOI: https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i3.6738
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 32 Tahun 2019 tentang Persyaratan Keamanan dan Mutu Obat Tradisional. BPOM RI.
Departemen Kesehatan, R. I. (2017). FARMAKOPE HERBAL INDONESIA II. https://farmalkes.kemkes.go.id/wp-content/uploads/2023/05/Buku- Suplemen-I-FHI-Edisi-II.pdf
Departemen Kesehatan R.I. (2010). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Herdayanti, S., Lestari, I., & Sani, F. (2022). Uji Efek Tonikum Ekstrak Etanol Daun Ekor Naga (Rhaphidophora pinnata schoot.) pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus). Indonesian Journal of Pharma Science, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.22437/ijps.v3i1.13739
Kusumawati, A. H., Fikayuniar, L., Amalia, F., Aliani, N., & Rahmawati, I. (2021). Reformulasi Corigens dalam Sediaan Antiaging dan Joint Support Drink Mix Collagen Rousselot’s. Majalah Farmasetika, 6, 60.
https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v6i0.36683
Maryam, F., Taebe, B., & Toding, D. P. (2020). Pengukuran Parameter Spesifik Dan Non Spesifik Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia pinnata J.R & amp; G.Forst). Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 6(01), 1–12. https://doi.org/10.35311/jmpi.v6i01.39
Mulyati, Y., Ningsih, D., & Widyasti, J. H. (2024). Uji Aktivitas Tonikum Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus). Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 65–70. https://doi.org/10.37089/JOFAR.VI0.306
Puspitasari, J., Wardani, T. S., & Listyani, T. A. (2024). Uji efek tonikum ekstrak etanol jahe emprit (Zingiber officinale var) terhadap mencit (Mus musculus). Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner, 8(10).
Salsabela, P. E. (2022). Uji Efektivitas Tonikum Ekstrak Etanol Daun Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus) [Skripsi, Universitas Jambi]. https://repository.unja.ac.id/id/eprint/41467
Savira, R., Yuliawati, Y., & Utami, D. T. (2022). Uji Efek Tonikum Ekstrak Etanol Daun Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis L. Vahl) pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus). Jurnal Sains dan Kesehatan, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.25026/JSK.V4I1.871
Serang, Y., & Silviana, S. D. (2019). Uji Efek Tonikum Ekstrak Buah Petai (Parkia Speciosa Hask.) Terhadap Mencit Jantan Galur Swiss Dengan Metode Natatory Exhaustion. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 2(1), 71–74. https://journal.stifera.ac.id/index.php/jfsi/article/view/10
Sihombing, R., Hanafi, M., & Laksmitawati, D. R. (2024). Uji Aktivitas Stimulansia Ekstrak Daun Bangun-Bangun (Coleus Amboinicus L.) dengan Metode Rotarod. Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal), 9(1), 71–76. https://doi.org/10.47219/ATH.V9I1.308.
Suhardiman, A., & Budiana, W. (2023). Pengaruh Tempat Tumbuh Tanaman Daun Gaharu (Aquilaria malaccensis Lam) dari Dua Daerah yang Berbeda terhadap Aktivitas Antioksidan. Jurnal Kartika Kimia, 6(1). https://doi.org/10.26874/jkk.v6i1.172
Suhardiman, A., Hikmiah, H., & Budiana, W. (2020). Aktivitas Fraksi Daun Gaharu (Aquilaria malaccensis Lam) sebagai Antijerawat dan Uji Bioautografi. Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Indonesia,9(1). https://doi.org/10.58327/jstfi.v9i1.141
Tari, M., & Indriyana, D. (2023). Uji Efek Tonikum Ekstrak Etanol Daun Kopasanda (Chromolaena Odorata L.) terhadap Mencit Putih Jantan dengan Metode Natatory Exhaustion. Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi, 6(1). https://doi.org/10.61685/jibf.v6i1.74
Tuapattinaya, P. M., Simal, R., & Warella, J. C. (2021). Analisis Kadar Air Dan Kadar Abu Teh Berbahan Dasar Daun Lamun (Enhalus Acoroides) | Biopendix: Jurnal Biologi, Pendidikan Dan Terapan. Jurnal Biologi, Pendidikan Dan Terapan, 8(1), 16–21. Https://Ojs3.Unpatti.Ac.Id/Index.Php/Biopendix/Article/View/4693
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Monicca Syahida, Siwi Hastuti, Anna Fitriawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


