PENGARUH AROMA ASI IBU DENGAN NNS TERHADAP REFLEKS HISAP BAYI BBLR DI NICU
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55611Keywords:
Aroma ASI, Bayi BBLR, Non-Nutritive Sucking, Refleks hisapAbstract
Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) berisiko tinggi mengalami gangguan refleks hisap akibat imaturitas sistem saraf pusat dan otot oromotor, sehingga sering terjadi ketidakefektifan menyusu yang berdampak pada hambatan pemenuhan kebutuhan nutrisi dan pertumbuhan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk menstimulasi refleks hisap adalah kombinasi pemberian aroma ASI ibu dengan teknik Non-Nutritive Sucking (NNS) sebagai bentuk stimulasi multisensorik yang melibatkan sistem penciuman dan oral motor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik klinik keperawatan melalui penerapan intervensi inovasi aroma ASI ibu dengan NNS terhadap peningkatan refleks hisap pada bayi BBLR di ruang NICU RSUD I.A. Moeis Samarinda. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi diberikan selama 5–10 menit, dua kali sehari sebelum sesi menyusu, dengan memperhatikan stabilitas kondisi fisiologis bayi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan refleks hisap yang ditandai dengan kekuatan hisapan yang lebih baik, koordinasi hisap–telan–napas yang lebih teratur, serta kesiapan menyusu yang meningkat. Bayi juga tampak lebih tenang dengan respons fisiologis yang lebih stabil. Dengan demikian, pemberian aroma ASI ibu yang dikombinasikan dengan NNS dapat menjadi intervensi inovatif yang efektif, aman, dan mudah diaplikasikan dalam praktik keperawatan di NICU untuk meningkatkan refleks hisap serta mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi BBLR secara optimal.References
Albayram, Kübra, F., Gulers, S., & Celik, M. Y. (2025). Pengaruh Aroma ASI Selama dan Setelah Intubasi Vena Pengambilan Darah pada Bayi Baru Lahir : Tingkat Rasa Sakit dan Kenyamanan. Healthcare.
Aminah, Sinulingga, E. L. B., Manalu, G. G. Y. B., Sitorus, B. R., & Waruwu, F. (2021). Penyuluhan Tentang Kebutuhan Perawatan BBLR. Jurnal Mitra Keperawatan Dan Kebidanan Prima, 3(4), 96–100.
Mahbubah, Nito, P. J. B., Santoso, B. R., & Fetriyah, U. H. (2025). Pengaruh Pemberian Posisi Semipronasi Dengan Nesting Terhadap Perubahan Saturasi Oksigen Dan Frekuensi Nafas pada bayi Berat Lahir rendah (BBLR) Di Ruang Karamunting RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 11(1), 363–375.
Novitasari, A., Hutami, M. S., & Pristya, T. Y. R. (2022). Pencegahan Dan Pengendalian BBLR Di Indonesia: Systematic Review. Indonesian Journal of Health Development, 2(3), 175–182.
Qin, Y., Liu, S., YanmingYang, Zhong, Y., Hao, D., & Han, H. (2024). Pengaruh stimulasi aroma ASI terhadap pemberian makan pada bayi prematur : tinjauan sistematis dan meta-analisis. Scientific Reports, 19, 1–10.
Renata, Surmiasih, Hardono, & Kameliawati, F. (2024). Pengaruh Terapi Gerak Mulut Untuk Meningkatkan Reflek Hisap Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR ). (PROFESI (Profesi Islam):Media Publikasi Penelitian, 21(2), 100–107.
Sihombing, J. C. B., Mariana, I., Wahyuni, J., Tinambunan, J. S. T., & Siregar, D. N. (2024). Efektivitas stimulasi oral terhadap peningkatan reflek hisap lemah pada bayi prematur di RSU Royal Prima Medan. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(2), 171–177.
Zhao, S., Jiang, H., Miao, Y., Liu, W., Li, Y., Zhang, Y., Wang, A., & Cui, X. (2024). Effects of implementing non-nutritive sucking on oral feeding progression and outcomes in preterm infants : A systematic review and. Pllos One, Md, 1–9. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0302267.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wardah Hajizah, Fatma Zulaikha, Ni Wayan Wiwin Asthiningsih, Nur Fithriyanti Imamah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


