PENGARUH SIKAP PASIEN TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS SURADITA
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55614Keywords:
kepatuhan, pengobatan, Puskesmas Suradita, sikap, tuberkulosisAbstract
Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Kepatuhan minum obat merupakan faktor penentu keberhasilan terapi, namun tingkat ketidakpatuhan masih tinggi. Berbagai faktor diduga memengaruhi kepatuhan, di antaranya yaitu sikap pasien terhadap penyakit dan pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap pasien terhadap kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Suradita. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien tuberkulosis yang tercatat dan sedang menjalani pengobatan di Puskesmas Suradita pada bulan Januari 2026. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 32 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel independen adalah sikap pasien yang diukur menggunakan kuesioner sikap berbasis skala Likert 5 poin yang telah teruji validitas dan reliabilitas dengan hasil Cronbach’s Alpha 0,872. Variabel dependen berupa kepatuhan minum obat yang diukur dengan kuesioner kepatuhan. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukkan sikap pasien tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan minum obat (p = 0,415). Sikap pasien tidak terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Suradita. Temuan ini mengindikasikan bahwa upaya peningkatan kepatuhan pengobatan tuberkulosis perlu melibatkan pendekatan multifaktor yang melampaui pembinaan sikap, seperti memperkuat dukungan eksternal, sistem pengawasan, dan menangani determinan sosial kesehatan.References
Alamsyah, P. A., Adri, K., Mardhatillah, & Said, S. (2025). Factors Associated with Adherence to Taking Medication in Tuberculosis Patients at Lawawoi Health Center, Sidenreng Rappang Regency. Jurnal Kesehatan, 238–248. https://doi.org/10.23917/jk.v18i2.9998
Dewi, B., & Deasy, S. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap penderita tuberkulosis paru dengan kepatuhan berobat di Poli Paru Rumah Sakit Siloam Palembang Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Dan Pembangunan, 10(20), 16–22.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. (2024). Profil kesehatan Kabupaten Tangerang tahun 2023.
Glanz, K., Rimer, B., & Viswanath, K. (2015). Health behavior and health education: Theory, research, and practice (5th ed.). San Francisco, CA: Jossey-Bass.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman nasional pelayanan kedokteran tata laksana tuberkulosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Mientarini, Y. (2018). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Penderita Tuberkulosis Paru Dengan Kepatuhan Berobat Di Poli Paru Rumah Sakit Siloam Palembang Tahun 2020. Jurnal Kesehatan, 9(2), 123–130.
Notoatmodjo. (2014). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Puskesmas Suradita. (2024). Laporan PKP (Program/Kegiatan/Pelayanan) Puskesmas Suradita tahun 2024.
Qiwam, N., Muhith, A., & Hasina, S. (2024). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Penderita Tb Paru dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(6), 2763–2770.
Sari, S. N., Yulanda, N. A., Murtilita, M., Fahdi, F. K., & Mita, M. (2023). Hubungan Sikap Penderita dengan Tingkat Kepatuhan Pengobatan di Poli TB-MDR. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 3(10), 3012–3023. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i10.10795
World Health Organization. (2024). Global tuberculosis report 2024.
Ziliwu, J., & Girsang, E. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis di RS. Khusus Paru Medan. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 4(3), 999–1007
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anita Amanda Dewi, Dinnisa Haura Zhafira Hidayat, Citra Ayu Maharani Permatasuri, Muhammad Bagaskara, Muhammad Zakki Ulilalbab

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


