GAMBARAN ASPEK KLINIS TERHADAP PEMBATASAN CAIRAN PASIEN HEMODIALISA DI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55790Keywords:
Aspek Klinis, CKD, Hemodialisa, Pembatasan CairanAbstract
Chronic Kidney Disease (CKD) menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Hemodialisa (HD) adalah terapi ginjal yang umum digunakan pada pasien dengan CKD. Salah satu masalah kesehatan yang sering muncul yaitu kelebihan cairan akibat dari kegagalan pembatasan cairan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara parameter klinis dengan tingkat pembatasan cairan pada pasien hemodialisa di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif melalui metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 163 pasien yang menjalani hemodialisa, dimana 62 pasien dijadikan sebagai sampel yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi terstruktur yang mencakup identitas pasien, produksi urine residual, IDWG, tanda overload cairan dan pembatasan cairan. Kemudian dianalisis menggunakan Spearman Rank pada tingkat signifikansi 95% (p <0,05). Hasil menunjukkan bahwa 58,1% responden berada pada kategori produksi urine residu “oliguria”, 71% responden berada pada kategori IDWG “Baik”, 58,1% responden berada pada kategori tanda overload cairan “sedang”, dan 77,4 % responden memiliki tingkat pembatasan cairan yang lebih. Analisis bivariat menunjukkan produksi urine residual (p = 0,013), tanda overload cairan (p = 0,001), dan IDWG (p = 0,159). Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pembatasan cairan dapat dipengaruhi secara signifikan oleh produksi urine residual dan tanda overload cairan, namun IDWG tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Oleh karena itu, perlunya kajian ulang terhadap berbagai aspek yang menjadi komponen penting dalam menilai kondisi pasien.References
Adiningrum, N., Andayani, T. M., & Kristina, S. A. (2021). Analisis Faktor Klinik terhadap Kualitas Hidup Pasien Hemodialisis di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Jurnal Farmasi Dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 8(1), 29–37. https://doi.org/10.20473/jfiki.v8i12021.29-37.
Asiyawati, Sunanto, Mashuri, & Alfarizi, M. (2023). Pengaruh Pemberian Cairan Berdasarkan Urin Output Terhadap Interdialytic Weight Gain Pasien Hemodialisis Reguler. 11(1), 35–43. https://doi.org/10.32922/jkp.v11i1.697.
Bandola, Y. I., Artini, B., & Nancye, P. M. (2023). Hubungan Kepatuhan Pembatasan Cairan Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis. Jurnal Keperawatan, 12(1), 9–16. https://doi.org/10.47560/kep.v12i1.475.
Beerappa, H., & Chandrababu, R. (2019). Adherence to dietary and fluid restrictions among patients undergoing hemodialysis: An observational study. Clinical Epidemiology and Global Health, 7(1), 127–130. https://doi.org/10.1016/j.cegh.2018.05.003
Bossola, M., Mariani, I., Strizzi, C. T., Piccinni, C. P., & Stasio, E. Di. (2025). How to Limit Interdialytic Weight Gain in Patients on Maintenance Hemodialysis : State of the Art and Perspectives. 1–17. https://doi.org/10.3390/jcm14061846.
Dewi Safitri, Mohammad Arifin Noor, & Dwi Retno Sulistyaningsih. (2025). Gambaran Kepatuhan Diet dan Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Hemodialisa di RSI Sultan Agung Semarang. Nursing Applied Journal, 3(2), 74–85. https://doi.org/10.57213/naj.v3i2.575.
Dopierała, M., Schwermer, K., Hoppe, K., Kupczyk, M., & Pawlaczyk, K. (2023). Benefits of Preserving Residual Urine Output in Patients Undergoing Maintenance Haemodialysis. International Journal of Nephrology and Renovascular Disease, 16(September), 231–240. https://doi.org/10.2147/IJNRD.S421533.
Erdoğdu, H. I., & Kara, F. (2019). Residual Kidney Function in Hemodialyzed Patients and Related Factors. Erciyes Medical Journal, 41(3), 327–332. https://doi.org/10.14744/etd.2019.22230.
Fauzi, A., Triaswati, R., & Jumari. (2021). Patients Compliance In Limiting Liquid Intake And Nutrition Can Regulate Biological And Biochemical Value Of Blood In Patients Through Hemodialysis. 70–81. https://doi.org/10.33221/jiiki.v11i02.1124.
Gultom, E. C. V., Sopaba, F. Y., Br, K., Gaul, L., Trinanda, P. A., & Harefa, L. A. (2024). Faktor - faktor yang Berhubungan Dengan Peningkatan Interdialytic Weight Gain Pasien Hemodialisis. Jurnal Keperawatan Cikini, 5(01), 46–57. https://doi.org/10.55644/jkc.v5i01.153.
Herlina, S., & Rosaline, M. D. (2021). Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien Hemodialisis. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, December 2020, 46–54. https://doi.org/10.20527/dk.v9i1.9631
Isabella, S., Cica, M., & Silalahi, R. D. (2025). The Association Between Interdialytic Weight Gain (IDWG) and The Incidence of Breathlessness in Haemodialysis Patients at Muhammad Sani Hospital 2024. Zona Keperawatan : Program Studi Keperawatan Universitas Batam, 15(3), 23–32. https://doi.org/10.37776/zk.v15i3.1856.
Junika, A. (2023). Gambaran Karakteristik Pasien Penyakit Ginjal Kronik Yaang Menjalani Hemodialisa Di RSUP DR M.Djamil Padang. Jurnal Amanah Kesehatan, 5(2), 64-68. https://doi.org/10.55866/jak.v5i2.206.
