THE EFFECT OF BETEL CHEWING/MENGINANG HABITS ON DENTAL AND ORAL HEALTH : LITERATURE REVIEW

Authors

  • Sri Yuniar Bachelor of Nutrition, Faculty of Health Sciences, Ngudi Waluyo University

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55551

Keywords:

Betel, Areca nut, Teeth, Mouth

Abstract

Menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah suatu keharusan bagi setiap orang, karena gigi dan mulut merupakan salah satu titik masuk nutrisi penting ke dalam tubuh. Kesehatan mulut yang baik akan meningkatkan produktivitas dan meningkatkan kualitas hidup. Mengunyah sirih, atau lebih dikenal sebagai menginang, adalah praktik budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Mengunyah sirih adalah proses mencampur beberapa bahan, seperti pinang, daun/buah sirih, kapur, dan gambir, yang kemudian dikunyah bersama. Mengunyah sirih/menginang adalah tradisi budaya yang sering dipraktikkan di Indonesia, seperti pada upacara pernikahan dan pertunangan. Mengunyah sirih/menginang memiliki efek positif dan negatif. Artikel tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menyajikan informasi terkait efek mengunyah sirih/menginang terhadap kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini merupakan studi pustaka atau tinjauan artikel yang dilakukan menggunakan situs web Garudan dan basis data Google Scholar dengan publikasi dari tahun 2020 hingga 2026 dengan kata kunci “Menyirih”, “Menginang”, dan “pinang”. Tinjauan literatur menemukan bahwa mengunyah sirih memiliki efek positif dan negatif. Efek positifnya adalah mengunyah sirih memperkuat struktur gigi dan membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut. Sementara itu, efek negatifnya adalah peradangan rongga mulut, periodontitis, karies gigi, lesi mulut, dan kanker mulut. Kebiasaan mengunyah sirih berdampak pada kesehatan gigi dan mulut, dan hasil yang diperoleh menunjukkan banyak efek negatif pada kesehatan.

References

Aditya, R. S., Alifatunnisa, Elvarelta, C. M., Adhitama, F. D. E., Khusna, N. Z., Betay, O., & Andayani, S. D. (2024). Literature Review: The Effect of the Tradition of Chewing Betel Nut on Dental Health. Proceedings of the Sexophone National Health Seminar, 4.

Asmawati, Awalia, N., Zainal, P., Setiawan, M. A., & Sofyan, H. (2024). Betel Chewing Habits and Gingival Status in the Muna Community of Southeast Sulawesi. Latumeten Indonesia Journal, 5(1), 46–52.

Azraliani, T., & Anshari, D. (2023). The Effect of Betel Chewing Habits on Dental and Oral Health: Literature Review. Indonesian Health Promotion Publication Media, 6(5), 825–830.

Dewi, D. A. D. N., Subrata, I. M., & Utami, N. W. A. (2023). The relationship between betel nut chewing habits and the incidence of gingivitis in the elderly in the work area. Intisari Sains Medis, 14(2), 674–678. https://doi.org/10.15562/ism.v14i2.1737

Emailijati, K., Nurhamidah, & Nuratni, N. K. (2022). The Effect of Betel Nut Chewing on Plaque and Calculus in Children Aged 10–12 Years in Batu Karang Village, Payung District, Karo Regency. Dental Health Journal, 9, 22–28.

Jasmine, A. B., Flora, R., & J, R. F. (2024). Betel Chewing Habits and Their Relationship with Periodontal Conditions: A Narrative Review. (JPP) Palembang Polytechnic Health Journal, 19(2), 132–137. https://doi.org/10.36086/jpp.v19i2.2425

Meidina, A. S. M., Hidayati, S. H., & Mahirawatie, I. C. M. (2023). Systematic Literature Review: Knowledge of Dental and Oral Health Care in Elementary School Children. Indonesian Journal of Health and Medical, 3(2).

Nasution, E., Sihotang, U., & Tamba Febrian, M. (2023). Gambaran Jenis Makanan Jajanan dan Asupan Zat Gizi Makro Pada Anak SD Negeri 104244 Jati Sari Lubuk Pakam. Wahana Inovasi, 12(2), 104–108.

Permenkes RI. (2011). Kemenkes RI. Permenkes RI No. 1096/Menkes/Per/ VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. J Chem Inf Model. 2011;53(9):1689–99. 1689–1699.

Rahayu, K. M., Nurul Khofifah, R. A., & Komalasari, E. (2025). Uji Cemaran Mikroba pada Susu Pasteurisasi UMKM Peternakan Sapi Perah Pondok Ranggon Jakarta Timur. Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS), 4(1), 164. https://doi.org/10.36722/psn.v4i1.3554

Ramadan, A., Jordan, A., Ardhani, A. R., Monalita, R., Munardi, F. N., Syahdilla, A., Nuswantoro, A., & Triana, L. (2024). Identifikasi Bakteri Coliform pada Minuman Air Tahu dan Air Tebu yang Dijual di Wilayah Kota Pontianak. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 7(2), 149. https://doi.org/10.30602/jlk.v7i2.1470

Salim, S., & Widjaja, U. S. (2020). The Relationship Between Betel Chewing and the Prevalence of Oral Mucosal Lesions in the Community of Ternate City, North Maluku Province. E-Prodenta Journal of Dentistry, 4(1), 272–276.

Setianingtyas, D., Janah, R., Prasetiyo, P. D., & Nurprilinda, M. (2021). Risk Factors for Oral Cancer.

Silalahi, M. (2020). Benefits and Toxicity of Betel Nut (Areca Catechu) in Human Health. Bina Generasi; Health Journal, 2(2), 26–31.

Wakim, M. B., Losoiyo, S. R., & Hairat, U. (2024). The Effect of Betel Chewing/Sipul on Oral Complaints in the Elderly in Telalora Village, Masela Island District, Southwest Maluku Regency. Jurnal Latumeten Indonesia, 1(2), 25. https://jli.ojsstikeslatumeten.id/

Wijayanti, H. N. W. (2023). Oral Health Education in Efforts to Improve Dental Health in Elementary School Children. Room of Civil Society Development, 2(2), 154–160. https://doi.org/10.59110/rcsd.v2i2.201

Downloads

Published

2026-03-19

Issue

Section

Articles