HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DAN RELIGIUSITAS TERHADAP PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA REMAJA DI KELURAHAN TONDO

Authors

  • Putri Anastasia Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Widya Nusantara
  • Arniawan Arniawan Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Widya Nusantara
  • Siti Yartin Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55662

Keywords:

orang tua, perilaku seks, religiusitas

Abstract

Perilaku seks pranikah pada remaja merupakan sebuah fenomena sekaligus permasalahan sosial yang terus mengalami peningkatan secara signifikan serta berpotensi memberikan dampak negatif terhadap aspek kesehatan fisik, kondisi psikologis, hingga integritas moral remaja. Kondisi ini menuntut adanya perhatian khusus di mana peran orang tua dan tingkat religiusitas individu menjadi faktor yang sangat penting dalam membentuk perilaku remaja agar senantiasa selaras dengan norma sosial maupun kaidah agama yang berlaku. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk menganalisis hubungan antara peran orang tua dan religiusitas terhadap perilaku seks pranikah pada kelompok remaja di Kelurahan Tondo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menerapkan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh remaja yang berdomisili di Kelurahan Tondo, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 88 responden yang telah dipilih melalui teknik purposive sampling. Seluruh data dikumpulkan secara sistematis menggunakan instrumen kuesioner dan selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku seks pranikah pada responden. Selain itu, ditemukan pula adanya hubungan yang signifikan antara tingkat religiusitas dengan perilaku seks pranikah pada remaja di Kelurahan Tondo dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peran orang tua yang optimal serta tingkat religiusitas yang tinggi berhubungan secara bermakna dalam menurunkan kecenderungan perilaku seks pranikah pada remaja. Oleh karena itu, sinergi antara bimbingan keluarga dan penguatan nilai spiritual menjadi langkah preventif yang krusial.

References

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2020). Kesehatan reproduksi remaja. BKKBN.

Dewi, R., & Kurniawan, A. (2021). Parental supervision and risky sexual behavior among adolescents. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(2), 120–128.

Hidayat, T., & Rahmawati, D. (2022). Religiosity as a protective factor of adolescent sexual behavior. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), 45–52.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan remaja Indonesia. Kemenkes RI.

Lestari, D., & Putri, A. (2020). Parent–adolescent communication and premarital sexual behavior. Jurnal Keperawatan Remaja, 5(2), 100–108.

Pratama, R., & Wulandari, S. (2021). Family role in preventing premarital sexual behavior in adolescents. Jurnal Promosi Kesehatan, 9(3), 210–218.

Rahman, F., & Utami, N. (2023). Religious commitment and adolescent risk behavior. Indonesian Journal of Public Health, 18(2), 75–82.

Rahmawati, D., & Hidayat, T. (2022). Religiusitas dan pengendalian diri remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), 45–52.

Sari, M., Andini, R., & Yusuf, H. (2021). Parental involvement and premarital sexual attitudes in adolescents. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(1), 33–40.

Utami, N., Prasetyo, B., & Rahman, F. (2023). Spirituality and sexual behavior among adolescents. Jurnal Ilmu Keperawatan, 11(1), 1–9.

Widodo, A., & Hasanah, U. (2020). Determinants of adolescent sexual behavior. NurseLine Journal, 5(1), 55–63.

Wulandari, N., & Fitriani, D. (2022). Parenting style and adolescent moral behavior. Jurnal Psikologi Kesehatan, 14(2), 89–97.

World Health Organization. (2022). Adolescent health. WHO.

Yusuf, H., & Amalia, R. (2020). Peer and media influence on adolescent sexuality. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(1), 33–40.

Zahra, A., & Nurhayati, I. (2024). The association between religiosity and premarital sexual intention. Malaysian Journal of Public Health, 19(1), 15–22.

Downloads

Published

2026-03-30

Issue

Section

Articles