Kaplan, A., & Karadağ, S. (2022). The Determination of Adherence to Fluid Control and Symptoms of Patients Undergoing Hemodialysis. African Health Sciences, 22(3), 359–368. https://doi.org/10.4314/ahs.v22i3.38
Kemenkes BKPK. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Kementerian Kesehatan RI, 279-283. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/
Komisyah, Sumaoro, Nurkumalasari, & stefanus candra. (2024). Kepatuhan Pembatasan Cairan dengan Kondisi Interdialitik Pasien yangMenjalani Hemodialisa. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 2(1).
Kovesdy, C. P. (2022). Epidemiology of chronic kidney disease: an update 2022. Kidney International Supplements, 12(1), 7–11. https://doi.org/10.1016/j.kisu.2021.11.003
Mangalgi, S., Joshi, V., Misra, M., & Chaudhary, K. (2025). Residual Kidney Function and the Impact of Dialysis Modality. Kidney and Dialysis, 5(3), 1–13. https://doi.org/10.3390/kidneydial5030043
Marbun, R. M., Rabbani, F. D., Maya, C., & Karina, S. M. (2023). The Effect of Counseling With Dietary Journal on Knowledge, Attitude, And Compliance of Renal Failure Patients on Haemodialysis Therapy. SANITAS: Jurnal Teknologi Dan Seni Kesehatan, 14(1), 42–52. https://doi.org/10.36525/sanitas.2023.5
Miranti, D. R., & Anita, D. C. (2022). Faktor demografi dan komorbiditas yang berhubungan dengan kualitas hidup Pasien hemodialisa. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 18(1), 10–19. https://doi.org/10.31101/jkk.1087
Nopriani, N., Chrisanto, E. Y., & Kusumaningsih, D. (2024). Faktor Yang Behubungan Dengan Kejadian Gagal Ginjal Kronik Pada Pasien Hemodialisa Di RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung. Malahayati Nursing Journal, 6(5), 2127–2142. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i5.11781.
Nurhanifah, D., Latifah, N., Handayani, S., Studi, P., Ners, P., Keperawatan, F., & Kesehatan, I. (2020). Hubungan Kelebihan Volume Cairan dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Reguler. Journal of Health Technology, 16(2), 43–47. https://doi.org/10.29238/jtk.v16i2.793.
Putra, I. G. S. S., & Islamiah, A. (2023). Gambaran klinis dan laboratoris penderita penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Muara Teweh , Barito Utara. Jurnal Intisari Sains Medis 14(1), 538–542. https://doi.org/10.15562/ism.v14i1.1602
Rahmadania, D., Fusfitasari, Y., & Eryani, S. (2024). Hubungan Kepatuhan Pembatasan Cairan Dengan Kejadian Kelebihan Cairan Pada Pasien Dengan Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Harapan dan Dia Kota Bengkulu. Jurnal Ilmu Kesehatan, 1, 51–60. https://doi.org/10.58222/jurik.v1i1.996.
Ramadhan, M. P., Herawati, T., Adam, M., & Yetti, K. (2023). Interdialytic Weight Gain Levels and Blood Pressure Changes During Fluid Withdrawal in Hemodialysis Patients. Journal of Public Health in Africa, 14(S2). https://doi.org/10.4081/jphia.2023.2566
Senja, A., Rustiawati, E., & Dewi, N. H. (2024). Hubungan Lamanya Menjalani Terapi Hemodialisis Dengan Tingkat Kepatuhan Diet Cairan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis. Journal Ilmiah Kesehatan, 5(3), 7–14. http://dx.doi.org/10.62870/jik.v5i3.28408.
Siagian, Y., & Trialvi, H. (2020). Hubungan Asupan Cairan Dengan Penambahan Berat Badan Interdialisis Pada Pasien Hemodialisis Di RSUD Kota Tanjungpinang Pendahuluan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes Hang Tuah Surabaya,15(2), 198–206. https://doi.org/10.30643/jiksht.v15i2.118.
Siamben, A. L., Asrid, M., & Hastono, S. P. (2020). Efektivitas Training Efikasi Diri Terhadap Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Nilai Interdialytic Weight Gain Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RS X Makassar. Jurnal Ilmiah Perawat Manado, 08(02), 158–185.
Steinwandel, U., Kheirkhah, H., & Davies, H. (2021). Residual Renal Function – How Fast Does the Residual Urine Output Function Decline in the First Year of Haemodialysis? – A Scoping Review. Frontiers in Nephrology, 1(January), 1–8. https://doi.org/10.3389/fneph.2021.808909
Trevia, R., & Musmiler, E. (2023). Hubungan Intake Cairan Dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik ( GGK ) Yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Tk. III dr. Reksodiwiryo. Jurnal Amanah Kesehatan, 5(1).
United States Renal Data System. (2022). Morbidity and Mortality in Patients with CKD. Chronic Kidney Disease: Chapter 3.
Vaidya, S. R., & Aeddula, N. R. (2024). Chronic Kidney Disease. National Center for Biotechnology Information (US). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK535404/
Wahyuni, I., Tri Nili Sulayfiyah, Mery Eka Yaya Fujianti, Rohman, A., & Bergita Dumar. (2024). Hubungan Lama Hemodialisa Dengan Care Dependency Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisis Di Rsud Dr. Abdoer Rahem. Indonesian Health Science Journal, 4(2), 40–49. https://doi.org/10.52298/ihsj.v4i2.60
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Alimah Fikriyati Amalia, Ruhyana Ruhyana, Hamudi Prasestiyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


