HUBUNGAN DUA ARAH ANTARA STUNTING DAN DIARE PADA BALITA : SYSTEMATIC REVIEW

Authors

  • Rizka Ovilia Putri Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55599

Keywords:

balita, diare, hubungan dua arah, stunting

Abstract

Stunting dan diare masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita di negara berpendapatan rendah dan menengah. Keduanya memiliki hubungan yang saling memengaruhi, di mana diare dapat menghambat pertumbuhan linear, sedangkan stunting dapat menurunkan ketahanan tubuh sehingga memperburuk kondisi saat anak mengalami infeksi. Kajian literatur ini dilakukan untuk mengevaluasi hubungan dua arah (bidirectional) antara stunting dan diare pada balita serta mengidentifikasi pola temuan penelitian. Penelitian ini merupakan literature review dengan desain sistematis. Penelusuran artikel dilakukan secara daring pada empat database, yaitu Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Garuda Ristekbrin, dengan rentang publikasi tahun 2021–2026. Seleksi artikel dilakukan melalui tahap identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, hingga inklusi akhir berdasarkan kriteria relevansi topik. Sintesis delapan artikel menunjukkan bahwa hubungan diare dan stunting bersifat bidirectional, namun bukti paling konsisten ditemukan pada arah diare terhadap stunting. Mayoritas studi melaporkan bahwa riwayat diare berulang, infeksi enterik, serta paparan patogen saluran cerna berkorelasi dengan penurunan HAZ/LAZ dan meningkatnya kejadian stunting. Faktor lingkungan seperti sanitasi dan higiene yang buruk berperan sebagai determinan hulu yang meningkatkan paparan patogen dan memperbesar risiko diare. Bukti mengenai arah sebaliknya menunjukkan bahwa anak stunting cenderung mengalami kondisi klinis dan fisiologis yang lebih buruk saat mengalami diare, meskipun hubungan stunting sebagai prediktor kejadian diare tidak ditemukan secara konsisten. Diare berulang dan infeksi enterik merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap stunting pada balita, sedangkan stunting berpotensi memperburuk luaran klinis diare melalui penurunan ketahanan tubuh.

References

Ahmed, S. M., Brintz, B. J., Pavlinac, P. B., Shahrin, L., Huq, S., Levine, A. C., Nelson, E. J., Platts-Mills, J. A., Kotloff, K. L., & Leung, D. T. (2023). Derivation and external validation of clinical prediction rules identifying children at risk of linear growth faltering. ELife, 12, 1–18. https://doi.org/10.7554/eLife.78491

Bagamian, K. H., Anderson Iv, J. D., Blohm, G., Scheele, S., Anderson, J. D., Blohm, G., & Scheele, S. (2023). Shigella and childhood stunting: Evidence, gaps, and future research directions. PLoS Neglected Tropical Diseases, 17(9 September), 1–23. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0011475

Brander, R. L., Pavlinac, P. B., Walson, J. L., John-Stewart, G. C., Weaver, M. R., Faruque, A. S. G., Zaidi, A. K. M., Sur, D., Sow, S. O., Hossain, M. J., Alonso, P. L., Breiman, R. F., Nasrin, D., Nataro, J. P., Levine, M. M., & Kotloff, K. L. (2019). Determinants of linear growth faltering among children with moderate-to-s1. Brander RL, Pavlinac PB, Walson JL, John-Stewart GC, Weaver MR, Faruque ASG, et al. Determinants of linear growth faltering among children with moderate-to-severe diarrhea in the . BMC Medicine, 17(1), 1–16.

Brown, K. H. (2003). Diarrhea and malnutrition. Journal of Nutrition, 133(1), 328S-332S. https://doi.org/10.1093/jn/133.1.328s

Checkley, W., Buckley, G., Gilman, R. H., Assis, A. M., Guerrant, R. L., Morris, S. S., Mølbak, K., Valentiner-Branth, P., Lanata, C. F., & Black, R. E. (2008). Multi-country analysis of the effects of diarrhoea on childhood stunting. International Journal of Epidemiology, 37(4), 816–830. https://doi.org/10.1093/ije/dyn099

Deichsel, E. L., John-Stewart, G. C., Walson, J. L., Mbori-Ngacha, D., Richardson, B. A., Guthrie, B. L., Farquhar, C., Bosire, R., & Pavlinac, P. B. (2020). Examining the relationship between diarrhea and linear growth in Kenyan HIV-exposed, uninfected infants. PLoS ONE, 15(7 July), 1–11. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0235704

Desyanti, C., & Nindya, T. S. (2017). Hubungan Riwayat Penyakit Diare dan Praktik Higiene dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Simolawang, Surabaya. Amerta Nutrition, 1(3), 243. https://doi.org/10.20473/amnt.v1i3.2017.243-251

Ekawati, E. A., Alasiry, E., Usman, A. N., As’ad, S., Sinrang, A. W., & Hadju, V. (2022). Hubungan Riwayat Ispa, Riwayat Diare, dan Riwayat Malaria dengan Kejadian Stunting pada Baduta Usia 6-24 Bulan di Kelurahan Kelapa Lima Kabupaten Merauke Papua. Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(7), 9861–9868.

