EKSPLORASI PENERAPAN STANDAR HIGIENE DAN SANITASI DALAM PENGELOLAAN DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TENAYAN RAYA

Authors

  • Annisa Annisa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat , Fakultas Kesehatan , Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah
  • Riska Epina Hayu Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat , Fakultas Kesehatan , Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah
  • Rika Mianna Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat , Fakultas Kesehatan , Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah
  • Rendi Randika Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat , Fakultas Kesehatan , Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55743

Keywords:

DAMIU, hygiene personal, kepatuhan standar, sanitasi peralatan

Abstract

Air minum merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus memenuhi syarat  kualitas agar aman dikonsumsi. Namun, peningkatan kebutuhan masyarakat  terhadap Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) belum diikuti dengan penerapan  standar higiene dan sanitasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam penerapan standar higiene dan sanitasi dalam pengelolaan DAMIU di wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya. Penelitian menggunakan  metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 5 pemilik depot, 4 konsumen, dan 1 petugas sanitarian, serta observasi langsung di lapangan. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik higiene personal pengelola depot masih rendah, ditandai dengan jarangnya penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan dan masker. Pada aspek sanitasi peralatan, sebagian besar depot hanya mencuci galon dengan air biasa tanpa sabun atau disinfektan, dan kondisi rak penyimpanan galon juga kurang terjaga kebersihannya. Sementara itu, pemahaman dan kepatuhan terhadap standar masih rendah, terlihat dari kurangnya pengetahuan pengelola mengenai aturan yang berlaku serta terbatasnya pengawasan rutin dari pihak Puskesmas. Diperlukan pengawasan yang lebih intensif, pendampingan berkelanjutan, serta peran aktif masyarakat untuk menjamin kualitas air minum yang aman dan sehat

References

Adelina, A., Siregar, S., & Lubis, R. (2012). Kualitas mikrobiologi air minum isi ulang di Medan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 9(2), 45–52.

Anindita, R. (2012). Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat universitas negeri yogyakarta tahun 2012.

Chandra, T., Meliyanti, F., Yustati, E., Medika, A., & Studi Kesehatan Masyarakat STIKES Al Ma, P. (2024). Faktor Hygiene Sanitasi Pada Depot Air Minum Isi Ulang (Damiu). Jurnal Aisyiyah Medika, 9(1), 325– 337.

Depot, H., Minum, A. I. R., Potong, S., & Di, L. (2024). FACTORS ASSOCIATED WITH THE IMPLEMENTATIOAN OF DRINKING WATER DEPOT penelitian ini sejalan dengan penelitian Nasution ( 2023) menunjukkan bahwa penerapan higiene sanitasi sebagai besar. 11(2).

Depkes RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang Higiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Diyan Nirita Sari, Denok Indraswati, Beny Suyanto, Hery Koesmantoro, & Frida Hendrarinata. (2023). Hygiene Sanitasi Kualitas Air Pada Depot Air Minum di Wilayah Kerja Puskesmas Ngegong Kecamatan Mangunharjo Kota Madiun. Jurnal Hygiene Sanitasi, 3(2), 34–43. https://doi.org/10.36568/hisan.v3i2.65 DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf14213 Kondisi Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Padang Syofia Eryeni. (2023). 14(April), 306–311.

Fadilah, N. (2018). Evaluasi higiene sanitasi depot air minum isi ulang di Kota Makassar. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 17(2), 85–92.

Fitriani, R. (2020). Pengawasan pemerintah terhadap kualitas depot air minum isi ulang di Indonesia. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 8(1), 34–

Green, L. W. (1980). Health promotion planning: An educational and environmental approach. Mayfield Publishing Company.

Hezelyn Aldelina, Sahputri, J., & Novalia, V. (2023). Hubungan Higiene Sanitasi Depot Air Minum dengan Keberadaan Escherichia Coli pada Air Minum Isi Ulang di Kota Lhokseumawe. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 6(2), 235–243. https://doi.org/10.31850/makes.v6i2.2171

Ismiati. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang (Damiu) di Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2020. Fakultas Kesehatan Masyarakat Uniska Banjarmasin, 1–9.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang Higiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang. Jakarta: Kemenkes RI.

Khairinnisa, S. K. (2023). AMBARAN HIGIENE SANITASI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DAN KUALITAS AIR MINUM ISI ULANG SESUAI STANDAR MIKROBIOLOGI (Studi pada Depot Air Minum di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Mangkubumi Kota Tasikmalaya). 20(2), 96–107.

Marhamah, A. N., Santoso, B., & Santoso, B. (2020). Kualitas air minum isi ulang pada depot air minum di Kabupaten Manokwari Selatan. Cassowary, 3(1), 61–71. https://doi.org/10.30862/casssowary.cs.v3.i1.39

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pradana, A., et al. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas air minum isi ulang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 7(1), 55–62.

Rizkiani, J. I., Hartini, H., & Putra, A. M. (2023). Analisis Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Di Desa Anjani Kecamatan Suralaga (Hygiene analysis of refill drinking water depot sanitation in Anjani village , Suralaga. Teknologi Lingkungan : Environmental Technology Journal, 1(2), 88–94. https://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/et/article/download/23467/4168

Rahayu, T., Nuraini, N., & Handayani, D. (2019). Kualitas mikrobiologi air minum isi ulang dan faktor yang berhubungan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(1), 45–52.

Sabariah, S. (2015). Higiene sanitasi pengelolaan air minum isi ulang di Bandung. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 9(2), 110–118.

Sari, R. (2020). Faktor yang berhubungan dengan kualitas biologis air minum isi ulang: Literatur review. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(3), 211–219.

Selomo, dkk 2018. (2018). Hygiene Dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Di Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan, 1(2), 1–11.

Soemirat, J. (2014). Kesehatan lingkungan. Bandung: Gadjah Mada University Press.

Susilawati, A. (2017). Implementasi kebijakan higiene dan sanitasi depot air minum isi ulang di Kabupaten Poso. Jurnal Kolaboratif Sains, 1(2), 55–63.

WHO. (2017). Guidelines for drinking-water quality: Fourth edition incorporating the first addendum. Geneva: World Health Organization.

Wibowo, A., & Rahayu, N. (2019). Praktik pencucian galon dan hubungannya dengan kualitas air isi ulang. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 30(1), 21–28.

Zairinayati, Z., Shatriadi, H., & Amriatun, R. (2023). Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Kelurahan Silaberanti Palembang. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan 17(2), 110. https://doi.org/10.26630/rj.v17i2.3904

Zulfa, N., & Mulyawati, I. (2023). Higiene sanitasi dan uji pemeriksaan mikrobiologi depot air minum isi ulang. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(1), 44-54

Downloads

Published

2026-02-16

Issue

Section

Articles