ANALISIS KETIMPANGAN TENAGA KERJA FARMASI RUMAH SAKIT BERDASARKAN METODE WISN : KAJIAN LITERATUR
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55576Keywords:
instalasi farmasi, ketimpangan SDM, mutu pelayanan, rumah sakit, WISNAbstract
Instalasi farmasi rumah sakit memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan. Namun, ketimpangan jumlah tenaga kerja dapat mempengaruhi mutu pelayanan. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Workload Indicators of Staffing Need (WISN) di instalasi farmasi rumah sakit di Indonesia, menganalisis ketimpangan sumber daya berdasarkan rasio WISN, dan mengidentifikasi dampaknya terhadap mutu pelayanan. Kajian ini merupakan literature review terhadap 11 artikel terpilih dari Google Scholar, yang diseleksi menggunakan metode PRISMA dan memenuhi kriteria inklusi tertentu. Mayoritas artikel menunjukkan adanya kekurangan tenaga kerja berdasarkan perhitungan WISN, dengan bentuk ketimpangan bervariasi. Ketimpangan ini berdampak pada peningkatan beban kerja, stres, penurunan produktivitas, serta risiko terhadap keselamatan pasien serta kualitas pelayanan. Ketimpangan SDM di instalasi farmasi perlu ditangani dengan perencanaan berbasis beban kerja yang lebih strategis agar efisiensi operasional dan mutu layanan tetap terjaga.References
Abdullah, A. A. A., Samsualam, & Haeruddin. (2023). Analisis kebutuhan tenaga kerja berdasarkan beban kerja di Instalasi Farmasi RSUD Kota Makassar. Journal of Muslim Community Health, 4(4), 191–202. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i4.1425
Agnes, P. P. A., Yohanes, D. C., & Pradipta, I. S. (2022). Penerapan metode Workload Indicator Staffing Need untuk evaluasi kebutuhan tenaga kefarmasian: Studi kasus di depo farmasi rawat jalan peserta asuransi Jaminan Kesehatan Nasional pada sebuah rumah sakit swasta di Kota Bandung. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 11(4), 352–359. https://doi.org/10.15416/ijcp.2022.11.4.352
Agustini, T. T., Muharni, S., & Dwiputri, Y. M. (2023). Analisis kebutuhan tenaga kerja berdasarkan metode Workload Indicators Staffing Need (WISN) di Depo Farmasi Rawat Jalan RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Jurnal Hasil Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Eksakta (JPPIE), 2(1), 110–115. https://doi.org/10.47233/jppie.v2i1.797
Angraini, D., Novitri, A., & Irawan, B. (2025). Analisis faktor penyebab stock out obat di gudang farmasi RSI Ibnu Sina Padang. SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat), 4(1), 307–321. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i1.3453
Fadilah, Y. R., Gustaman, R. A., & Annashr, N. N. (2025). Analisis kebutuhan tenaga kerja kefarmasian berdasarkan metode WISN di RSU Syifa Medina tahun 2024. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 21(1), 49–56.
Fitria, S. N., & Dhamanti, I. (2024). Analisis faktor penyebab medication error pada unit rawat jalan di rumah sakit: Literature review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 11244–11253. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kuswandani, F., Lestari, D., & Balafif, F. F. (2021). Analisis beban kerja tenaga teknis kefarmasian di Instalasi Farmasi RSGM Universitas Padjadjaran dengan metode Workload Indicators of Staffing Needs. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 10(3), 198–208. https://doi.org/10.15416/ijcp.2021.10.3.198
Manalu, P., Sahara, M., Suyono, T., & Sianipar, M. R. (2021). Using the Workload Indicators of Staffing Need (WISN) method for predicting pharmacists human resources in hospitals. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(3), 537–542. https://doi.org/10.30604/jika.v6i3.579
Salim, A., Syabania, D., Angella, S., & Tonis, M. (2024). Analisis beban kerja petugas farmasi di depo farmasi rawat jalan RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 7456–7467.
Saptowati, E., & Hidayah, N. (2022). Analisis beban kerja dan kebutuhan kepegawaian dengan metode WISN dan FTE di Farmasi RS Muhammadiyah Babat. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(3), 59–66. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM
Sharma, Shriya & VII, Researcher. (2024). Healthcare Workforce Analytics Improving Staffing and Resource Utilization. 5. 1-5.
Subhan, M., Wardani, R., & Ramdani, D. (2021). Analysis and evaluation of pharmacist power needs with the WISN method in the pharmaceutical installation of Haji Hospital Surabaya. JBMP: Jurnal Bisnis, Manajemen dan Perbankan, 7(2), 275–292. https://doi.org/10.21070/jbmp.v7vi2.1476
Syahrial, A., Kumala, S., Sarnianto, P., & Hersunaryati, Y. (2022). Analisis kebutuhan sumber daya manusia dan kualitas pelayanan farmasi di RS Amira Purwakarta. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(1). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i1.6004
Wirajaya, M. K. M., & Rettobjaan, V. F. C. (2022). Faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep rawat jalan di instalasi farmasi rumah sakit: Sistematik review. Jurnal Kesehatan, 13(2), 408–415. http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK
World Health Organization. (2023). Workload indicators of staffing need: User’s manual, second edition. WHO.
Wuisan, A. K., Lolo, W. A., & Rundengan, G. E. (2024). Analisis tenaga kefarmasian berdasarkan metode Workload Indicators Staffing Need (WISN) di Instalasi Farmasi RSUD Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), 6691– 6700.
Zavihatika, S., Syari, W., & Prastia, T. N. (2020). Analisa kebutuhan tenaga kerja radiologi dilihat dari beban kerja di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Islam Bogor tahun 2020. PROMOTOR: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 3(5), 522–529. https://doi.org/10.32832/pro.v3i5.4208
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Azra Raisya Myfirda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


