EFEKTIVITAS TERAPI ZIKIR DAN RENDAM KAKI AIR HANGAT JAHE MERAH DALAM MENGURANGI NYERI ASAM URAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA 1

Authors

  • Lystiana Prima Afsyah Program Studi Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia
  • Martini Nur Sukmawaty Program Studi Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia
  • Tiara Lani Program Studi Diploma III Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia
  • Annalia Wardhani Program Studi Diploma III Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55744

Keywords:

asam urat, nyeri sendi, terapi zikir, jahe merah, rendam kaki

Abstract

Asam urat (gout arthritis) merupakan penyakit sendi akibat penumpukan kristal monosodium urat yang menyebabkan nyeri, pembengkakan, keterbatasan aktivitas, dan penurunan kualitas hidup. Selain terapi farmakologis, terapi nonfarmakologis seperti zikir dan rendam kaki air hangat jahe merah dapat digunakan karena jahe merah memiliki efek antiinflamasi dan zikir memberikan efek relaksasi yang berpotensi menurunkan nyeri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terapi zikir dengan rendam kaki air hangat jahe merah dalam menurunkan nyeri asam urat di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1. Penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest–posttest pada 20 responden yang dipilih secara purposive sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi selama 3 hari, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Rata-rata nyeri menurun dari 4,45 menjadi 3,10. Uji Wilcoxon menunjukkan Z = −3,946 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat penurunan nyeri signifikan. Terapi zikir dengan rendam kaki air hangat jahe merah efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam menurunkan nyeri pada penderita asam urat. Terapi ini dapat digunakan sebagai terapi pendamping nonfarmakologis dan diterapkan dalam pelayanan kesehatan di puskesmas.

References

Amrullah et al. (2023). Prevalensi Asam Urat berdasarkan Diagnosis Tenaga Kesehatan di Indonesia.

Atmadani. (2023). Keseimbangan Asupan Gizi dan Peran Mikronutrien.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018.

Kemenkes RI. (2022). Penyakit Asam Urat.

Lindawati R. Yasin et al. (2023). Genetic factors in hyperuricemia and gout.

Suryani, E., & Setiyawati. (2020). Penyakit Degeneratif Gout Arthritis dan Kualitas Hidup.

Syafrizal, R., & Agustin, P. O. (2025). Efektivitas therapy rendam kaki dengan air jahe hangat untuk penderita asam urat pada lansia.

Widya, E. (2021). Pengaruh terapi dzikir dan kompres bawang merah terhadap penurunan nyeri penderita asam urat.

Zainiyah. (2021). Pengaruh Terapi Rendam Kaki dengan Air Jahe Hangat terhadap Nyeri Asam Urat pada Lansia.

Zulkarnain, Anisah, & Parmilah. (2024). Terapi rendam kaki dengan air hangat jahe untuk menurunkan nyeri akut.

Downloads

Published

2026-03-19

Issue

Section

Articles