HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KECEMASAN PASIEN HEMODIALISA DI RSUD IDAMAN BANJARBARU

Authors

  • Cut Ika Anugrah Kirana S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura
  • Muhlisoh Muhlisoh Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura
  • Insana Maria S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura
  • Martini Nur Sukmawaty S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55616

Keywords:

Dukungan sosial, kecemasan, hemodialisis, gagal ginjal kronik.

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami oleh pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis. Kondisi ini dapat muncul akibat ketidakpastian terhadap perkembangan penyakit, perubahan gaya hidup, ketergantungan terhadap mesin dialisis, serta berbagai permasalahan sosial dan ekonomi yang dialami pasien. Kecemasan yang tidak dikelola dengan baik dapat menurunkan kualitas hidup serta memengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisis. Salah satu faktor yang dapat membantu pasien mengatasi kecemasan adalah dukungan sosial yang diberikan oleh keluarga, teman, maupun tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan sosial dengan tingkat kecemasan pada pasien hemodialisis di Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 71 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan sosial dan Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = –0,613 yang menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial dan tingkat kecemasan. Semakin baik dukungan sosial yang diterima pasien maka semakin rendah tingkat kecemasan yang dialami. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki peran penting dalam membantu pasien hemodialisis mengurangi kecemasan selama menjalani terapi jangka panjang.

References

Agustyowati, T., et al. (2023). Hubungan dukungan sosial dengan tingkat kecemasan pada pasien hemodialisa. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(2), 101–110.

Damayanti, D., & Sarnianto, S. (2021). Hubungan dukungan sosial keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(1), 12–20.

Hastuti, S. (2023). Faktor-faktor psikologis pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa. Jurnal Keperawatan Holistik, 11(2), 88–95.

Pradnyaswari, L. B. & Rustika, I. M. (2020) — Peran dukungan sosial dan efikasi diri terhadap resiliensi pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di Bali. Jurnal Psikologi Udayana, 1, hlm. 67–76.

Downloads

Published

2026-03-28

Issue

Section

Articles