TREN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE TAHUN 2014-2024 DI PROVINSI JAWA TIMUR

Authors

  • Nuril Laili Istifarin Halim Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga
  • Lutfi Fajar Nuraidah Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55601

Keywords:

DBD, epidemiologi, Jawa Timur, tren kejadian

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk Provinsi Jawa Timur. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti sering menimbulkan kejadian luar biasa di berbagai wilayah. Penelitian ini bertujuan unuk menganalisis tren kejadian DBD di Provinsi Jawa Timur selama periode 2014-2024 guna menggambarkan pola fluktuasi dan potensi peningkatan kasus di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan time series. Data sekunder diperoleh dari laporan profil kesehatan Provinsi Jawa Timur. Variabel yang dianalisis adalah jumlah kasus DBD per tahun kemudian disajikan dalam bentuk diagram garis dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren DBD mengalami fluktuasi kasus yang cukup tajam dengan kasus tertinggi pada tahun 2024 sebanyak 32.156 kasus dan terendah pada tahun 2021 sebanyak 6.760 kasus lonjakan kasus pada tahun tertentu mengindikasikan penularan yang belum terkendali. Pola peningkatan signifikan pada tahun tertentu seperti 2016, 2019, dan 2024 menunjukkan adanya dinamika penularan yang belum terkendai secara optimal. Faktor-faktor yang memengaruhi fluktuasi ini meliputi kondisi lingkungan, perubahan iklim, serta perilaku masyarakat dalam pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk. Tren DBD di Jawa Timur menunjukkan pola fluktuatif dan berulang yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan, perilaku masyarakat, serta kondisi iklim. Hal ini menggambarkan upaya pengendalian DBD perlu diperkuat melalui perbaikan sanitasi dan peningkatan partisipasi masyarakat. Diperlukan penguatan pengendalian melalui peningkatan sanitasi lingkungan dan surveilans berkelanjutan.

References

Apriyani, U. S., Sutomo, A. H., & Umniyati, S. R. (2017). Sanitasi LIngkungan dan Keberadaan Jentik Aedes sp. dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di Banguntapan Bantul. Berita Kedokteran Masyarakat, 33(2), 79-84.

Ciptono, F. A., Martini, M., Yuliawati, S., & Saraswati, L. D. (2021). Gambaran Demam Berdarah Dengue Kota Semarang Tahun 2014-2019. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 11(1), 1-5.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2024). Profil Kesehatan Jawa Timur Tahun 2023.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2025). Profil Kesehatan Jawa Timur Tahun 2024.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023.

Maryanti, E., Ismawati, I., Prissilia, U., & Puteri, A. Y. (2020). Potensi Transmisi Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Indeks Entomologi dan Maya Indeks di Tiga Kelurahan Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru. J Kesehat Lingkung Indones, 19(2), 111-118.

Nuranisa, R., Budi Maryanto, Y., & Atoillah Isfandiari, M. (2022). Correlation of Free Larvae Index and Population Density with Dengue Fever Incidence Rate.

Putra, A. A. S. A. S., Ariani, S. Y., Farid, M., Fadli, R. C., & Rokhma, A. (2023). Analisis Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Dan Perilaku Berisiko Dengan Angka Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Desa Mayangrejo. Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 11(2), 277-284.

Rojali, R., Restiaty, I., Lisa, D., & Setyadi, M. D. (2023). Hubungan Perubahan Iklim dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Administrasi Jakarta Timur. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 23(1), 172-186.

Sintia, N., & Hendrati, L. Y. (2023). Relationship between Dengue Hemorrhagic Fever and Population Density in East Java 2019-2020. Media Gizi Kesmas, 12(2), 583-588.

Sutriyawan, A., Wirawati, K., & Suherdin, S. (2021). Kejadian Demam Berdarah Dengue dan Hubungannya dengan Perilaku 3M Plus: Studi Kasus Kontrol. Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 172-180.

Yati, L. M. C., Prasetijo, R., & Sumadewi, N. L. U. (2020). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Terhadap Kejadian DBD di Desa Kesiman Kertalangu Kecamatan Denpasar Timur. Jurnal Higiene, 6.

Yuniar, V. T., Raharjo, M., Martini, M., & Nurjazuli, N. (2024). Hubungan pengetahuan dengan kejadian demam berdarah dengue di kota lubuklinggau sumatera selatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(2), 234-240.

Downloads

Published

2026-03-27

Issue

Section

Articles