Gazi, M. A., Alam, M. A., Fahim, S. M., Wahid, B. Z., Khan, S. S., Islam, M. O., Hasan, M. M., Hasan, S. M. T., Das, S., Mahfuz, M., Haque, R., & Ahmed, T. (2022). Infection With Escherichia Coli Pathotypes Is Associated With Biomarkers of Gut Enteropathy and Nutritional Status Among Malnourished Children in Bangladesh. Frontiers in Cellular and Infection Microbiology, 12, 901324. https://doi.org/10.3389/fcimb.2022.901324

Holowka, T., van Duin, D., & Bartelt, L. A. (2023). Impact of childhood malnutrition and intestinal microbiota on MDR infections. JAC-Antimicrobial Resistance, 5(2), dlad051.

Jakri, Y., Ningsih, O. S., & Agus, A. (2021). Hubungan Kualitas Sanitasi Dan Penyakit Diare Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Umur 2 - 5 Tahun Di Puskesmas Bea Muring Kabupaten Manggarai Timur. Manuju: Malahayati Nursing Journal, 4(8), 2108–2118.

Kereh, V. K. N., Sanggelorang, Y., & Musa, E. C. (2025). Hubungan riwayat penyakit infeksi dengan stunting pada balita. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(10), 3304–3310. https://doi.org/10.33024/hjk.v19i10.1718

Khairani, N., Effendi, S. U., & Suryani, S. (2022). Hubungan Perilaku Higiene Ibu Dan Kejadian Diare Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Journal of Nursing and Public Health, 10(2), 280–287. https://doi.org/10.37676/jnph.v10i2.3213

Musyayadah, & Adiningsih, S. (2019). Hubungan ketahanan pangan keluarga dan frekuensi diare dengan stunting pada balita di kampung surabaya the relationship between family food security and the frequency of diarrhea among stunted toddlers in kampung surabaya. Amerta Nutrition, 3(4), 257–262. https://doi.org/10.2473/amnt.v3i4.2019.

Profir, M., Enache, R. M., Roşu, O. A., Pavelescu, L. A., Creţoiu, S. M., & Gaspar, B. S. (2025). Malnutrition and Its Influence on Gut sIgA–Microbiota Dynamics. Biomedicines, 13(1), 179.

Rahman, A. S. M. M. H., Haque, M. A., Begum, F. A., Kabir, M. F., Alam, B., Chisti, M. J., Ahmed, T., Nuzhat, S., Mirza, A. S., Rahman, H., Haque, A., Begum, F. A., Kabir, F., Alam, B., Chisti, M. J., Ahmed, T., & Nuzhat, S. (2024). Comparison of Characteristics of Children with Severe Acute and Chronic Malnutrition Hospitalized with Diarrhea. American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 110(2), 331–338. https://doi.org/10.4269/ajtmh.23-0409

Rouhani, S., Griffin, N. W., Yori, P. P., Gehrig, J. L., Olortegui, M. P., Salas, M. S., Trigoso, D. R., Moulton, L. H., Houpt, E. R., Barratt, M. J., Kosek, M. N., & Gordon, J. I. (2020). Diarrhea as a potential cause and consequence of reduced gut microbial diversity among undernourished children in peru. Clinical Infectious Diseases, 71(4), 989–999. https://doi.org/10.1093/cid/ciz905

Safitri, C. A., & Nindya, T. S. (2017). Hubungan Ketahanan Pangan dan Penyakit Diare dengan Stunting pada Balita 13-48 Bulan di Kelurahan Manyar Sabrangan, Surabaya. Amerta Nutrition, 1(2), 52. https://doi.org/10.20473/amnt.v1i2.6226

Sagita, D., Oktarizal, H., Pramawati, A., & Yustisia, F. (2024). Hubungan Faktor Lingkungan Dan Riwayat Penyakit Diare Pada Kejadian Balita Stunting Di Pulau Setokok Kecamatan Bulang Kota Batam Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS), 5(1), 62–81. https://doi.org/10.36352/j-kis.v5i1.636

Sangalang, S. O., Prado, N. O., Lemence, A. L. G., Cayetano, M. G., Lu, J. L. D. P., Valencia, J. C., Kistemann, T., & Borgemeister, C. (2022). Diarrhoea, malnutrition, and dehydration associated with school water, sanitation, and hygiene in Metro Manila, Philippines: A cross-sectional study. Science of The Total Environment, 838, 155882. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2022.155882

Scott, M. E., Irwin Kristmanson, D., Ortega-Barria, E., & Koski, K. G. (2025). Unbalanced Macronutrient Intakes, Multiple Micronutrient Inadequacies, and Diarrhea Underscore Low-Height-for-Age in Indigenous Panamanian Preschool Children. Current Developments in Nutrition, 9(10), 107547. https://doi.org/10.1016/j.cdnut.2025.107547

Sutarto, Indriyani, R., Dewi, R., Sari, P., Surya, J., & Oktarlina, R. Z. (2021). Hubungan Kebersihan diri, Sanitasi , dan Riwayat Penyakit Infeksi Enterik (diare) dengan Kejadian Stunting pada balita usia 24-60 bulan. Jurnal Dunia Kesmas, 10(1), 56–65.

Yugistyowati, A., & Wahyuningsih. (2022). Stunting dan Frekuensi Terjadinya Penyakit Diare Pada Balita. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 13(01), 7–15.

Downloads

Published

2026-03-19

Issue

Section

Articles