ANALISIS SPASIAL PERSENTASE PENDUDUK MISKIN DAN PREVALENSI STUNTING DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2022-2024

Authors

  • Saskia Inayati Rachmadani S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55604

Keywords:

analisis spasial, penduduk miskin, stunting

Abstract

Stunting adalah kondisi balita dengan tinggi badan atau panjang badan kurang jika dibandingkan dengan usia yang seharusnya. Di Indonesia, stunting sudah mengalami penurunan yang konsisten selama sepuluh tahun terakhir, tetapi masih ada daerah yang memiliki prevalensi tinggi. Pada tahun 2022, Indonesia berada pada peringkat ke-27 secara global dan urutan kelima di Asia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola distribusi spasial prevalensi stunting dan persentase penduduk miskin di Provinsi Jawa Timur Tahun 2022-2024. Penelitian ini menggunakan desain observasional ekologi dengan unit analisis pada tingkat kabupaten/kota dan pendekatan spasial. Populasi penelitian ini mencakup seluruh balita pendek yang tercatat di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2022-2024. Variabel dependen pada penelitian ini adalah prevalensi balita stunting di setiap kabupaten/kota dan variabel independen adalah persentase penduduk miskin pada setiap kabupaten/kota. Analisis spasial menggunakan aplikasi QGIS 3.28. Hasil menunjukkan bahwa selama periode 2022-2024 Kabupaten Ngawi, Kabupaten Tuban, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Bondowoso, dan Kabupaten Pacitan menjadi wilayah dengan persentase penduduk miskin dan prevalensi stunting yang tinggi selama tiga tahun berturut-turut. Akan tetapi, tidak semua wilayah yang memiliki persentase penduduk miskin tinggi juga memiliki prevalensi stunting yang tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa prevalensi stunting di setiap kabupaten/kota tidak selalu berbanding lurus dengan persentase penduduk miskin. Oleh karena itu, perlu diprioritaskan program untuk mengurangi tingkat kemiskinan, seperti bantuan pangan bergizi, akses air bersih, pemberdayaan keluarga, dan sebagainya, terutama di wilayah dengan persentase penduduk miskin dan prevalensi stunting yang tinggi.  

References

Dewi, N. L. A. N., Witanto, S. M., & Trimono, T. (2024). Studi Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi dan Sanitasi terhadap Prevalensi Balita Penderita Gizi Buruk (Stunting) di Jawa Timur dengan Analisis Regresi Linier. PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DATA, 4(1), pp. 812-822.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2022.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2023.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2025). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2024.

Egbon, O. A., Belachew, A. M., & Bogoni, M. A. (2022). Risk factors of concurrent malnutrition among children in Ethiopia: a bivariate spatial modeling approach. All Life, 15(1), pp. 512–536. https://doi.org/10.1080/26895293.2022.2067251

Nashriyah, S. F., Makhful, M. R., & Devi, Y. P. (2023). Gambaran Spasial Hubungan antara Faktor Lingkungan dan Ekonomi dengan Stunting Balita di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Spatial Wahana Komunikasi Dan Informasi Geografi, 23(2), pp. 95–102. https://doi.org/10.21009/spatial.232.01

Rahmawati, L. A., Hardy, F. R., & Anggraeni, A. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan stunting sangat pendek dan pendek pada anak usia 24-59 bulan di Kecamatan Sawah Besar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 12(2), pp. 68-78. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i2.36

Revildy, W., Lestari, S., & Nalita, Y. (2021). PEMODELAN SPATIAL ERROR MODEL (SEM) ANGKA PREVALENSI BALITA PENDEK (STUNTING) DI INDONESIA TAHUN 2018. Seminar Nasional Official Statistics, 2020(1), pp. 1224-1231. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2020i1.662

Sihite, N. W., & Chaidir, M. S. (2022). Keterkaitan kemiskinan, kecukupan energi dan protein dengan kejadian stunting balita di Puskesmas 11 Ilir Palembang. Darussalam Nutrition Journal, 6(1), pp. 37-47. http://dx.doi.org/10.21111/dnj.v6i1.7083

Zakiyah, Maulida Sari, A., & Damayanti, S. (2024). The Relationship of Mother’s Knowledge with Stunting Incidents in Children Aged 0-59 Months. Journal of Midwifery and Nursing, 6(3), pp. 689-694. https://doi.org/www.iocscience.org/ejournal/index.php/JMN

Downloads

Published

2026-03-27

Issue

Section

Articles